Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Reporter

Presiden kapal pesiar Princess Cruises, Jan Swartz ( tengah) menyapa seorang penumpang dengan cara membungkuk setelah berakhirnya masa karantina wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di dermaga di Yokohama, Jepang, 20 Februari 2020 Princess Cruises via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan pada bulan depan. Langkah ini diharapkan bisa memulihkan sektor pariwisata Jepang.  

Jepang sebelumnya cukup ketat dalam memberlakukan kebijakan Covid-19 di wilayah perbatasan dibanding negara-negara dengan perekonomian terbesar lainnya di dunia. Selama dua tahun, Jepang benar-benar menutup pintu dari turis asing hingga pada Juni 2022 lalu, Jepang secara bertahap mulai membuka pintu bagi turis asing.

Pengumuman Kishida itu, disampaikan dalam sebuah pidato di Bursa Saham New York, di mana sebelumnya pada Mei 2022, Kishida menyebut akan membuat wilayah perbatasannya lebih terkendali sejalan dengan negara-negara G7 lainnya.

“Kami adalah sebuah bangsa yang berkembang, di mana orang-orang, barang dan modal bisa bergerak bebas,” kata Kishida, Kamis, 22 September 2022.

Seorang pria dengan pakaian pelindung terlihat di dek keenam kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Infeksi virus corona di dalam kapal mewah berbendera Inggris ini meningkat menjadi 621 orang pada Rabu. Twitter/@DAXA_TW/REUTERS.

Menurut Kishida, Covid-19 telah menjadi gangguan pada banyak sektor. Namun terhitung mulai 11 Oktober 2022, Jepang akan merelaksasi aturan di area perbatasan agar sama dengan Amerika Serikat. Bukan hanya itu, Jepang juga akan melanjutkan perjalanan bebas visa serta perjalanan individu.

Jepang berkeras pelancong yang masuk ke Negeri Sakura itu, harus mau mematuhi aturan Covid-19 negara itu dan apa yang telah direncanakan biro-biro perjalanan. Sebelum pandemi Covid-19, Jepang memiliki perjanjian bebas visa dengan 70 negara dan wilayah, di antaranya Amerika Serikat, Uni Eropa dan beberapa negara Asia yang bertetangga dengan Jepang.

Para pengusaha dan perusahaan biro perjalanan melakukan sejumlah lobi agar Jepang mau melonggarkan aturan perbatasan. Sebab saat ini mereka sudah tertinggal dari mitra-mitra dagang mereka dan ini bisa menyebabkan Jepang mengalami kejatuhan ekonomi.            

“Kami akan melihat sebuah dampak yang signifikan pada perekonomian,” kata Shinichi Inoue, Presiden All Nippon Airways, Jumat, 23 September 2022. Dia menambahkan, turunnya mata uang yen terhadap USD yang cukup signifikan telah menjadi daya Tarik yang besar bagi para pelancong.     

Sumber: Reuters

Baca juga: Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

43 menit lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

7 jam lalu

Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

Kebijakan Finlandia ini menyusul lonjakan kedatangan setelah perintah mobilisasi Rusia.


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

9 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

22 jam lalu

Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

Pemerintah Jepang kemungkinan akan melegalkan ganja untuk kepentingan pengibatan.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

1 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

1 hari lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

1 hari lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

2 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.