Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Reporter

Sejumlah pengunjuk rasa turun ke jalan saat memprotes aksi kudeta militer di Yangon, Myanmar, 19 Februari 2021. Militer Mynamar menuduh kemenangan partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) di Pemilu November 2020 curang. Suu Kyi juga ditangkap dengan dakwaan baru. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertahanan Jepang pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan terhitung mulai tahun depan akan menghentikan pelatihan untuk anggota militer Myanmar. Kebijakan tersebut buntut dari eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi.

Sebelumnya pada Juli 2022, junta Myanmar mengeksekusi empat tahanan, termasuk seorang mantan anggota parlemen dari partai Aung San Suu Kyi dan seorang aktivis terkemuka. Pelaksanaan hukuman mati tersebut adalah yang pertama bagi Myanmar dalam beberapa dekade.

Mayor Hein Thaw Oo melatih rekrutan di wilayah perbatasan yang dikendalikan pemberontak Myanmar.[Supplied/Myanmar Now]

Sebelum militer Myanmar mengeksekusi empat tahanan itu, Menteri Pertahanan Jepang saat itu, Nobuo Kishi telah meminta junta untuk segera mengakhiri kekerasan dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memulihkan demokrasi.

"Setelah eksekusi (tidak ada upaya reformasi dari junta), kami memutuskan tidak tepat untuk mempertahankan kerja sama dan pertukaran bidang pertahanan dengan Myanmar,” kata sumber di Kementerian Pertahanan Jepang, yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip dari Japan Times, Jumat, 23 September 2022.

Sejak 2015, Jepang telah menerima 30 anggota militer Myanmar sebagai pelajar di berbagai fasilitas pertahanan di Jepang, di antaranya Akademi Pertahanan Nasional. Program ini dimaksudkan untuk membantu para siswa memperoleh pengetahuan yang benar tentang demokrasi dan kepemimpinan sipil militer melalui interaksi dengan Pasukan Bela Diri.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan saat ini ada 11 personel militer Myanmar yang masih berada di Jepang, yang mengikuti program tersebut. Mereka akan diizinkan untuk menyelesaikan pelatihan mereka. Akan tetapi, pendaftaran baru untuk program ini akan dihentikan.

Sebagai penyedia utama bantuan ekonomi ke Myanmar, Tokyo memiliki hubungan jangka panjang dengan militer negara itu. Setelah kudeta di Myanmar pada 2021, Jepang mengumumkan akan menghentikan semua bantuan baru, meskipun tidak memberikan sanksi individu kepada komandan militer dan polisi.

Sebelumnya, keputusan untuk melanjutkan pelatihan personel militer setelah kudeta dikritik keras oleh kelompok-kelompok HAM.

“Sangat mengejutkan Jepang memberikan pelatihan militer kepada taruna Myanmar, di mana saat yang sama Angkatan Bersenjatanya melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan pada rakyat Myanmar,” demikian keterangan organisasi HAM dunia Human Rights Watch, tahun lalu. 

The Japan Times

Baca juga: Volodymyr Zelensky Minta Warga Rusia Memprotes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

3 jam lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

22 jam lalu

Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

Pemerintah Jepang kemungkinan akan melegalkan ganja untuk kepentingan pengibatan.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

1 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

1 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

1 hari lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

1 hari lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


KM Talks 9.0, Pelatihan UMKM Ala Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan

2 hari lalu

KM Talks 9.0, Pelatihan UMKM Ala Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan

Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan (KMTS) sukses menyenggarakan program KM Talks 9.0 berupa Pelatihan UMKM secara daring


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

2 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

3 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

3 hari lalu

Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

Ma'ruf Amin melaporkan sejumlah poin yang dibahas dalam pertemuannya dengan PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Senin, 26 September 2022.