Ukraina Pukul Rusia di Lyman, NATO Klaim Berkat Senjata Canggih Barat

Reporter

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara pada konferensi pers setelah Turki, Swedia dan Finlandia menandatangani memorandum selama KTT NATO di Madrid, Spanyol, 28 Juni 2022. REUTERS/Violeta Santos Moura

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan penaklukan Ukraina terhadap sebuah kota di dalam wilayah aneksasi yang diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan kemajuan. Ukraina disebutnya mampu melawan pasukan Rusia.

"Kami telah melihat bahwa mereka telah mampu mengambil kota baru, Lyman, itu menunjukkan bahwa Ukraina membuat kemajuan, mampu mendorong kembali pasukan Rusia karena keberanian dan keterampilan mereka. Tentu saja juga karena senjata canggih yang disediakan oleh Amerika Serikat dan sekutu lainnya," kata Stoltenberg dalam sebuah wawancara dengan "Meet the Press" NBC, dilansir dari Reuters, Senin, 3 September 2022. 

Cara terbaik untuk melawan pencaplokan yang diproklamirkan Rusia atas bagian-bagian Ukraina adalah dengan terus mendukung pemerintah di Kyiv, kata Stoltenberg. Ia juga ditanya tentang aplikasi Ukraina untuk percepatan keanggotaan NATO dalam aliansi pertahanan Barat. Dia menjawab, "Setiap keputusan tentang keanggotaan harus diambil dengan konsensus 30 sekutu harus setuju untuk membuat keputusan seperti itu."

Dia juga mengatakan NATO mendukung penyelidikan atas sabotase dari jaringan pipa Nord Stream Rusia yang mengalir ke Eropa di bawah Laut Baltik. “Setiap serangan yang disengaja terhadap infrastruktur penting NATO akan ditanggapi dengan tegas,” kata Stoltenberg.

Setelah mengklaim berhasil menaklukan Lyman, Presdien Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan akan merebut kembali wilayah lainnya. "Kisah pembebasan Lyman di Donetsk kini menjadi yang paling populer di media," kata Zelenskiy dalam pidato pada Minggu malam, 2 September 2022. "Tapi keberhasilan tentara kami tidak terbatas pada Lyman," ujarnya tanpa memberikan rincian apapun. 

Baca: Ukraina Klaim Merebut Kembali Kota Lyman

REUTERS 






Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

1 jam lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

7 jam lalu

Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

Putin bertemu dengan 17 ibu-ibu dari tentara Rusia yang gugur dalam perang di Ukraina.


Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

8 jam lalu

Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

Ukraina menuding Putin akan kembali mengerahkan mobilisasi militer, dengan target 5 juta orang.


Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

10 jam lalu

Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

Aksi bersih-bersih suporter timnas Jepang pada Piala Dunia Qatar juga pernah terjadi saat Piala Dunia 2018 Rusia. Para pemain bersihkan ruang ganti.


Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

1 hari lalu

Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

Jaringan energi Ukraina lumpuh diserang Rusia. Akibatnya nyawa jutaan orang terancam saat musim dingin.


CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

1 hari lalu

CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

CIA meluaskan perekrutan ke Rusia, mencari orang-orang yang menentang perang Ukraina.


Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

1 hari lalu

Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

Industri senjata Eropa Timur panen pesanan, terbesar sejak Perang Dingin, ketika pemerintah di kawasan itu berupaya membantu Ukraina melawan Rusia


Parlemen Rusia Setujui RUU anti-Propaganda LGBT

2 hari lalu

Parlemen Rusia Setujui RUU anti-Propaganda LGBT

Parlemen Rusia menyetujui undang-undang yang memperluas larangan mempromosikan "propaganda LGBT" , menunggu pengesahan Putin


Polandia Minta Jerman Berikan Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

2 hari lalu

Polandia Minta Jerman Berikan Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Polandia meminta Jerman untuk mengirim peluncur rudal Patriot yang ditawarkan ke Polandia untuk diberikan kepada Ukraina.


Warga Chechnya Terbelah antara Pendukung Rusia dan Berperang untuk Ukraina

2 hari lalu

Warga Chechnya Terbelah antara Pendukung Rusia dan Berperang untuk Ukraina

Warga Chechnya terpecah dua, sebagian mendukung Rusia dan lainnya berperang untuk Ukraina karena ingin merdeka dari Moskow.