Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Orang-orang menyalakan api selama protes atas kematian Mahsa Amini, seorang wanita yang meninggal setelah ditangkap oleh "polisi moral" republik Islam, di Teheran, Iran 21 September 2022. WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Berita Top 3 Dunia pada Jumat, 23 September 2022, dibuka dengan kabar tentang jurnalis CNN yang menolak memakai jilbab saat mewawncarai Presiden Iran Ebrahim Raisi. Akibatnya Erasi kemudian membatalkan wawancara itu.

Berita terpopuler lain masih dari Iran, tentang tewasnya 17 orang demonstran ketika berunjuk rasa menuntut pengusutan kematian Mahsa Amini yang meninggal setelah ditangkap polisi karena melanggar ketentuan wajib jilbab.

Tak kalah menarik adalah Presiden AS Joe Biden dan PM Inggris Liz Truss bertekat untuk melanjutkan pemberian bantuan pada Ukraina untuk menghadapi agresi Rusia.

Jurnalis CNN Tolak Pakai Jilbab, Presiden Iran Batalkan Wawancara

Presiden Iran Ebrahim Raisi membatalkan wawancara dengan koresponden senior CNN Christiane Amanpour setelah sang jurnalis menolak mengenakan jilbab atas permintaannya.

Seperti dilansir ABC News Jumat 23 September 2022, dalam serangkaian tweet, kepala pembawa berita internasional CNN itu mengatakan dia telah dijadwalkan untuk bertemu Raisi di sela-sela Sidang Umum PBB.

Ia berencana menanyakan berbagai topik, termasuk pecahnya protes di Iran setelah peristiwa kematian Mahsa Amini (22) dalam tahanan. Ia ditangkap dan dipukuli oleh “polisi moral” karena melanggar undang-undang jilbab.

Berita selengkapnya bisa Anda simak di sini

Demo Iran: 17 Orang Tewas, Presiden Raisi Ancam Demonstran 

Korban tewas dalam demo Iran terkait kematian seorang wanita muda, Mahsa Amini, terus bertambah. Hingga Kamis, tercatat 17 orang tewas dalam demonstrasi 6 malam berturut-turut itu. "Tujuh belas orang, termasuk demonstran dan polisi, telah kehilangan nyawa mereka dalam peristiwa beberapa hari terakhir," televisi pemerintah melaporkan tanpa memberikan rincian, seperti dilansir Reuters.

Korban resmi sebelumnya adalah 7 pengunjuk rasa dan 4 anggota pasukan keamanan tewas. Kantor berita Iran melaporkan 3 paramiliter yang dikerahkan untuk menghadapi para perusuh ditembak mati atau ditikam di kota Tabriz, di provinsi Azerbaijan Timur, Qazvin, di provinsi dengan nama yang sama, dan Mashhad, di provinsi Razavi Khorasan.

Seorang anggota pasukan keamanan juga tewas pada Selasa selama protes di Shiraz, provinsi Fars, kata badan-badan itu. Para pejabat membantah pasukan keamanan terlibat dalam kematian para pengunjuk rasa.

Berita selengkapnya bisa Anda simak di sini

Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

Perdana Menteri Inggris Liz Truss dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Rabu, 21 September 2022, sepakat untuk melanjutkan dukungan ekonomi dan militer mereka ke Ukraina. Truss dan Biden satu suara dalam menanggapi tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang baru saja mengumumkan mobilisasi militer parsial untuk mendongkrak invasinya ke Ukraina.

Juru Bicara Liz Truss, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan selama pertemuan yang berlangsung di sela Sidang Umum PBB di New York, kedua pemimpin itu menekankan perlunya mengakhiri ketergantungan berlebihan pada negara-negara otoriter dalam hal energi, teknologi, dan rantai pasokan manufaktur.

"Mereka sepakat untuk melipatgandakan upaya bilateral dalam mengurangi ketergantungan energi pada Rusia, dan untuk meningkatkan jumlah energi terbarukan dan bentuk lain yang mengalir dari negara-negara demokratis," kata juru bicara Truss tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 22 September 2022.

Berita selengkapnya bisa Anda simak di sini






Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

5 jam lalu

Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

Demo Iran terkait kematian Mahsa Amini terus terjadi di sejumlah kota besar. Iran menuduh Barat mendalangi unjuk rasa.


Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

9 jam lalu

Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 29 September 2022 diawali oleh kabar Uskup Belo dituding melakukan pelecehan seksual


Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

21 jam lalu

Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

Tim sepak bola Iran menolak melepas jaket hitam saat mendengarkan lagu kebangsaan dalam pertandingan pra-Piala Dunia sebagai dukungan bagi Mahsa Amini


Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

23 jam lalu

Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

Kebijakan Liz Truss memotong pajak dinilai memicu krisis Inggris


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

1 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

1 hari lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

1 hari lalu

Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

Raisi mengatakan, kematian Mahsa Amini meninggalkan kesedihan bagi Iran, namun kekacauan akibat protes yang dipicu olehnya tidak dapat diterima.


Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

1 hari lalu

Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

Iran menangkap putri eks Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dalam demo untuk menduku Mahsa Amini.


Top 3 Dunia: Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan dengan Amerika

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan dengan Amerika

Top 3 dunia pada 28 September 2022, di urutan pertama berita tentang keputusan Presiden Yoon Suk-yeol yang tidak mau terlibat dalam urusan Taiwan


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

2 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan