Amerika Tak Mau Dikaitkan dengan Kunjungan mantan Duta Besar Bill Richardson

Reporter

Bendera Rusia berkibar di luar Konsulat Jenderal Federasi Rusia di New York di Manhattan, New York City, AS, 2 Agustus 2021. [REUTERS/Andrew Kelly]

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat membantah ada sangkut-paut dengan kunjungan Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Bill Richardson, ke Rusia. Sumber mengatakan pada Reuters kalau Richardson, yang secara pribadi bekerja mengamankan pembebasan tahanan Amerika di luar negeri, mengadakan pertemuan di Rusia minggu ini.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat memberikan sinyalemen kalau setiap upaya luar untuk membantu mengamankan pembebasan warga Amerika yang ditahan di luar negeri, harus sepenuhnya dikoordinasikan dengannya. Kementerian menilai upaya semacam itu berisiko memperumit masalah.

"Dalam hal ini kami percaya bahwa setiap upaya yang berada di luar jalur yang ditunjuk secara resmi berpotensi memperumit apa yang sudah menjadi tantangan luar biasa rumit yang kami hadapi," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price, dalam jumpa pers.

Price mengatakan pemerintah Amerika Serikat telah menghubungi Richardson Center. Kendati demikian ia menegaskan, perjalanan Richardson tidak dikoordinasikan dengan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Moskow.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan Richardson, yang juga mantan Gubernur New Mexico, sedang dalam perjalanan kembali. Sumber tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dengan siapa dia bertemu atau bagaimana pertemuannya berlangsung.

Richardson sebelumnya telah terlibat dalam pembebasan beberapa tahanan tingkat tinggi, di antaranya warga Amerika, Danny Fenster, yang dibebaskan dari penjara Myanmar pada tahun lalu. Kremlin tidak mengomentari perjalanan Richardson ke Rusia.

"Saya tidak punya (informasi) apa-apa untuk disampaikan pada Anda tentang hal ini," kata Juru Bicara Kantor Kepresidenan Rusia.

Seorang juru bicara Richardson mengatakan dia tidak dapat mengomentari ihwal perjalanan Richardson ke Rusia saat ini. Richardson Center juga mengatakan tidak bisa berkomentar.

Rusia saat ini masih bintang WNBA Brittney Griner dan mantan anggota Marinir Amerika Serikat Paul Whelan. Griner adalah atlet peraih medali emas Olimpiade dua kali dan bintang Asosiasi Bola Basket Perempuan Nasional (WNBA). Griner sudah divonis hukuman sembilan tahun penjara oleh otoritas Rusia atas tuduhan penyalahgunaan narkoba pada 4 Agustus 2022.

Griner ditangkap di bandara Sheremetyevo Moskow pada Februari 2022 dengan selongsong vape berisi minyak hashish di bagasinya. Ganja ilegal di Rusia. Sang pebasket itu mengaku telah diberi resep ganja sebagai obat medis di Amerika Serikat untuk menghilangkan rasa sakit akibat cedera kronis.

Sedangkan Whelan pada 2020 dijatuhi hukuman 16 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan mata-mata. Dia membantah tuduhan itu.

Amerika Serikat pada Agustus mengatakan telah mengajukan "tawaran substansial" di atas meja untuk mengamankan pembebasan kedua warganya itu. Sementara Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pada bulan lalu bahwa pihaknya terlibat dalam "diplomasi diam-diam" dengan Amerika Serikat tentang potensi pertukaran tahanan yang dapat mencakup Griner dan Whelan.

REUTERS

Baca juga: Sipir Penjara Malaysia Dihukum 3 Tahun, Peras Napi Rp9,8 Juta

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini






Wartawan AS Meninggal Saat Liput Argentina-Belanda di Piala Dunia

34 menit lalu

Wartawan AS Meninggal Saat Liput Argentina-Belanda di Piala Dunia

Wartawan sepak bola terkenal Grant Wahl meninggal setelah menderita "stres akut" ketika meliput Argentina melawan Belanda dalam Piala Dunia Qatar


AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

55 menit lalu

AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina ketika hubungan Rusia dengan Iran makin erat diduga terkait pasokan rudal balistik.


AS Beri Hibah Rp10 T untuk Infrastruktur dan UMKM di 5 Provinsi

1 jam lalu

AS Beri Hibah Rp10 T untuk Infrastruktur dan UMKM di 5 Provinsi

Pemerintah AS memberikan hibah dalam program Indonesia Compact senilai Rp10 triliun untuk infrastruktur dan UMKM di 5 provinsi.


Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

5 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


2 Anggota DPR Amerika Curiga Ada Dugaan Pelanggaran oleh Neuralink

5 jam lalu

2 Anggota DPR Amerika Curiga Ada Dugaan Pelanggaran oleh Neuralink

Dua anggota DPR Amerika Serikat menuntut Kementerian Pertanian mengevaluasi neuro-teknologi yang dikembangkan oleh Neuralink.


Top 3 Dunia: Arab Saudi dan Huawei Kerja Sama

7 jam lalu

Top 3 Dunia: Arab Saudi dan Huawei Kerja Sama

Top 3 dunia pada 9 Desember 2022, di urutan pertama berita tentang Arab Saudi dan Huawei yang sepakat bekerja sama. Ini membuat Amerika waswas.


Geger Dugaan Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi Ditahan

8 jam lalu

Geger Dugaan Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi Ditahan

Angkatan Laut Amerika Serikat memastikan kabar Nancy Pelosi ditahan Kementerian Pertahanan Amerika hanyalah rumor.


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

17 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Kalah Gugatan, Penolakan Okinawa atas Relokasi Pangkalan AS Berakhir?

17 jam lalu

Kalah Gugatan, Penolakan Okinawa atas Relokasi Pangkalan AS Berakhir?

Mahkamah Agung Jepang menolak permohonan Pemerintah Prefektur Okinawa untuk menghentikan pembangunan tempat relokasi pangkalan AS


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

18 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.