Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

Reporter

Ekspresi seorang wanita saat memeluk kerabatnya, korban penyanderaan kelompok militan ISIS yang berhasil kabur, di Qaryatayn, provinsi Homs, Suriah, 29 Oktober 2017. REUTERS/Omar Sanadiki

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Australia menyatakan akan menyelamatkan lusinan wanita dan anak-anak yang merupakan warga negaranya, dari kamp-kamp pengungsi ISIS di Suriah. Penyelamatan itu menyusul misi rahasia yang dilakukan badan intelijen keamanan Australia.

Belum jelas benar, apakah Australia aka memulangkan 16 wanita dan 42 anak-anak pejuang ISIS dari Suriah. Mereka adalah istri dan anak-anak para pejuang ISIS yang tewas atau dipenjara di Suriah.

"Prioritas utama pemerintah adalah perlindungan warga Australia dan kepentingan nasional Australia, yang diinformasikan oleh nasihat keamanan nasional," kata juru bicara Menteri Dalam Negeri Clare O'Neil dalam pernyataannya melalui email. 

"Mengingat sifat sensitif dari masalah yang terlibat, tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut," ujarnya. 

O'Neil tidak menanggapi seruan rekan oposisinya agar pemerintah meyakinkan warga Australia bahwa siapa pun yang mungkin telah diradikalisasi, tidak menimbulkan ancaman saat kembali ke Australia.

Menteri Lingkungan Tanya Plibersek mengatakan pada Senin pekan lalu bahwa ada sekitar 40 anak Australia yang tinggal di sebuah kamp di Suriah. Mereka adalah anak-anak dari beberapa ibu yang ditipu dan dinikahkan dengan pejuang Negara Islam ketika masih sangat muda.

"Ketika mereka kembali ke Australia, saya pikir akan sangat penting bahwa anak-anak khususnya menerima konseling," kata Plibersek di televisi Channel 7.

"Tapi untuk semua orang yang terlibat, akan ada harapan berkelanjutan bahwa badan keamanan dan intelijen kami akan tetap berhubungan dan memantau mereka," katanya.

Australia pertama kali menyelamatkan delapan anak dan cucu dari dua pejuang ISIS yang tewas dari sebuah kamp pengungsi Suriah pada 2019. Namun Australia telah menunda pemulangan yang lain hingga kini.

Baca: Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

REUTERS 






ISIS Umumkan Pemimpinnya Abu Al-Hasan Tewas di Medan Perang

7 jam lalu

ISIS Umumkan Pemimpinnya Abu Al-Hasan Tewas di Medan Perang

Kelompok teroris ISIS mengumumkan kematian pemimpinnya yang baru, Abu al-Hasan dalam perang.


2.500 Orang Telanjang dan Berpose di Pantai Bondi Australia

17 jam lalu

2.500 Orang Telanjang dan Berpose di Pantai Bondi Australia

Sekitar 2.500 orang berpose telanjang di Pantai Bondi, Australia pada pekan lalu.


Piala Dunia, Australia Lolos ke 16 Besar Kalahkan Denmark dengan Skor 1-0

1 hari lalu

Piala Dunia, Australia Lolos ke 16 Besar Kalahkan Denmark dengan Skor 1-0

Timnas Australia menahan Denmark di pertandingan Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Al Janoub itu melalui serangan balik pada menit ke-60.


Australia Akan Membentuk Pengawas Antikorupsi untuk Menyelidiki Politikus

1 hari lalu

Australia Akan Membentuk Pengawas Antikorupsi untuk Menyelidiki Politikus

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memperkenalkan RUU Antikorupsi ke parlemen untuk memulihkan kepercayaan publik.


Temui Pimpinan Politik Australia, AHY Bicara Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

1 hari lalu

Temui Pimpinan Politik Australia, AHY Bicara Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

AHY menyampaikan sejumlah isu pokok di berbagai forum tersebut. Di antaranya, menyoroti multilateralisme yang bermasalah.


Prediksi Australia vs Denmark di Laga Penentu Piala Dunia 2022 Rabu Malam Ini

1 hari lalu

Prediksi Australia vs Denmark di Laga Penentu Piala Dunia 2022 Rabu Malam Ini

Christian Eriksen dan rekan-rekannya harus mengatasi masalah tumpulnya lini serang di laga terakhir grup Piala Dunia 2022, Australia vs Denmark.


Kasus Serangan Bom Brussels 2016 Mulai Disidangkan

1 hari lalu

Kasus Serangan Bom Brussels 2016 Mulai Disidangkan

Pengadilan Belgia menyidangkan kasus Bom Brussels di bandara dan kereta metro pada 2016, yang menewaskan 32 orang dan melukai 300 lainnya


Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

2 hari lalu

Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

Pemerintah New South Wales, Australia, akan mengembalikan puluhan ribu denda terkait pandemi Covid-19, karena tidak sah secara hukum


Eks Pilot Militer AS Ditahan dengan Pengamanan Ketat di Australia, Pengacara: Mirip Teroris

3 hari lalu

Eks Pilot Militer AS Ditahan dengan Pengamanan Ketat di Australia, Pengacara: Mirip Teroris

Mantan pilot militer AS, Daniel Edmund Duggan, ditangkap di Australia, pada pekan yang sama Inggris dan Australia mengeluarkan peringatan soal China


Pertama Kali sejak 2014, Australia Menurunkan Tingkat Ancaman Teror

3 hari lalu

Pertama Kali sejak 2014, Australia Menurunkan Tingkat Ancaman Teror

Menurut Organisasi Intelijen Keamanan Australia, faktor-faktor yang mendorong tingkat ancaman tak lagi ada atau cuma bertahan di tingkat lebih rendah.