Putin Bukan Rekrut 300 Ribu Warga Rusia Terjun ke Ukraina, tapi 1 Juta

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Tentara Rusia berdiri di sebelah pusat perekrutan bergerak untuk dinas militer di bawah kontrak di Rostov-on-Don, Rusia 17 September 2022. REUTERS/Sergey Pivovarov

TEMPO.CO, Jakarta - Mobilisasi militer parsial yang diperintahkan oleh Presiden Vladimir Putin ternyata bukan untuk 300.000 orang melainkan 1 juta, demikian dilaporkan Novaya Gazeta Europe, sebuah surat kabar independen Rusia.

Surat kabar itu menyoroti hilangnya paragraf ketujuh dalam dekrit yang ditandatangani oleh Putin pada Rabu, 21 September 2022.

Novaya Gazeta, seperti dikutip Newsweek, Jumat, 23 September 2022, menyatakan, bahwa laporannya didasarkan pada wawancara sumber di pemerintahan kepresidenan. Kementerian lain yang mereka hubungi juga tidak dapat melihat poin 7, yang tampaknya diklasifikasikan, meskipun mereka biasanya menerima teks lengkap dokumen resmi.

Dokumen asli yang dikeluarkan oleh Kremlin memuat poin 1 sampai 6, tetapi poin 7 benar-benar tersembunyi. Setelah poin ke-6, daftar itu tiba-tiba melompat ke-8.

Menurut surat kabar tersebut, poin 7 telah dicap "Untuk penggunaan resmi," tingkat tertinggi dari dokumen yang dikategorikan berdasarkan hukum Rusia. Sebagai aturan, dokumen tersebut tidak bersifat rahasia, melainkan hanya tanggung jawab disiplin atau administratif yang muncul.

Surat kabar itu tengah mengupayakan mencari seseorang yang memiliki akses ke dekrit tersebut untuk mempublikasikan dokumen di situs webnya.

Kremlin membantah klaim tersebut. Juru Bicara Kantor Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov, seperti dilansir TASS, mengatakan bahwa dugaan rencana untuk merekrut hingga satu juta orang ke dalam militer Rusia adalah kebohongan.

Sebelumnya pada Rabu, 21 September 2022, Presiden Putin memerintahkan mobilisasi militer untuk menghadapi perang Ukraina. Putin memperingatkan negara-negara Barat kalau dia tidak hanya menggertak dan siap menggunakan senjata nuklir demi membela Rusia.

"Jika integritas teritorial negara kami terancam, kami tanpa ragu akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi Rusia dan rakyat kami - ini bukan gertakan," kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi Rusia.

Itu akan menjadi mobilisasi militer pertama Rusia sejak Perang Dunia II. Melalui pidato televisi pagi hari, Putin menyatakan tenaga tambahan diperlukan untuk memenangkan perang, yang tidak hanya melawan Ukraina tetapi juga para pendukung Baratnya.

Secara terpisah, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Rabu 21 September 2022 mengumumkan Rusia tengah menargetkan 300 ribu pasukan cadangan untuk mendukung militernya di Ukraina.

Shoigu menjelaskan panggilan wajib militer akan terbatas pada mereka yang memiliki pengalaman sebagai tentara profesional. Di samping itu, pelajar dan mereka yang hanya bertugas sebagai wajib militer tidak akan dipanggil.

NEWSWEEK, TASS, REUTERS






PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

1 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

1 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

2 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

3 jam lalu

Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

Sebelum Denmark, Norwegia juga melaporkan kemunculan drone misterius di dekat instalasi migas-nya


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

5 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

5 jam lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

6 jam lalu

Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

Putin menerbitkan dekrit dua wilayah Ukraina resmi bergabung dengan Rusia setelah referendum di 4 wilayah.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

7 jam lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


Putin Minta Warga Rusia Pulang, Akui Kesalahan Wajib Militer ke Ukraina

8 jam lalu

Putin Minta Warga Rusia Pulang, Akui Kesalahan Wajib Militer ke Ukraina

Ini adalah pernyataan pertama Putin soal wajib militer di Rusia ke Ukraina dan mengakui adanya kesalahan.


Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

9 jam lalu

Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

Kebijakan Finlandia ini menyusul lonjakan kedatangan setelah perintah mobilisasi Rusia.