Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

Reporter

Logo Apple. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - AppStore milik Apple pada Senin, 26 September 2022, memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm. VKontakte, layanan sosial terbesar di Rusia, juga kena blokir.

 
Apple adalah perusahaan teknologi terbesar asal Amerika Serikat. Perusahaan itu tidak menjelaskan secara terbuka alasan memblokir hampir srmua aplikasi asal Negeri Beruang Merah tersebut. 
Pemblokiran ini juga berdampak ke kelompok usaha VK Music, Youla classifieds advertisements board, Domclick real estate platform, dan aplikasi lainnya. VK holding telah mengkonfirmasi perihal ini, namun memastikan aplikasinya akan tetap bisa diunduh pada sejumlah peralatan apple lainnya. 

“VK akan terus mengembangkan dan mendukung kenyamanan para pengguna. Kami mengakui pada akhirnya para pengguna mungkin akan mengalami masalah dengan pembayaran,” demikian keterangan VK holding. 

Apple mematenkan desain iPhone baru dengan logo yang menyala, 30 September 2019. (Gizchina.com)

Apple masih belum memberikan keterangan perihal ini. Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan sudah menghubungi Apple lewat surat resmi perihal penghapusan sejumlah aplikasi ini. 

“Kementerian urusan Teknologi Digital telah mengirimkan surat ke Apple Inc soal alasan menghapus aplikasi VK dan aku para pengembang. Sebab ini merusak secara signifikan para prngguna layanan tersebut, yabg berasal dari perusahaan Rusia,” demikian keterangan Kementerian Dalam Negeri Rusia. 

Segera setelah Apple memberiikan jawaban atas pertanyaan yang dilayangkan, maka akan diambil langkah. Penghapusan aplikasi VK dari AppStores telah mengguncang pasar saham Rusia, yang pada Senin, 26 September 2022 anjlok lebih dari 20 persen. Namun bisa bangkit lagi pada Selasa, 27 September 2022 sebesar 7,5 persen. 

Sumber RT.com

Baca juga: Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini






AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

39 menit lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

1 jam lalu

Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

Fentanil adalah obat-obatan jenis opioid sintetik yang beredar di Amerika Serikat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.


Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

2 jam lalu

Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Christian Pulisic sempat mengalami cedera saat melawan Iran. Tidak akan bermain penuh saat Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.


Fitur Emergency SOS via Satellite iPhone 14 Selamatkan Pria di Alaska

2 jam lalu

Fitur Emergency SOS via Satellite iPhone 14 Selamatkan Pria di Alaska

Aktivasi fitur Emergency SOS via Satellite milik Apple ini diharapkan meluas ke Prancis, Jerman, Irlandia dan Inggris pada Desember ini.


Hari Disabilitas Internasional Apple Luncurkan Film Pendek Tentang Teknologi Aksesibilitas

3 jam lalu

Hari Disabilitas Internasional Apple Luncurkan Film Pendek Tentang Teknologi Aksesibilitas

Pabrikan teknologi, Apple ikut merayakan Hari Disabilitas Internasional dengan meluncurkan film pendek The Greatest.


Aplikasi RealityScan Epic Games Telah Tersedia untuk iPhone dan iPad

5 jam lalu

Aplikasi RealityScan Epic Games Telah Tersedia untuk iPhone dan iPad

Berikut cara kerja dan kegunaan dari aplikasi RealityScan .


Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

10 jam lalu

Top 3 Dunia: Geger Rencana Kunjungan Utusan khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+

Top 3 dunia pada 2 Desember 2022, didominasi berita tentang rencana kunjungan kerja Utusan khusus Amerika Serikat untuk hak LGBTQIA+ Jessica Stern


Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

20 jam lalu

Duta Besar Amerika Buka Pintu Dialog dengan Indonesia Bahas Kelompok LGBTQIA+

Amerika Serikat masih mau melanjutkan dialog dengan Indonesia, setelah penolakan Utusan Khusus untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern.


KitaLulus Aplikasi Terbaik di Google Play 2022, Grammarian Game Indonesia Terbaik

21 jam lalu

KitaLulus Aplikasi Terbaik di Google Play 2022, Grammarian Game Indonesia Terbaik

Google Play adalah rumah bagi lebih dari 10 ribu developer di Indonesia. Lebih dari 150 juta orang Indonesia berkunjung setiap bulannya.


Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

21 jam lalu

Utusan Khusus Amerika untuk Hak LGBTQIA+ Batal ke Indonesia

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern dikonfirmasi batal berkunjung ke Indonesia, yang sedianya dijadwalkan pekan depan.