Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

Reporter

Petugas keamanan melintas di dekat puing-puing bangunan yang rusak setelah bom mobil bunuh diri meledak, menargetkan hotel di pusat bisnis di jalan Maka Al Mukaram, Mogadishu, Somalia 1 Maret 2019. Kelompok al-Shabaab berjuang untuk mengusir pemerintah yang didukung oleh Barat yang dilindungi oleh pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika. REUTERS/Feisal Omar

Militer Amerika Serikat mengklaim telah membunuh seorang pemimpin kelompok radikal al Shabaab dalam sebuah serangan udara sepanjang akhir pekan lalu. Namun saat yang sama, al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas sebuah serangan baru.

Pemerintah Somalia mengatakan pemimpin al Shabaab yang diklaim telah ditembak Amerika Serikat itu adalah salah satu pendiri kelompok radikal tersebut. Al Shabaab diyakini terhubung dengan kelompok garis keras al-Qaeda, yang salah satu aksi teror mereka adalah pengeboman pada 2006, yang menewaskan puluhan ribu orang.

Polisi dan anggota militer menyisir lokasi serangan militan kelompok al-Shabaab terkait al-Qaeda, di Mogadishu, Somalia 21 Agustus 2022. Tiga penyerang ditembak mati selama operasi militer untuk mengakhiri pengepungan. REUTERS/Feisal Omar

Pemimpin al Shabaab yang dibunuh tentara Amerika Serikat tersebut teridentifikasi sebagai Abdullahi Nadir, Kepala Jaksa di kelompok al Shabaab. Nadir merupakan sosok yang menggantikan pemimpin sebelumnya, yang jatuh sakit, Ahmed Diriye.

Hingga berita ini diturunkan, al Shabaab belum memberikan konfirmasi atas klaim militer Amerika Serikat tersebut. Kementerian Informasi Somalia menyebut kematian Nadir seperti sebuah duri yang disingkirkan dari tanah Somalia.

  

“Pemerintah berterima kasih kepada masyarakat Somalia dan masyarakat internasional yang mau bekerja sama memfasilitas penumpasan pemimpin Al Shabaab, yang telah menjadi musuh bagi bangsa Somalia,” demikian keterangan Kementerian Informasi Somalia.

Militer Amerika Serikat yang bertugas untuk wilayah Afrika mengatakan pada Sabtu, 2 Oktober 2022, telah melakukan serangan udara di dekat Kota Jilib atau yang berlokasi sekitar 370 kilometer dari baratdaya Ibu Kota Mogadishu.

Angkatan Bersenjata Somalia, yang mendapat dukungan tentara Amerika dan sejumlah drone serta misi perdamaian dari Uni Afrika, menggembar-gemborkan keuntungan yang diperoleh dalam beberapa pekan terakhir dalam mengalahkan al Shabaab. Namun militan al Shabaab masih melancarkan serangan mematikan termasuk dua serangan pada Jumat, 1 Oktober 2022, yang menewaskan setidaknya 16 orang.

Sumber: Reuters

Baca juga: Teroris Al Shabab Dikepung Tentara 30 Jam, Drama Penyanderaan di Hotel Somalia Berakhir

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

33 menit lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


Ketahui 2 Fungsi Paspampres, Bukan Sekadar Pengamanan Presiden dan Wapres

1 jam lalu

Ketahui 2 Fungsi Paspampres, Bukan Sekadar Pengamanan Presiden dan Wapres

Paspampres merupakan pasukan khusus yang bertugas untuk pengamanan Presiden dan wapres. Lalu, apa fungsi dari Paspampres?


Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

1 jam lalu

Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

Fentanil adalah obat-obatan jenis opioid sintetik yang beredar di Amerika Serikat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.


Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

1 jam lalu

Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Christian Pulisic sempat mengalami cedera saat melawan Iran. Tidak akan bermain penuh saat Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.


Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

10 jam lalu

Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

Top 3 dunia pada 2 Desember 2022, didominasi berita tentang rencana kunjungan kerja Utusan khusus Amerika Serikat untuk hak LGBTQIA+ Jessica Stern


Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

20 jam lalu

Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

Amerika Serikat masih mau melanjutkan dialog dengan Indonesia, setelah penolakan Utusan Khusus untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern.


Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

21 jam lalu

Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern dikonfirmasi batal berkunjung ke Indonesia, yang sedianya dijadwalkan pekan depan.


Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

1 hari lalu

Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

Kementerian Luar Negeri RI menanggapi rencana kunjungan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern ke Indonesia.


Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

1 hari lalu

Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

Jessica Stern ditunjuk Biden sebagai Utusan Khusus AS mengawasi implementasi memorandum Presiden AS tentang Memajukan HAM LGBTQI+ di Seluruh Dunia.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

1 hari lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.