Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Reporter

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. REUTERS/Christopher Pike

TEMPO.CO, Jakarta -Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyebut tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina. Akhmat, 16 tahun, Eli (15), dan Adam (14), yang juga merupakan cucu presiden pertama Republik Chechnya Akhmat-Khadzhi Kadyrov, disebut sudah siap turun ke medan pertempuran.

“Sudah waktunya mereka menunjukkan nilai mereka dalam pertempuran nyata, dan saya hanya bisa menyambut keinginan mereka. Segera, mereka akan pergi ke garis depan,” kata Kadyrov di Telegram seperti dikutip dari TASS, Rabu, 5 Oktober 2022.

Kadyrov menyebut anak-anaknya sudah dilatih militer sejak kanak-kanak. Pemimpin Chechnya itu menambahkan, anak-anaknya sekarang tengah belajar bagaimana menangani berbagai senjata, menggunakannya pada jarak berapa pun, serta menekurni beberapa teori dasar.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada 21 September 2022 mengumumkan mobiliasi militer parsial untuk mendongkrak perang Ukraina. Kebijakan Putin itu meningkatkan tensi perang di tengah mundurnya pasukan Rusia di medan pertempuran. Pemimpin Rusia menjanjikan akan terus melindungi Rusia dengan cara apapun, termasuk penggunaan senjata nuklir.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Selasa, 4 Oktober 2022, menyatakan lebih dari 200.000 orang telah direkrut dalam program wajib militer dan akan menjadi tentara Rusia. Mereka termasuk dalam program wajib mobilisasi parsial yang diumumkan Presiden Vladimir Putin pada dua pekan lalu.

Dalam dekrit resmi yang diteken Presiden Putin, tidak disebutkan angka pastinya, Namun yang diumumkan sebanyak 300.000 orang. Para pejabat ingin menghilangkan kekhawatiran publik bahwa jumlah sebenarnya bisa lebih tinggi.

Tokoh-tokoh pro-Kremlin juga ikut menyuarakan keprihatinan bahwa orang-orang direkrut tanpa pandang bulu.

Banyak laporan tentang perekrutan wajib militer Rusia ini bahwa sejumlah pria tanpa pengalaman militer atau usia wajib militer menerima surat panggilan. Hal ini menambah kemarahan publik.

Ratusan ribu orang Rusia melarikan diri ke negara-negara seperti Kazakhstan, Georgia dan Finlandia. Banyak lagi yang tetap berada di Rusia dan bersembunyi dari perekrut militer, berdoa agar mereka tidak dipanggil atau berharap dibebaskan dari dinas.

Menurut pengacara Rusia, mereka kebanjiran klien yang mencoba menghindari wajib militer untuk berperang di Ukraina.

Pengacara dan kelompok masyarakat sipil mengatakan mereka kewalahan oleh banyaknya permintaan nasihat hukum sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa 300.000 orang akan dikerahkan untuk meningkatkan upaya perang Rusia di Ukraina pada 21 September 2022.

Baca juga: Pasukan Rusia Terpuruk di Ukraina, Ramzan Kadyrov: Gunakan Senjata Nuklir!

TASS | REUTERS






Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

5 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

8 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

8 jam lalu

Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

Terapi bicara dan peran aktif orangtua menjadi kunci mengatasi speech delay yang dialami anak.


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

8 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

9 jam lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

9 jam lalu

Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

Dewan Kota Odesa di selatan Ukraina memutuskan untuk merelokasi ke museum patung Catherine yang Agung dari Rusia.


Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

9 jam lalu

Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

Speech delay adalah salah satu gangguan yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan bicara.


Warga Sebut Anak-Anak Kampung Bayam Sakit saat Menginap di Depan JIS

10 jam lalu

Warga Sebut Anak-Anak Kampung Bayam Sakit saat Menginap di Depan JIS

Warga Kampung Bayam sempat memasang tenda dan menginap di depan JIS sebagai bentuk protes terhadap Pemprov DKI dan Jakpro.


Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

11 jam lalu

Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan pentingnya menghindari segala jenis konfrontasi militer antara kekuatan nuklir.


Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

12 jam lalu

Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

Sebuah bom yang dikirim melalui surat meledak di Kedubes Ukraina di Spanyol. Seorang petugas keamanan terluka.