81 Warga Tajikistan Tewas dalam Bentrokan dengan Kyrgyzstan

Reporter

Seorang pemuda mengecek mobil hangus dalam konflik etnis di Kyrgyzstan (11/6). AP/fergana.ru

TEMPO.CO, Jakarta - Tajikistan mengumumkan ada 35 warganya yang tewas dalam bentrokan di perbatasan dengan Kyrgyzstan. Dengan begitu, korban tewas dari pihak Tajikistan sebanyak 81 orang.

Kementerian Luar Negeri Tajikistan melalui Facebooknya menjelaskan dari 35 orang yang tewas itu, terdapat warga sipil, perempuan dan anak-anak. Sebanyak 139 orang luka-luka dalam konflik di perbatasan baratdaya Tajikistan dan Kyrgyzstan.

Sementara itu, jumlah korban tewas dari kubu Kyrgyzstan naik menjadi 46 orang. Dengan bertambahnya jumlah korban, maka ini menjadi bentrokan terburuk yang pernah terjadi di antara kedua negara di kawasan Asia tengah dalam beberapa tahun terakhir.

     

Kyrgyzstan mengatakan hampir 136 ribu warganya sudah dievakuasi dari sejumlah desa dekat Tajikistan. Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu, 18 September 2022, menyerukan agar tidak ada lagi ketegangan antara Tajikistan dan Kyrgyzstan.

Dalam sambungan telepon dengan sejumlah pemimpin negara-negara Asia tengah, Putin mendesak mereka agar mengambil sejumlah langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan ini secepatnya dengan cara-cara damai, politik dan diplomatik.  

Tajikistan dan Kyrgyzstan adalah sama-sama negara pecahan Uni Soviet, yang sekarang bagian dari Collective Security Treaty Organisation (CSTO) yang dipimpin Rusia. Namun kedua negara sering mengalami ketegangan.

Pada Jumat, 16 September 2022, kedua negara sepakat untuk melakuan gencatan senjata. Namun tetap saja baku tembak terjadi, di mana kedua belah pihak saling tuduh telah melanggar kesepakatan.

“Setelah banyak terjadi bentrokan pada Sabtu, 17 September 2022, malam berjalan tenang tanpa insiden. Kepala negara telah mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan situasi, mencegah tindakan yang bisa memancing naiknya ketegangan lewat sebuah cara yang damai,” demikian keterangan otoritas Kyrgyzstan.          

Sumber: aljazeera.com

Baca juga: Kyrgyzstan Memanas, Mantan Presiden Atambayev Jadi Target Penembakan

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Republik Demokratik Kongo Catat Ada 272 Warga Sipil Tewas dalam Pembantaian

3 hari lalu

Republik Demokratik Kongo Catat Ada 272 Warga Sipil Tewas dalam Pembantaian

Kongo mengkonfirmasi ada 272 warga sipil tewas dalam pembantaian di kota timur Kishishe pekan lalu


Dubes Fadjroel Rachman Jalankan Diplomasi Pencak Silat di Kazakhstan dan Tajikistan

8 hari lalu

Dubes Fadjroel Rachman Jalankan Diplomasi Pencak Silat di Kazakhstan dan Tajikistan

Pencak silat merupakan salah satu program strategis KBRI Astana karena masyarakat Kazakhstan dan Tajikistan senang dengan olahraga bela diri ini.


Satu Korban Lagi Ditemukan, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

9 hari lalu

Satu Korban Lagi Ditemukan, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Pencarian korban tanah longsor dampak gempa Cianjur, Jawa Barat, berhasil menemukan satu orang meninggal dunia.


Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

9 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

Bom bunuh diri telah terjadi di kota Quetta, Pakistan, di mana pelaku mengincar aparat kepolisian. Taliban mengklaim bertanggung jawab.


Bantuan Tiba saat Korban Gempa Cianjur Mulai Diserang Penyakit

15 hari lalu

Bantuan Tiba saat Korban Gempa Cianjur Mulai Diserang Penyakit

Bantuan untuk korban gempa Cianjur mulai mengalir ke Cugenang.


Gempa Cianjur, BNPB Cerita Selamatkan Anak 6 Tahun Terjebak Reruntuhan 2 Hari

16 hari lalu

Gempa Cianjur, BNPB Cerita Selamatkan Anak 6 Tahun Terjebak Reruntuhan 2 Hari

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan total ada 6.000 petugas dikerahkan untuk proses evakuasi warga korban gempa Cianjur


Lockdown Sebulan, Bentrokan Meletus di Pabrik Utama iPhone di China

16 hari lalu

Lockdown Sebulan, Bentrokan Meletus di Pabrik Utama iPhone di China

Ratusan pekerja di pabrik pembuat iPhone utama Apple Inc. di China bentrok dengan petugas keamanan


Pelaku Pemukulan di PTIK Mengaku sebagai Anak Kombes, Ibu Korban Mempertanyakan Visum

19 hari lalu

Pelaku Pemukulan di PTIK Mengaku sebagai Anak Kombes, Ibu Korban Mempertanyakan Visum

Ibu dari remaja berinisial FB, 16 tahun, yang diduga jadi korban pemukulan oleh seorang anak polisi berpangkat kombes belum terima hasil visum.


116 Mahasiswa IPB Jadi Korban Pinjol, Pelaku Hanya Komunikasi Lewat Zoom

20 hari lalu

116 Mahasiswa IPB Jadi Korban Pinjol, Pelaku Hanya Komunikasi Lewat Zoom

Pelaku tidak pernah bertemu langsung dengan mahasiswa IPB University korban jeratan pinjol.


Andrzej Duda Belum Temukan Bukti Siapa Penembak Rudal ke Perbatasan Polandia - Ukraina

23 hari lalu

Andrzej Duda Belum Temukan Bukti Siapa Penembak Rudal ke Perbatasan Polandia - Ukraina

Andrzej Duda belum menemukan bukti yang memperlihatkan siapa yang menembakkan rudal hingga menyebabkan ledakan di Desa Przewodow