Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Reporter

Warga melakukan evakuasi paksa pengungsi etnis Rohingya dari kapal di pesisir pantai Lancok, Kecamatan Syantalira Bayu, Aceh Utara, Aceh, Kamis 25 Juni 2020. Warga terpaksa melakukan evakuasi paksa 94 orang pengungsi etnis Rohingya ke darat yang terdiri dari 15 orang laki-laki, 49 orang perempuan dan 30 orang anak-anak tanpa seizin pihak terkait, karena warga menyatakan tidak tahan melihat kondisi pengungsi Rohingya yang memprihatikan di dalam kapal sekitar 1 mil dari bibir pantai dalam kondisi. terutama anak-anak dan wanita dalam kondisi lemas akibat dehidrasi dan kelaparan. ANTARA FOTO/Rahmad

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat  mengumumkan paket bantuan kemanusiaan baru untuk etnis Rohingya di Myanmar senilai lebih dari US$ 170 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken pada Kamis, 22 September 2022, menyatakan bantuan itu termasuk bagi mereka yang berlindung ke luar negeri seperti di Bangladesh.

"Dengan pendanaan baru ini, total bantuan yang kami kucurkan dalam mengatasi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017 atau ketika lebih dari 740 ribu Rohingya terpaksa mengungsi ke tempat yang aman di Cox's Bazar, Bangladesh," kata Blinken seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 23 September 2022.

Bantuan tersebut datang sekitar sebulan setelah badan pengungsi PBB menyebut dana bantuan bagi pengungsi Rohingya sangat kekurangan atau minim.

Anak-anak pengungsi Rohingya dibawa untuk diperiksa kemungkinan tanda malnutrisi di pusat Perlawanan Terhadap Kelaparan di kamp Kutupalong, Cox's Bazar, Bangladesh, 7 Desember 2017. REUTERS/Damir Sagolj

Lebih dari satu juta etnis Rohingya tinggal di kamp-kamp kumuh di Bangladesh selatan, yang telah menjadi area pemukiman pengungsi terbesar di dunia. Prospek mereka untuk kembali ke Myanmar sangat kecil. Sebagian besar pengungsi ditolak kewarganegaraan dan hak-hak lainnya.

Blinken merincikan, putaran baru uang bantuan kemanusiaan Amerika Serikat mencakup lebih dari US$93 juta, yang dikucurkan melalui Kementerian Luar Negeri dan lebih dari US$77 juta disalurkan melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat. Uang bantuan dari Amerika Serikat itu, sebanyak US$138 juta dialokasikan khusus untuk program-program di Bangladesh.

Blinken menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah Bangladesh dan etnis Rohingya untuk mencari solusi atas krisis tersebut. Banyak pengungsi Rohinya adalah korban genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan serta pembersihan etnis.  

Sebagian besar etnis Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke negara tetangga Bangladesh selama tindakan keras militer pada 2017. PBB menyebut aksi itu sudah setara genosida. Etnis Rohingya adalah kelompok minoritas di Myanmar, yang sebagian besar pemeluk Islam. 

Myanmar membantah adanya genosida dengan mengatakan pihaknya melancarkan kampanye yang sah terhadap gerilyawan yang menyerang pos polisi. Myanmar menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional di Den Haag atas kekerasan tersebut. 

REUTERS

Baca juga: Hampir Semua Warga Afghanistan Kekurangan Makanan

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

1 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

1 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Hal yang Bisa Dilakukan saat Teman Kehilangan Seseorang karena Bunuh Diri

2 hari lalu

Hal yang Bisa Dilakukan saat Teman Kehilangan Seseorang karena Bunuh Diri

Teman sedang sedih dan berduka karena kehilangan seseorang akibat bunuh diri. Ini yang bisa Anda lakukan sebagai sahabat.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

3 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

6 hari lalu

KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

Pendamping keluarga korban mutilasi Michael Himan mengatakan ia berharap negara melalui LPSK memberikan bantuan terhadap keluarga


Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

6 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

7 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

7 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

7 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


Kekeringan di Kawasan Tanduk Afrika Terburuk dalam 40 Tahun

8 hari lalu

Kekeringan di Kawasan Tanduk Afrika Terburuk dalam 40 Tahun

Kawasan tanduk Afrika mengalami kekeringan yang terburuk dalam 40 tahun, yang bisa mengarah pada bencana kelaparan.