Amerika Minta Cina Berdialog dengan Dalai Lama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington:Amerika Serikat mendesak Cina untuk mempertimbangkan kebijakan dan mengedepankan dialog dengan Dalai Lama di Tibet. Abang Sam “sangat khawatir” dengan situasi hak asasi manusia di wilayah tersebut, 50 tahun setelah pemberontakan.

    Departemen Luar Negeri AS menyatakan dalam pernyatannya, sehari sebelum Menteri Luar Negeri Cina, Yang Jiechi mengadakan pembicaraan di Washington sejak inaugurasi Presiden Barack Obama.

    Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa Tibet adalah bagian dari wilayah Cina.

    “Pada waktu yang sama kami sangat khawatir dengan situasi hak asasi manusia di Tibet,” kata pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS, Rabu (11/3).

    Eksil Tibet di seluruh dunia telah melancarkan protes untuk menandai perayaan ke-50 pemberontakan, ketika pemimpin spiritual Dalai Lama selamat dan melarikan diri ke India. 

    “Kami mendesak Cina untuk mempertimbangkan kembali kebijakan di Tibet terkait efek yang ditimbulkan pada bidang agama, budaya, dan mata pencaharian di wilayah tersebut,” jelas pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

    AFP | BAGUS WIJANARKO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.