Mie Sedaap dari Indonesia Ditarik Hong Kong, Ditemukan Bahan Berbahaya Penyebab Kanker

Reporter

Digemari milenial, varian rasa baru mie sedaap goreng koreanSpicy Chicken sold out di pasaran.

TEMPO.CO, Jakarta - Hong Kong melarang peredaran mie instan asal Indonesia yaitu Mie Sedaap. Produk Mie Sedaap ditarik peredarannya dari supermarket.

Dilansir dari The Standard, penarikan itu karena Pusat Keamanan Pangan menemukan kemungkinan adanya etilen oksida, pestisida yang dilarang oleh Uni Eropa. Pestisida jenis ini dapat menyebabkan kanker.

Mie Sedaap yang dihentikan penjualannya adalah jenis Korean Spicy Chicken Flavour Fried Noodle dengan tanggal batas waktu kedaluwarsa 19 Mei 2023. Produk itu dibuat di Indonesia dan diimpor oleh PARKnSHOP.

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mie, paket bumbu dan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida," kata juru bicara CFS. Dia menambahkan bahwa pengecer telah memulai penarikan pada batch produk yang terkena dampak.

Etilen oksida telah diklasifikasikan sebagai kelompok satu oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker. Artinya bahan kimia tersebut bersifat karsinogenik bagi manusia. Paparan dapat menyebabkan sakit kepala, mual, diare, kesulitan bernapas dan masalah lainnya. Dalam jangka panjang, paparan pestisida jenis itu dapat menyebabkan kanker pada manusia.

Baca: Terigu dan Minyak Melonjak, Pabrik Mie Instan Thailand Tuntut Kenaikan Harga

THE STANDARD 






Hari Ini di Tahun 1984 Terjadi Tragedi Bhopal India: Ini Data-data Korban

3 jam lalu

Hari Ini di Tahun 1984 Terjadi Tragedi Bhopal India: Ini Data-data Korban

Tepat 38 tahun lalu, terjadi Tragedi Bhopal, India yang merupakan sebuah insiden kebocoran gas dari sebuah pabrik pestisida yang menjadi bencana.


Ditambah Hong Kong, Bandara Ngurah Rai Telah Layani 24 Rute Penerbangan Internasional

1 hari lalu

Ditambah Hong Kong, Bandara Ngurah Rai Telah Layani 24 Rute Penerbangan Internasional

Hingga 26 November 2022, Bandara Ngurah Rai Bali secara total telah melayani sebanyak 3.699.665 orang penumpang internasional.


Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

3 hari lalu

Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

Para peneliti mengatakan bahwa subvarian Omicron BA.2 memicu tingkat kematian sel terprogram yang jauh lebih tinggi setelah infeksi sel otak.


Tahukah Anda Betapa Berbahanya Mikroplastik Bagi Kesehatan?

3 hari lalu

Tahukah Anda Betapa Berbahanya Mikroplastik Bagi Kesehatan?

Zat berbahaya ditemukan dalam mikroplastik. Padahal mikroplastik terdapat dalam aktivitas sehari-har, bisa masuk ke dalam tubuh manusia.


Jaksa Hong Kong Sebut 6 Mantan Staf Apple Daily Mengaku Bersalah atas Konspirasi

10 hari lalu

Jaksa Hong Kong Sebut 6 Mantan Staf Apple Daily Mengaku Bersalah atas Konspirasi

Jaksa menyatakan 6 mantan anggota staf koran prodemokrasi Hong Kong, Apple Daily, mengaku bersalah berkonspirasi dengan taipan media Jimmy Lai.


Pemimpin Hong Kong Positif Covid Setelah Hadir di KTT APEC

12 hari lalu

Pemimpin Hong Kong Positif Covid Setelah Hadir di KTT APEC

John Lee, pemimpin Hong Kong dinyatakan positif Covid saat mendarat di bandara usai dari KTT APEC.


Istana Pastikan Jokowi Sehat Usai Temui Pemimpin Hong Kong yang Positif Covid-19

12 hari lalu

Istana Pastikan Jokowi Sehat Usai Temui Pemimpin Hong Kong yang Positif Covid-19

Istana memastikan Presiden Jokowi dalam kondisi yang baik meski sempat bertemu dengan Chief Executive Daerah Adminitrasi Khusus Hong Kong John Lee.


5 Dampak Diplomasi KTT G20, Stabilkan Harga Tempe hingga Rangsang Industri Pupuk

15 hari lalu

5 Dampak Diplomasi KTT G20, Stabilkan Harga Tempe hingga Rangsang Industri Pupuk

Ini 5 faedah KTT G20 di sektor pupuk dan pangan Indonesia


3 Kasus Pelanggaran HAM oleh Cina yang Disorot oleh Jepang dan Amerika Serikat

16 hari lalu

3 Kasus Pelanggaran HAM oleh Cina yang Disorot oleh Jepang dan Amerika Serikat

Selama pemerintahan Cina Komunis berkuasa, mereka telah banyak melakukan pelanggaran HAM kepada wilayah-wilayah disekitarnya.


Hong Kong Akan Izinkan Kunjungan Wisatawan Asing dalam Grup Tur

23 hari lalu

Hong Kong Akan Izinkan Kunjungan Wisatawan Asing dalam Grup Tur

Keputusan untuk mempermudah kunjungan grup wisata datang beberapa minggu setelah Hong Kong menghapus karantina hotel 3 hari.