Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Reputasi 80 Tahun Orient Express, Kereta Mewah Antarbenua Rute Paris - Konstantinopel

image-gnews
Kondisi kereta Grand Orient Express yang telah bersandar di Belgia. Kereta yang hampir seluruh bagiannya telah berkarat ini merupakan kereta mewah yang pernah aktif hingga akhir 2009. boredpanda.com
Kondisi kereta Grand Orient Express yang telah bersandar di Belgia. Kereta yang hampir seluruh bagiannya telah berkarat ini merupakan kereta mewah yang pernah aktif hingga akhir 2009. boredpanda.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dikutip dari laman Britannica, Orient Express adalah kereta api mewah yang melayani rute dari Paris hingga ke Konstantinopel selama lebih dari 80 tahun. Dengan operasi selama ini, lantas bagaimana sejarah Orient Express? Berikut ulasannya.

Melansir laman Orient Express, awal mula adanya Orient Express adalah pada 1867 saat Georges Nagelmackers seorang insinyur muda Belgia yang patah hati memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat. Di sana, ia menemukanmobil tidur pertama di dunia. Saat kembali ke Eropa, ia mulai berpikir bagaimana meluncurkan kereta mewah yang akan menuju ke Gerbang Timur.

Melansir History, hal ini didasari pada kereta api yang sering kotor, tidak nyaman, berdesak-desakan, dan sering berhenti di banyak perbatasan. Meskipun begitu, hotel-hotel mulai bermunculan dengan tujuan memenuhi kebutuhan para pelancong dengan kereta api.

Saat ia di Amerika, ia menemukan bahwa orang-orang Amerika mulai berpergian dengan mobil Pullman, sebuah mobil yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh. Sementara bangasawan Eropa harus berdesak-desakan di dalam kereta.

Pada 1873, Nagelmackers mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Compagnie Internationale des Wagons-Lits yang memiliki tujuan untuk merealisasikan impiannya. Untuk melakukannya, ia menggandeng Raja Leopold II dari Belgia untuk mendapatkan izin perjalanan keretanya melintasi perbatasan internasional tanpa gangguan.

Dilansir dari laman Orient Express, pada 4 Oktober 1883 merupakan hari kereta paling mewah di Eropa ini memulai perjalannya selama 7 hari dengan meninggalkan Paris menuju Konstantinopel yang dapat menampung empat puluh penumpang di dalamnya. Tak seperti kereta lain yang ada di Eropa dengan kualitas yang buruk, Orient Express memiliki permukaan kayu yang berkilau, kursi mewah, dan tempat tidur sutra. Selain itu, kereta ini juga memiliki restoran yang menyajikan tiram dan kaviar.

Dalam melebarkan sayapnya, pada 1894 Nagelmackers mendirikan Compagnie Internationale des Grands Hotels untuk memperluas pengalaman perjalanan kereta api menjadi pengalaman perjalanan yang sepenuhnya modern dan mewah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mengutip Britannica, Orient Express merupakan kereta lintas benua pertama di Eropa dengan lebih dari 2.740 kilometer perjalanan yang telah ditempuhnya yang mencakup kota-kota, seperti Munich, Wina, Budapest, dan Bukares.

Pada 1919, Orient Express meluncurkan rute baru yang bernama Simplon Orient Express. Untuk pertama kalinya, kereta ini menghubungkan Paris dengan Istanbul melalui Milan, Venesia, Zagreb, Beograd, dan Sofia.

Dikutip dari History, kereta api Orient Express telah melakukan perjalanan terakhirnya pada 1977 lalu, meskipun jalur kereta tiruan masih ada di Eropa, tetapi hal ini tidak pernah menandingi kemewahan dan misteri kereta api ini. Orient Express mungkin sudah mati, tetapi reputasinya masih sangat hidup. Menyebut namanya saja sudah mengingatkan akan kemewahan, kecepatan, dan intrik dan hal inilah yang diinginkan George Nagelmackers.

MUHAMMAD SYAIFULLOH 

Baca: Versi Baru Orient Express yang Legendaris akan Beroperasi pada 2023

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jadwal Kereta Prameks Jogja Kutoarjo 17-20 Juli 2024, Bisa Naik dari Wates

12 jam lalu

Kereta api lokal Merak. Foto: Canva
Jadwal Kereta Prameks Jogja Kutoarjo 17-20 Juli 2024, Bisa Naik dari Wates

Bagi Anda yang berencana pergi ke Kutoarjo dari Jogja, berikut ini jadwal kereta Prameks Jogja-Kutoarjo tanggal 17-20 Juli 2024.


