Rusia Disebut Mengalihkan Pasukan di Perbatasan

Reporter

Tentara cadangan yang direkrut selama mobilisasi parsial menghadiri upacara sebelum keberangkatan ke pangkalan militer, di Sevastopol, Krimea, 27 September 2022. Warga yang menghindari perekrutan tersebut memilih kabur dan keluar dari Rusia melalui sejumlah perbatasan. REUTERS/Alexey Pavlishak

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia dilaporkan telah mengalihkan pasukan militernya dari sejumlah pangkalan di Eropa Utara selama invasinya ke Ukraina. Kebijakan itu diambil untuk mengatasi tantangan logistik yang dihadapi tentara Rusia dalam perangnya melawan Ukraina. 

Laporan dari majalah Foreign Policy, pasukan Rusia terus mengalami kerugian besar dan kemunduran di medan perang melawan pasukan Ukraina. Sedangkan Republicworld mewartakan, pejabat senior di pertahanan Eropa menyebut 80 persen pasukan Rusia dari perkiraan awal 30 ribu-an tentara yang menghadapi negara-negara Baltik dan Finlandia selatan, telah dialihkan ke Ukraina.

Laporan tersebut mengklaim pengerahan pasukan Rusia yang disebutkan di atas merupakan salah satu konsentrasi kekuatan militer terpadat yang menghadapi wilayah NATO.

“Penarikan yang kami lihat dari wilayah ini dalam tujuh bulan terakhir sangat signifikan. Rusia memiliki postur kekuatan darat yang dihadapi kami selama beberapa dekade yang sekarang secara efektif hilang begitu saja," kata sumber di bidang pertahanan wilayah Eropa utara, yang tak mau dipublikasi identitasnya, Selasa, 4 Oktober 2022.

Kendati demikian, sumber tersebut menyatakan bahwa kekuatan udara Rusia di wilayah tersebut tidak memburuk. Selain itu, pejabat Nordik itu menyatakan kekuatan angkatan laut Rusia tetap relatif tidak tersentuh.

Menurut citra satelit yang diperoleh outlet media Finlandia, Yle, Rusia tampaknya menarik beberapa sistem anti-pesawat S-300 dari cincin pelindung di sekitar St. Petersburg, yakni sebuah kota Rusia yang berada di dekat perbatasan Finlandia. Citra satelit itu menunjukkan, area pangkalan rudal di wilayah tersebut, yang dioperasikan oleh Resimen Rudal Antipesawat ke-500 militer Rusia, tampaknya ditinggalkan seluruhnya.

Menteri Pertahanan Lithuania Arvydas Anusauskas menyebut ada dua alasan di balik keputusan Rusia itu. Pertama, pasukan ini digunakan untuk menghasilkan kekuatan tempur yang cukup untuk invasi awal pada Februari lalu. Kedua, karena pasukan Rusia mengalami kerugian besar di medan perang, mereka harus diganti (dan) dipulihkan selama pertarungan.

Sejumlah besar pasukan Rusia yang dipanggil kembali dari wilayah Eropa Utara dilaporkan merupakan bagian dari Angkatan Darat ke-6 Rusia. Angkatan Darat ke-6 bertanggung jawab atas pertempuran di wilayah Kharkiv Oblast di Ukraina, yang sejak itu telah direbut kembali oleh Ukraina melalui serangan balasan kilat Ukraina. 

Laporan Foreign Policy menyebut, Angkatan Darat ke-6 biasanya ditugaskan untuk mempertahankan perbatasan Rusia di sepanjang Negara Baltik dan Finlandia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Lithuania menyatakan bahwa sejumlah kecil unit Rusia dari wilayah Kaliningrad Oblast, eksklave kecil Rusia antara Polandia dan Lithuania, juga telah dikerahkan ke Ukraina. 

Sebelum perang antara Rusia dan Ukraina, Moskow memiliki sekitar 12 ribu pasukan darat dan udara di Kaliningrad dan 18 ribu pasukan darat dan udara di bagian barat Rusia dekat perbatasan Baltik dan Finlandia. 

Tensi perang Ukraina meninggi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial ke negara tetangganya, yang sama-sama pecahan Uni Soviet itu. Referendum di empat wilayah Ukraina untuk bergabung dengan Rusia juga mendapat kecaman internasional dan memperburuk situasi konflik. 

Republicworld | Reuters

Baca juga: Miliarder Ini Sumbangkan Pendapatan Perusahaan Demi Atasi Perubahan Iklim

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

2 jam lalu

Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

Biden menjadi tuan rumah Macron pada kunjungan kenegaraan pertama sejak pemimpin AS itu menjabat pada awal 2021.


Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

4 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

7 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

7 jam lalu

Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

Bear Grylls kemungkinan ingin memfilmkan kesulitan yang dialami warga Ukraina atau ingin menguji keterampilan bertahan hidup di medan perang


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

7 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

8 jam lalu

Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

Dewan Kota Odesa di selatan Ukraina memutuskan untuk merelokasi ke museum patung Catherine yang Agung dari Rusia.


Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

10 jam lalu

Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan pentingnya menghindari segala jenis konfrontasi militer antara kekuatan nuklir.


Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

11 jam lalu

Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

Sebuah bom yang dikirim melalui surat meledak di Kedubes Ukraina di Spanyol. Seorang petugas keamanan terluka.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

12 jam lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

15 jam lalu

NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

Pemimpin NATO Jens Stoltenberg menyebut Putin menggunakan musim dingin yang turun sebagai "senjata perang".