AS Segera Kirim Bantuan Roket HIMARS Rp9,5 Triliun Lagi ke Ukraina

Reporter

Kendaraan tempur peluncur roket artileri mobilitas tinggi (Himars) tentara Amerika Serikat berjalan melintas saat melakukan latihan penembakan roket dalam 'Live Fire Exercise (LFX)' Super Garuda Shield 2022 di Puslatpur Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Rabu, 10 Agustus 2022. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, JakartaAmerika Serikat akan segera mengirimkan empat sistem roket canggih tambahan ke Ukraina untuk membantu militer negara itu mendapatkan momentum dalam perangnya dengan Rusia.

Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, yang dikenal sebagai HIMARS, akan menjadi bagian dari paket bantuan baru senilai US$625 juta atau sekitar Rp9,5 triliun. Menurut pejabat AS, bantuan ini diharapkan akan diumumkan pada Selasa, 4 September 2022.

Keputusan tersebut menandai pertama kalinya AS mengirim lebih banyak HIMARS ke Ukraina sejak akhir Juli. Itu akan menjadikan jumlah total yang dikirim sejauh ini menjadi 20. 

Sistem tersebut telah menjadi alat utama dalam kemampuan Ukraina untuk menyerang jembatan yang telah digunakan Rusia untuk memasok pasukannya. Persenjataan ini juga memungkinkan pasukan Ukraina untuk membuat terobosan di wilayah yang dikuasai Rusia.

AS dalam beberapa pekan terakhir juga menyediakan dana melalui program terpisah — Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina — sehingga 18 HIMARS lainnya dapat dibeli melalui kontrak jangka panjang. 

Dana USAI (Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina) digunakan sebagai bagian dari upaya AS dan sekutu Barat untuk memastikan pasukan Ukraina dilatih dan diperlengkapi untuk mempertahankan negara mereka di tahun-tahun mendatang. Tetapi kontrak-kontrak itu memerlukan waktu beberapa tahun untuk dipenuhi.

Paket bantuan terbaru juga diharapkan mencakup amunisi dan peralatan lain untuk pasukan Ukraina. Beberapa pejabat AS menyampaikan mengenai ini dengan syarat anonim untuk memberikan rincian paket sebelum pengumuman. Ini adalah tahap pertama bantuan AS yang diberikan pada tahun fiskal baru, yang dimulai 1 Oktober.

Ukraina telah menekan serangan balasannya di wilayah Kherson sejak musim panas. Mereka tanpa henti menghantam jalur pasokan Rusia dan membuat terobosan ke wilayah yang dikuasai Rusia di sebelah barat Sungai Dnieper. 

Pasukan Ukraina telah menggunakan HIMARS untuk berulang kali menabrak jembatan utama melintasi Dnieper dan bendungan yang berfungsi sebagai penyeberangan kedua. Itu juga telah menghantam jembatan ponton yang digunakan Rusia untuk memasok pasukannya. Keberhasilan medan perang Ukraina di Kherson patut dicatat karena itu adalah salah satu dari empat wilayah yang sedang dicaplok Rusia.

Seorang pejabat senior militer AS mengatakan Senin bahwa serangan oleh pasukan Ukraina telah memaksa Rusia mengalami kemunduran pertahanan di Kherson. Itu juga menghambat upaya Rusia untuk memasok pasukan garis depan mereka.

Pejabat itu, yang memberi pengarahan kepada wartawan dengan syarat anonim, mengatakan, bahwa sejauh ini AS hanya melihat sejumlah kecil bala bantuan Rusia datang ke Ukraina dalam upaya untuk menopang pertahanan mereka. Rusia mengatakan akan memobilisasi lebih dari 300.000 wajib militer untuk dikirim ke Ukraina.

Pejabat itu juga menyatakan, meskipun ada ancaman Rusia yang terus-menerus untuk menggunakan kekuatan nuklir, AS tidak melihat ada langkah Kremlin yang akan menyebabkan AS mengubah postur nuklirnya sendiri.

Baca juga:

REUTERS | POLITICO






Sanna Marin Sebut Perang Ukraina Menunjukkan Eropa Terlalu Bergantung ke Amerika Serikat

9 jam lalu

Sanna Marin Sebut Perang Ukraina Menunjukkan Eropa Terlalu Bergantung ke Amerika Serikat

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin menyatakan, Invasi Rusia ke Ukraina telah menunjukkan Eropa terlalu bergantung pada Amerika Serikat untuk masalah keamanannya sendiri.


Sejumlah Pendeta di Ukraina Disidang karena Dianggap Dukung Rusia

1 hari lalu

Sejumlah Pendeta di Ukraina Disidang karena Dianggap Dukung Rusia

Sejumlah pendeta Kristen orthodox dari Kyiv Pechersk Lavra dibawa ke meja hijau atas tuduhan telah mengglorifikasi Rusia


Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

1 hari lalu

Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

Jerman mengirimkan 7 tank tua Gepard ke Ukraina musim semi ini, menambah 30 tank pertahanan udara yang sudah digunakan untuk melawan Rusia


Komisi Eropa Tak Mau Minta Maaf karena Ungkap Jumlah Korban Tewas di Perang Ukraina

1 hari lalu

Komisi Eropa Tak Mau Minta Maaf karena Ungkap Jumlah Korban Tewas di Perang Ukraina

Komisi Eropa merasa tidak perlu meminta maaf ke Ukraina terkait ucapan Ursula Von Der Leyen, yang mengklaim militer Ukraina kehilangan 100 ribu jiwa


2.000 Pejuang Dilaporkan Tewas Melawan Junta Myanmar

1 hari lalu

2.000 Pejuang Dilaporkan Tewas Melawan Junta Myanmar

NUG sebagai pemerintah sipil Myanmar yang diakui dunia, juga mendesak sekutu untuk memberikan bantuan militer seperti halnya Ukraina


Korban Penembakan SD Texas Trauma, Gugat Kolektif Otoritas AS Rp416 Triliun

1 hari lalu

Korban Penembakan SD Texas Trauma, Gugat Kolektif Otoritas AS Rp416 Triliun

Korban penembakan di sekolah dasar Texas mencari ganti rugi atas trauma yang dialami akibat serangan yang menewaskan 19 anak dan 2 guru


Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

1 hari lalu

Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

Zelensky berbicara setelah pertukaran tahanan baru dengan pasukan Rusia dan pro-Rusia.


Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

1 hari lalu

Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

Angkatan bersenjata Ukraina telah kehilangan antara 10.000 dan 13.000 tentara dalam perang, Rusia diperkirakan kehilangan 15 ribu tentaranya


Teror Bom Surat di Spanyol Meluas, Terakhir Kedutaan AS Jadi Sasaran

1 hari lalu

Teror Bom Surat di Spanyol Meluas, Terakhir Kedutaan AS Jadi Sasaran

Teror bom surat meluas di Spanyol. Setelah kantor perdana menteri dan kedutaan Ukraina, kini giliran kedubes Amerika Serikat di Madrid mendapat paket


Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

1 hari lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.