Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 28 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, JakartaGaruda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022, kata Country Manager Malaysia Garuda Indonesia Fredrik Kasiepo di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Jumat, 23 September 2022.

“Penambahan jadwal dikarenakan permintaan dari pelanggan, baik penumpang dan kargo,” kata Fredrik.

Garuda akan menambah hari pelayanan penerbangan langsung Jakarta-Kuala Lumpur dan rute sebaliknya, sehingga maskapai nasional RI itu akan beroperasi setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

Saat ini, Garuda Indonesia melayani jadwal penerbangan langsung Jakarta-Kuala Lumpur dan sebaliknya, setiap Kamis dan Minggu.

Dari Jakarta, pesawat dengan nomor penerbangan GA820 berangkat pada pukul 08.30 WIB dan sampai di Kuala Lumpur pukul 11.50 waktu setempat (10.50 WIB).

Dari Kuala Lumpur, pesawat bernomor penerbangan GA821 berangkat pada pukul 12.50 waktu setempat (11.50 WIB) dan tiba di Jakarta pada pukul 14.00 WIB.

Dia juga mengatakan bahwa Citilink, yang merupakan anak usaha Garuda, juga melayani penerbangan pergi-pulang Kuala Lumpur-Jakarta dan Penang-Kualanamu Medan setiap hari.






Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

1 jam lalu

Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

Setelah penunjukan seorang politisi batal, Malaysia kemungkinan menunjuk diplomat karier sebagai dubesnya di Jakarta yang lowong sejak April lalu.


Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

21 jam lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Hukum Pidana dalam Perkara PKPU dan Kepailitan

1 hari lalu

Hukum Pidana dalam Perkara PKPU dan Kepailitan

Dalam praktiknya, tidak jarang ditemukan seseorang atau badan hukum yang terkena kasus PKPU atau pailit dan bersamaan telah dalam proses penyidikan.


Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

2 hari lalu

Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pengajuan permohonan chapter 15 itu tindak lanjut atas penundaan kewajiban pembayaran utang


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

2 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

3 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

3 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

5 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

5 hari lalu

AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

Station Manager AirAsia Budi Pebrianto mengatakan jadwal penerbangan internasional AirAsia rute Kuala Lumpur - Padang - Kuala Lumpur periode Summer 20


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

7 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.