Najib Razak: Sudah Dipenjara, Gelar Kehormatan Dicabut Pula

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Bekas PM Malaysia, Najib Razak, dan istri, Rosmah Mansor. Malaysian Insight

TEMPO.CO, Jakarta - Nasib mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sungguh tragis. Setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi dan harus masuk penjara, gelar kehormatan yang diperoleh selama berkuasa dipreteli pula.

Setidaknya ada tiga gelar Najib yang ditarik oleh pemberinya. Terakhir, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Penang telah dicabut mulai Kamis ini, 15 September 2022, demikian dilaporkan Free Malaysia Today.

Najib dianugerahi Darjah Utama Pangkuan Negeri dengan gelar Dato’ Seri Utama, pada 2009.

Dalam sebuah pernyataan, wakil sekretaris negara Penang Zakuan Zakaria mengatakan gubernur Ahmad Fuzi Razak setuju agar pemerintah negara bagian mencabut gelar tersebut sehubungan dengan keputusan Pengadilan Federal yang menghukum Najib dalam kasus SRC International pada 23 Agustus 2022.

Zakuan mengatakan pencabutan itu sesuai dengan wewenang gubernur di bawah konstitusi negara bagian Penang serta aturan terkait tentang penghargaan negara.

Sebelumnya, pada 12 September Sultan Syarafuddin Idris Shah dari Selangor mencabut dua gelar yang diberikan kepada Najib.

Najib dianugerahi Darjah Kebesaran Seri Paduka Mahkota Selangor Kelas Pertama yang menyandang gelar Dato’ Seri, pada tahun 2004.

Sebelumnya, ia pernah dianugerahi Darjah Kebesaran Dato’ Paduka Mahkota Selangor Kelas Kedua yang menyandang gelar Dato, pada tahun 1992.

Gelar istri Najib, Rosmah Mansor, juga dicabut setelah dia dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan korupsi di Pengadilan Tinggi pada 1 September 2022.

Istri Najib ini pernah dianugerahi Darjah Seri Paduka Mahkota Selangor Kelas Pertama yang menyandang gelar Datin Paduka Seri, pada 2005.

Pada Oktober 2018, istana Negeri Sembilan mencabut gelar yang diberikan kepada Najib dan Rosmah Mansor.






Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

16 jam lalu

Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Nurul Izzah tidak dibayar untuk peran penasihat senior.


Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

1 hari lalu

Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

Pameran produk ekonomi kreatif Malaysia di Kota Batam direncanakan akan digelar rutin setiap tahun.


50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

3 hari lalu

50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

Rangkaian acara tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk usaha kreatif pengusaha Malaysia tetapi juga Kota Batam.


Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

4 hari lalu

Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

Sekitar 30 organisasi masyarakat berkumpul di luar Kedutaan Swedia di Kuala Lumpur hari ini untuk memprotes pembakaran Al Quran.


Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

4 hari lalu

Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

Pengadilan Luksemburg memenangkan Malaysia dari keharusan membayar ganti rugi sebesar hampir Rp224 triliun terhadap keturunan Sultan Sulu


Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

5 hari lalu

Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

Seorang bocah laki-laki di Bangladesh terbawa sampai ke Malaysia saat bermain petak umpet. Ia berada di dalam kontainer selama 6 hari.


Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

5 hari lalu

Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

Sebagai negara serumpun dengan mayoritas penduduk beragama Islam, perbandingan biaya haji di Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan.


Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

6 hari lalu

Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

Uni Eropa menegaskan tidak ada diskriminasi minyak sawit, di tengah meningkatnya tensi dengan Indonesia dan Malaysia.


Maling di Malaysia Tertidur Usai Tenggak Minuman Keras Milik Korban

7 hari lalu

Maling di Malaysia Tertidur Usai Tenggak Minuman Keras Milik Korban

Seorang maling ditangkap gara-gara tertidur di sebuah rumah yang dibobolnya di Taman Tanjung di Bahau, Jempol, Malaysia


Peluang Investasi di IKN, Kepala Otorita Sebut Lebih dari 70 Perusahaan Berminat

8 hari lalu

Peluang Investasi di IKN, Kepala Otorita Sebut Lebih dari 70 Perusahaan Berminat

IKN telah memiliki payung hukum yang kuat sehingga rencana pembangunannya dipastikan terus berlanjut.