8 Stasiun Kereta Paling Indah di Dunia dengan Arsitektur yang Tak Biasa

1 hari lalu

Terdapat beberapa stasiun kereta paling indah di dunia yang terkenal dengan arsitektur indah, Stasiun Hungerburg, Austria. Foto: Canva
8 Stasiun Kereta Paling Indah di Dunia dengan Arsitektur yang Tak Biasa

Terdapat beberapa stasiun kereta paling indah di dunia yang terkenal dengan arsitektur indah dan desain yang memukau para pengunjungnya.


Jangan Lakukan 9 Kesalahan Ini saat Traveling ke Paris

2 hari lalu

Menara Eiffel dihiasi dengan cahaya warna biru-kuning yang merupakan warna bendera nasional Ukraina untuk menandai peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina, di Paris, Prancis, 23 Februari 2023. REUTERS/Sarah Meyssonnier
Jangan Lakukan 9 Kesalahan Ini saat Traveling ke Paris

Selain memperlajari kebiasaan penduduk lokal, ada baiknya tahu hal-hal yang harus dihindari ketika berada di Paris.


Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

3 hari lalu

Suasana Perkampungan Atlet Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 di Saint-Denis, Prancis , 2 Juli 2024. REUTERS/Benoit Tessier
Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

Perjalanan bisnis, jenis pariwisata lain ke Paris berpotensi mengarah ke tempat lain.


Libur Sekolah Usai, KAI Daop 6 Yogyakarta Jual Tiket Juleha

3 hari lalu

Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images
Libur Sekolah Usai, KAI Daop 6 Yogyakarta Jual Tiket Juleha

Dengan promo tiket KAI Juleha, masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon hingga 20 persen dari tarif normal


Libur Sekolah Tiket KAI Terjual 83 Persen, Saat Ini Ada Promo Juleha untuk Keberangkatan 15-31 Juli

4 hari lalu

Kereta Api Sribilah Utama relasi Medan-Rantauprapat hadirkan promo untuk pelanggan yang ingin mudik lebih awal bersama keluarga. Foto: Istimewa
Libur Sekolah Tiket KAI Terjual 83 Persen, Saat Ini Ada Promo Juleha untuk Keberangkatan 15-31 Juli

Sepanjang musim libur, KAI Divisi Regional 1 Sumatera Utara mencatat 83 persen dari 176.912 tempat duduk yang disediakan terjual.


Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

4 hari lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Calon Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 18 Maret 2024. Foto: Tim Media Prabowo
Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

Proses pembangunan di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus menjadi sorotan menjelang upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.


Jelang Pembukaan Olimpiade, Pekerja Bandara Paris Ancam Mogok Kerja

5 hari lalu

Menara Eiffel, Paris. Unsplash.com/Denys Nevozhai
Jelang Pembukaan Olimpiade, Pekerja Bandara Paris Ancam Mogok Kerja

Jika aksi mogok kerja yang dilakukan, ini bisa menyebabkan gangguan pada persiapan pembukaan Olimpiade Paris.


KAI Daop 6 Yogyakarta Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama 6 Bulan

5 hari lalu

Stasiun Tugu Yogyakarta (Dok. Istimewa)
KAI Daop 6 Yogyakarta Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama 6 Bulan

Stasiun Yogyakarta, biasa disebut Stasiun Tugu, menjadi stasiun paling sibuk dengan pemberangkatan sebanyak 1.373.740 penumpang.


Tim Indonesia Siapkan Strategi Khusus Atasi Cuaca Panas Saat Olimpiade Paris 2024

7 hari lalu

Chef de Mission Tim Indonesia Olimpiade Paris 2024 Anindya Bakrie dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari saat ditemui di Nusantara Garden, Darmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. TEMPO/Randy
Tim Indonesia Siapkan Strategi Khusus Atasi Cuaca Panas Saat Olimpiade Paris 2024

Ketua KOI Raja Sapta Oktohari dan Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Bakrie memberikan kabar terkini persiapan tim Indonesia.