Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Reporter

Kanselir Jerman Olaf Scholz saat Majelis Federal berkumpul untuk memilih presiden negara bagian Jerman yang baru, di gedung Bundestag Paul Loebe Haus di Berlin, Jerman 13 Februari 2022. REUTERS/Michele Tantussi/Pool

TEMPO.CO, Jakarta -Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp 2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi. Alokasi itu termasuk untuk pengereman harga gas serta pemotongan pajak penjualan bahan bakar.

Jerman, negara dengan ekonomi terbesar di Eropa sedang mengatasi lonjakan biaya gas dan listrik yang sebagian besar disebabkan oleh anjloknya pasokan gas Rusia ke Eropa.

Moskow menganggap langkah pihaknya dibenarkan oleh sanksi Barat ke Rusia akibat invasi ke Ukraina.

"Harga harus turun, jadi pemerintah akan melakukan segala yang bisa dilakukan. Untuk tujuan ini, kami menyiapkan perisai pertahanan yang besar," kata Scholz, dikutip dari Reuters, Jumat, 30 September 2022.

Sesuai rencana yang akan berlaku sampai musim semi 2024, Pemerintah Jerman akan memperkenalkan rem harga darurat pada gas, yang rinciannya akan diumumkan bulan depan.

Kebijakan ini membatalkan retribusi gas yang direncanakan dimaksudkan untuk membantu perusahaan berjuang dengan harga pasar spot yang tinggi.

Pengereman harga listrik sementara akan mensubsidi konsumsi pokok bagi konsumen dan perusahaan kecil dan menengah. Pajak penjualan gas akan turun menjadi 7 persen dari 19 persen.

Dalam upayanya untuk mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia, Jerman juga mempromosikan perluasan energi terbarukan dan mengembangkan terminal gas cair.

Untuk membantu rumah tangga dan perusahaan mengatasi gangguan pasokan musim dingin, terutama di Jerman selatan, dua pembangkit nuklir yang sebelumnya akan ditutup pada akhir tahun ini akan dapat terus beroperasi hingga musim semi 2023.

Kelompok industri menyambut baik paket tersebut.  Kepala asosiasi bahan kimia VCI, Wolfgang Grosse Entrup mengatakan, kebijakan ini adalah bantuan penting. P

"Sekarang kami membutuhkan detail dengan cepat, karena perusahaan semakin tidak mendukung," kata Grosse Entrup.






Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

2 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

5 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

6 jam lalu

Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

Bear Grylls kemungkinan ingin memfilmkan kesulitan yang dialami warga Ukraina atau ingin menguji keterampilan bertahan hidup di medan perang


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

6 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

7 jam lalu

Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

Dewan Kota Odesa di selatan Ukraina memutuskan untuk merelokasi ke museum patung Catherine yang Agung dari Rusia.


Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

8 jam lalu

Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja negara pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp 3.061,2 triliun.


Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

9 jam lalu

Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan pentingnya menghindari segala jenis konfrontasi militer antara kekuatan nuklir.


Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

10 jam lalu

Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

Sebuah bom yang dikirim melalui surat meledak di Kedubes Ukraina di Spanyol. Seorang petugas keamanan terluka.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

10 jam lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

14 jam lalu

NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

Pemimpin NATO Jens Stoltenberg menyebut Putin menggunakan musim dingin yang turun sebagai "senjata perang".