Raja Charles III Berencana Revisi Undang-Undang

Reporter

Raja Inggris Charles III berbicara selama Dewan Aksesi di Istana St James, di mana ia secara resmi menyatakan raja baru Inggris, setelah kematian Ratu Elizabeth II, di London, Inggris 10 September 2022. Raja Charles III secara resmi akan dinobatkan sebagai pengganti Ratu Elizabeth III. Victoria Jones/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Raja Charles III sedang mempertimbangkan untuk menulis ulang undang-undang wilayah yang berusia 85 tahun. Jika benar dilakukan, maka itu dapat berdampak pada Pangeran Andrew dan Pangeran Harry yang mungkin saja akan kehilangan ‘status pengganti’ mereka sebagai penasihat negara.

Di bawah aturan saat ini, kedua pangeran tersebut dan Putri Beatrice dapat dipanggil sebagai penasihat negara untuk sementara mewakili Raja Charles III jika dia tidak dapat menjalankan tugas resmi karena sakit atau sebab lain. Menurut Undang-Undang wilayah tahun 1937, penasehat negara adalah istri/suami si penguasa dan empat orang berikutnya dalam garis keturunan si penguasa yang berusia di atas 21 tahun.

Akan tetapi dilansir dari Telegraph, Raja Charles III dilaporkan mempertimbangkan untuk menulis ulang undang-undang untuk mencegah bangsawan yang tidak bekerja menjadi penasihat negara. Langkah itu akan membuat Andrew, Harry dan Beatrice tidak dapat memenuhi syarat untuk peran itu.

Raja Charles III menyapa warga yang mengantre untuk memberikan penghormatan kepada Ratu Inggris Elizabeth di London, Inggris, 17 September 2022. REUTERS/Tom Nicholson

Perubahan garis suksesi sejak kematian Ratu Elizabeth II berarti Camilla sebagai Permaisuri baru, Pangeran William, Pangeran Harry, Pangeran Andrew, dan Putri Beatrice yang baru ditambahkan, merupakan penasihat negara saat ini.

Andrew, yang bergelar Duke of York, bukan lagi bangsawan yang bekerja untuk kerajaan, setelah mundur dari tugas publik pada November 2019. Dia tersangkut kasus setelah muncul reaksi terhadap persahabatannya dengan terpidana pedofil Jeffrey Epstein. Sejak kematian ibunya minggu lalu, ada pengawasan baru atas statusnya sebagai penasihat negara.

Ketakutan Ratu terhadap Covid-19 pada Februari menyalakan kembali perdebatan pada saat suaminya Pangeran Philip memegang peran bersama dengan Charles, William, Harry dan Andrew. Pada saat itu, Charles juga tertular Covid-19, William sedang berada di Dubai, Andrew telah mundur secara permanen dari kehidupan kerajaan saat dia berjuang melawan kasus pelecehan seksual sipil, dan Harry tinggal di Amerika setelah keluar dari jabatan senior di Kerajaan Inggris.

Penasihat negara diberi wewenang untuk melaksanakan sebagian besar tugas resmi Penguasa, misalnya menghadiri pertemuan Dewan Penasihat, rutin menandatangani dokumen, dan menerima kredensial duta besar baru untuk Inggris.

Raja Charles III dan Pangeran William menggantikan Ratu Elizabeth pada Mei 2022 untuk membuka sesi parlemen baru ketika Ratu tidak dapat melakukannya karena masalah mobilitas. Namun, ada sejumlah fungsi konstitusional inti yang tidak boleh didelegasikan. 

Contohnya, urusan Persemakmuran dan pembubaran parlemen, kecuali atas instruksi tegas dari Penguasa (Raja / Ratu Inggris). Fungsi konstitusional yang juga tidak bisa didelegasikan adalah pembentukan rekan sejawat dan pengesahan perdana menteri.

INDEPENDENT | NESA AQILA

Baca juga: Putri Anne Pakai Blazer dari Pemakaman Putri Diana 25 Tahun Silam

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






PM Sunak Pecat Menteri Zahawi, Buntut Kasus Pelanggaran Pajak

2 jam lalu

PM Sunak Pecat Menteri Zahawi, Buntut Kasus Pelanggaran Pajak

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak memecat ketua Partai Konservatif Nadhim Zahawi dari pemerintahan karena masalah pembayaran pajak


DPR Sebut Kebijakan Utang Pemerintah Tak Melanggar Undang-undang

1 hari lalu

DPR Sebut Kebijakan Utang Pemerintah Tak Melanggar Undang-undang

Said Abdullah menegaskan tak ada norma peraturan perundang-undangan yang dilanggar oleh pemerintah dalam menjalankan kebijakan utang.


Buat Podcast Kisah Shamima Begum Bergabung dengan ISIS, BBC Dikecam

2 hari lalu

Buat Podcast Kisah Shamima Begum Bergabung dengan ISIS, BBC Dikecam

Shamima Begum bergabung dengan ISIS saat masih sangat belia, berumur 15 tahun, pada 2015.


Oasis Siap Reuni, Konflik Noel dan Liam Berakhir ?

3 hari lalu

Oasis Siap Reuni, Konflik Noel dan Liam Berakhir ?

Noel dan Liam Gallagher dikabarkan sudah baikan dan siap menggelar konser bersama Oasis


Persiapan ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta Hampir 100 Persen, Ini yang Masih Jadi Pekerjaan

3 hari lalu

Persiapan ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta Hampir 100 Persen, Ini yang Masih Jadi Pekerjaan

Banyaknya tamu mancanegara pada ASEAN Tourism Forum 2023 ini diharapkan menjadi momentum promosi pariwisata Yogyakarta kepada dunia.


4 Negara Ini Terapkan ERP Alias Sistem Electronic Road Pricing, Begini Aturannya

8 hari lalu

4 Negara Ini Terapkan ERP Alias Sistem Electronic Road Pricing, Begini Aturannya

Electronic Road Pricing atau ERP telah diterapkan di beberapa negara, salah satunya di Asia adalah Singapura. Begini aturan-aturannya.


Perawat di Inggris Akan Mogok Kerja Lagi

8 hari lalu

Perawat di Inggris Akan Mogok Kerja Lagi

Puluhan ribu perawat di Inggris akan mogok pada bulan depan untuk menuntut kenaikan gaji.


Perdana Menteri Rishi Sunak Kena Denda karena Tak Pakai Sabuk Pengaman

8 hari lalu

Perdana Menteri Rishi Sunak Kena Denda karena Tak Pakai Sabuk Pengaman

Rishi Sunak sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf karena naik mobil tak pakai sabuk pengaman.


Kanada Panggil Dubes Rusia Menyusul Serangan terhadap Warga Sipil Ukraina

10 hari lalu

Kanada Panggil Dubes Rusia Menyusul Serangan terhadap Warga Sipil Ukraina

Kanada memanggil duta besar Rusia, Rabu, menyusul serangan di apartemen Kota Dnipro, Ukraina, yang menewaskan sedikitnya 45 orang


Mengenal Sir Jim Ratcliffe Pemilik Ineos yang Berminat Membeli Manchester United

10 hari lalu

Mengenal Sir Jim Ratcliffe Pemilik Ineos yang Berminat Membeli Manchester United

Melalui perusahaan energi Ineos, Sir Jim Ratcliffe mengajukan penawaran untuk membeli Manchester United