Perdana Menteri Krisjanis Karins Menangkan Pemilu Latvia

Reporter

Arturs Krisjanis Karins, Perdana Menteri Latvia. Sumber: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Baru yang beraliran tengah-kanan memenangkan pemilu Latvia yang diselenggarakan pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Dengan begitu, Perdana Menteri Krisjanis Karins kembali mempertahankan posisinya sebagai orang nomor satu di Latvia.

Berdasarkan hasil perhitungan suara, Partai Persatuan Baru yang mengusung Karins mendapatkan 19 persen suara. Kondisi ini menempatkan Karins kembali harus membangun koalisi pemerintahan.

Perdana Menteri Latvia Arturs Krisjanis Karins. Sumber: Reuters

Total sudah 91 persen suara yang dihitung. Dengan terpilihnya kembali Karins, maka negara-negara Baltik yang bertetangga dengan Latvia seperti Lithuania dan Estonia akan mendorong Uni Eropa agar bersikap tegas terhadap Rusia.

Pemilu pada Sabtu kemarin memperlihatkan Partai Persatuan Baru masih mendapat dukungan paling banyak. Partai itu mendapatkan 24 kursi dari total 100 kursi parlemen yang diperebutkan. Dengan posisi seperti ini, maka Perdana Menteri Karins harus membuat aliansi tambahan agar bisa bertahan sebagai Perdana Menteri. Total ada sembilan partai yang memenangkan cukup suara untuk mendapatkan kursi di parlemen.

“Saya sangat yakin kita bisa menemukan sebuah solusi,” kata Karins, yang berusaha akan membentuk pemerintahan koalisi, Minggu, 2 Oktober 2022.

Menurut Karins, yang terpenting dan utama adalah bagaimana masyarakat Latvia dan Uni Eropa bisa melalui musim dingin, bagaimana masyarakat di seluruh Eropa bisa bersatu mendukung Ukraina dan tidak menyerah saat menghadapi kesulitan.

Dalam sejarah Latvia, Karins, 57 tahun,  tercatat sebagai kepala negara yang pernah menjabat satu periode penuh. Karins memiliki dua kewarga-negaraan, yakni Latvia dan Amerika Serikat.   

Pemerintahan Karins memberlakukan kebijakan pembatasan bagi warga Rusia untuk masuk ke Latvia.

“Saya tidak melihat pemerintahan lain di Latvia berhenti mendukung Ukraina. Ini bukan pandangan sekelompok kecil politikus, namun ini pandangan masyarakat kami,” kata Karins.

    

Kemenangan partai milik Karins bisa memperlebar keretakan antara warga Latvia dengan kelompok minoritas yang berbahasa Rusia, yang ada di Latvia. Saat ini, Rusia menuai kecaman atas serangkaian tindakannya ke Ukraina.

    

Sumber: Reuters

    

Baca juga: Latvia dan Estonia Keluar dari Organisasi Kerja Sama dengan Cina

    

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Bom Surat Menyasar Sejumlah Target Vital, Spanyol Perketat Keamanan

3 jam lalu

Bom Surat Menyasar Sejumlah Target Vital, Spanyol Perketat Keamanan

Spanyol telah meningkatkan keamanan di gedung-gedung publik setelah pengiriman sejumlah bom surat, termasuk ke Perdana Menteri dan Kedutaan Ukraina


Anggota DPR Minta Perpu Pemilu Fokus Akomodasi 3 DOB Papua

1 hari lalu

Anggota DPR Minta Perpu Pemilu Fokus Akomodasi 3 DOB Papua

Draf Perpu sudah dibicarakan dengan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Komisi II. Tito menargetkan Perpu Pemilu rampung paling lambat pada Desember.


Kisah Wan Azizah Istri PM Malaysia Anwar Ibrahim, Pontang-panting Bela Suaminya Saat Dijebloskan ke Penjara

3 hari lalu

Kisah Wan Azizah Istri PM Malaysia Anwar Ibrahim, Pontang-panting Bela Suaminya Saat Dijebloskan ke Penjara

PM Malaysia ke-10 Anwar Ibrahim pernah 2 kali dijebloskan ke penjara. berikut upaya istrinya, Wan Azizah membersihkan nama baik suaminya.


Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

3 hari lalu

Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

Survei yang dipublikasi Kyodo memperlihatkan dukungan untuk Fumio Kishida turun ke level terendah yang dipicu serangkaian masalah.


KBRI Gunakan Aplikasi untuk Data WNI di Malaysia

4 hari lalu

KBRI Gunakan Aplikasi untuk Data WNI di Malaysia

KBRI di Kuala Lumpur mulai menggunakan aplikasi KBRIKL APP untuk mendata jumlah dan keberadaan warga negara Indonesia di Malaysia.


Perdana Menteri Peru Mundur karena Kongres Menolak Mosi Percaya

6 hari lalu

Perdana Menteri Peru Mundur karena Kongres Menolak Mosi Percaya

Setelah menerima pengunduran diri perdana menteri, Presiden Peru akan memperbarui kabinet. Peru dipimpin lima presiden berbeda sejak 2016.


Miliki Perdana Menteri Baru, Bagaimana Sistem Pemerintahan di Malaysia?

6 hari lalu

Miliki Perdana Menteri Baru, Bagaimana Sistem Pemerintahan di Malaysia?

Malaysia memiliki sistem pemerintahan yang unik, di mana raja yang akan memerintah dipilih setiap lima tahun sekali.


Anggota Parlemen GPS Bertemu Raja Malaysia, Deklarasi Dukung Muhyiddin Yassin

8 hari lalu

Anggota Parlemen GPS Bertemu Raja Malaysia, Deklarasi Dukung Muhyiddin Yassin

Anggota parlemen GPS menyampaikan dukungannya terhadap Muhyiddin Yassin kepada Raja Malaysia.


4 Hari Usai Pemilu, Malaysia Masih Belum Punya Perdana Menteri yang Baru

8 hari lalu

4 Hari Usai Pemilu, Malaysia Masih Belum Punya Perdana Menteri yang Baru

Masyarakat Malaysia masih menanti nama perdana menteri yang baru, empat hari pasca-pemilu yang digelar akhir pekan lalu.


Fitch Solutions Sebut Investor Bakal Menjauh Sampai Politik di Malaysia Stabil

9 hari lalu

Fitch Solutions Sebut Investor Bakal Menjauh Sampai Politik di Malaysia Stabil

Fitch Solutions memperingatkan instabilitas politik dapat berpengaruh pada sektor investasi di Malaysia, di mana investor bakal bersikap menunggu.