Keamanan Sierra Leone Menyita 520 Kilogram Kokain

Reporter

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Aparat keamanan Sierra Leone pada Rabu, 5 Oktober 2022, menahan tiga WNA yang terlibat dalam kejahatan penyelundupan setengah ton kokain. Narkoba tersebut disita di negara tetangga mereka Liberia.

“Tiga WNA, yakni warga negara Liberia, Guinea dan Lebanon, diduga terlibat dalam penyelundupan 520 kilogram kokain. Mereka diyakini bagian dari jaringan bandar narkoba,” demikian keterangan koordinator keamanan nasional Sierra Leone Abdulai Caulker dalam pernyataannya.

Kokain yang sudah disita tersebut diperkirakan bernilai USD 100 juta atau Rp1,5 triliun. Juru bicara Drug Enforcement Agency Liberia Michael Jippley mengatakan barang haram tersebut disita di Liberia persisnya pada Sabtu, 1 Oktober 2022, dengan bantuan dari intelijen Amerika Serikat.       

Dalam upaya penggagalan kokain setengah ton ini, Liberia memberi tahu Sierra Leone kalau ada pengedar narkoba yang sudah melarikan diri dari wilayah perbatasannya.

“Tidak ada tempat aman di Sierra Leone bagi para pengedar narkoba dan pelaku kriminal lainnya,” kata Caulker       

Semua yang tertangkap dalam kasus ini, akan dikembalikan ke otoritas Liberia untuk investigasi lebih lanjut.

Sierra Leone adalah sebuah negara yang terletak di wilayah Afrika barat. Negara ini berbatasan dengan Guinea, Liberia dan Samudra Atlantik di barat daya.

Baca juga: Aktris, Anne Heche Meninggal Usai Sepekan Koma Setelah Kecelakaan Mobil, LAPD Sebut dalam Pengaruh Kokain

Sebelumnya, pada 19 September 2022, sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun. Gudang kokain tersebut ditemukan di area gudang perumahan dan hendak dikirim untuk pembeli di Eropa dan Asia.

Afrika Barat adalah pusat transit utama kokain yang dibuat di Amerika Latin dan dijual di Eropa. Pada April 2022 lalu, polisi di Pantai Gading menyita lebih dari dua ton kokain, sementara pihak berwenang di kepulauan Tanjung Verde menyita 9,5 ton kokain pada 2019.

Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan mengatakan bahwa penyitaan kokain global mencapai rekor tertinggi 1.424 ton pada tahun 2020.

  

Sumber: english.alarabiya.net

Baca juga: Gerebek Kampung Ambon, Polsek Cengkareng Tangkap 8 Pengedar Narkoba

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

2 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


WNA Tidak Bayar Denda Tilang Elektronik, Polda Kepri Punya Penangkalnya

2 hari lalu

WNA Tidak Bayar Denda Tilang Elektronik, Polda Kepri Punya Penangkalnya

Integrasi data Polri dan Imigrasi dapat mencegah WNA yang kena tilang elektronik tapi mangkir dari kewajiban membayar denda.


Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

3 hari lalu

Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

Petugas Rutan Kelas I Depok menggagalkan upaya penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dan ganja yang disamarkan menjadi sampah


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

3 hari lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

5 hari lalu

Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

Seluruh biksu, termasuk ketuanya dipecat setelah terbukti menggunakan narkoba di sebuah kuil Buddha di Thailand.


Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

7 hari lalu

Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

Kepolisian Uni Eropa (Europol) menangkap sedikitnya 49 orang yang terlibat dalam super kartel di beberapa negara dalam operasi berskala internasional


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

8 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

9 hari lalu

Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

Top 3 Metro hari ini dimulai dari berita Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana yang membantah pernyataan Hotman Paris Hutapea.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

10 hari lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

10 hari lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.