Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Seorang pekerja mengenakan baju hazmat di tengah merebaknya kasus Covid-19, di Beijing, Cina, 13 Juni 2022. Pejabat setempat melakukan pengujian massal kepada warga menyusul melonjaknya kasus Covid-19. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

TEMPO.CO, Jakarta - Komentator China terkemuka Hu Xijin mengatakan, para ahli epidemi perlu berbicara dan pemerintah harus melakukan penelitian komprehensif, serta membuat studi yang transparan untuk meninjau kebijakan Covid-19 negara itu.

Seruan Hu tentang kebijakan Covid-19  yang tidak biasa di media sosial China untuk keterbukaan dan transparansi membuatnya mendapatkan 34.000 like di mikroblog Weibo yang mirip Twitter. Ia juga mendapat tanggapan jujur dari netizen di internet yang biasanya langsung menyensor suara miring dan dianggap berisiko bagi stabilitas sosial.

Para pemimpin tinggi China memperingatkan pada Mei di tengah penguncian Covid di Shanghai dan pembatasan yang meluas di ibu kota Beijing, bahwa mereka akan melawan komentar atau tindakan apa pun yang mendistorsi, meragukan, atau menolak kebijakan negara itu.

"Tentang masa depan, China membutuhkan penelitian dan perhitungan yang sangat rasional," kata Hu, mantan pemimpin redaksi tabloid negara nasionalis Global Times.

"Para ahli harus berbicara, dan negara harus mengatur studi komprehensif dan membuatnya transparan kepada publik: apa pro dan kontra bagi rakyat jelata kita, dan apa pro dan kontra keseluruhan untuk negara?"

China secara signifikan memperketat kebijakan COVID-19 tahun ini untuk menahan penyebaran varian Omicron yang sangat menular bahkan ketika jumlah kematiannya sejak pandemi dimulai tetap rendah - sekitar 5.226 - dan karena banyak negara lain melepaskan pembatasan dan belajar hidup dengan virus corona.

"Tentang pencegahan epidemi yang berlebihan," tulis seorang pengguna Weibo sebagai tanggapan atas postingan Hu.

Dengan dalih mengutamakan kehidupan banyak orang, seluruh kota telah mengalami berbagai tingkat penguncian, sementara kasus yang terinfeksi atau yang dicurigai dikurung di fasilitas atau di rumah, dan penduduk setempat diharuskan melakukan tes PCR atau dilarang masuk fasilitas dan ruang publik. 

"Saya tidak keberatan terinfeksi, tetapi saya khawatir Anda tidak dapat membantu, kecuali hanya menghentikan saya untuk bergerak bebas," kata pengguna Weibo lainnya.

Bahkan Hong Kong yang dikuasai China bergerak untuk membatalkan kebijakan karantina hotel Covid-19 yang kontroversial untuk semua kedatangan, lebih dari 2 1/2 tahun setelah pertama kali diterapkan, dan hanya beberapa minggu menjelang kongres besar Partai Komunis di Beijing bulan depan ketika Presiden Xi Jinping diperkirakan akan mengamankan masa jabatan ketiga yang melanggar preseden sebagai pemimpin China.  

Makau juga berencana membuka kembali perbatasannya untuk kelompok wisata daratan pada bulan November.  

"Rakyat harus mempercayai negara, tetapi negara juga harus mempercayai pemahaman rakyat," kata Hu.

Reuters






Xi Jinping Minta Uni Eropa Tak Keliru Menilai China

2 jam lalu

Xi Jinping Minta Uni Eropa Tak Keliru Menilai China

Presiden Xi Jinping menyatakan China akan memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis dengan Uni Eropa.


Arab Saudi Merapat ke China, Xi Jinping Kunjungi Riyadh Pekan Depan

5 jam lalu

Arab Saudi Merapat ke China, Xi Jinping Kunjungi Riyadh Pekan Depan

Arab Saudi akan menjadi tuan rumah KTT China-Arab pada 9 Desember 2022. Xi Jinping akan tiba di Riyadh pada 7 Desember.


Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

5 jam lalu

Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

China akan mengizinkan kasus positif COVID-19 menjalani karantina di rumah dengan syarat tertentu


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

6 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

12 jam lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas


Jiang Zemin Antar China Jadi Kaya Raya sekaligus Ciptakan Ketimpangan

13 jam lalu

Jiang Zemin Antar China Jadi Kaya Raya sekaligus Ciptakan Ketimpangan

Jiang Zemin merangkul pengusaha, memelihara pasar, dan mengentaskan kemiskinan bagi jutaan orang, sekaligus menciptakan ketimpangan


Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

17 jam lalu

Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

Top 3 dunia adalah China memburu peserta unjuk rasa, Anwar Ibrahim dituding jadi agen Israel hingga demonstran Iran merayakan kemenangan AS.


Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan, Korea Selatan Kerahkan Jet Tempur

1 hari lalu

Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan, Korea Selatan Kerahkan Jet Tempur

Korea Selatan membalas Rusia dan China dengan mengirimkan jet tempur ke zona pertahanan.


Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

1 hari lalu

Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

Mazda mengklaim telah memiliki persediaan suku cadang yang cukup dalam beberapa bulan ke depan.


PM Kanada Justin Trudeau Dukung Protes di China: Kami Mengamati dari Sini

1 hari lalu

PM Kanada Justin Trudeau Dukung Protes di China: Kami Mengamati dari Sini

PM Kanada Justin Trudeau mengatakan setiap orang di China harus diizinkan untuk memprotes dan mengekspresikan diri mereka.