Kisah Abdul Ahad Mohmand Kosmonot Afghanistan Pertama ke Luar Angkasa

Abdul Ahad Mohmand. Foto : Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Abdul Ahad Mohmand berasal dari suku Momand, Pashtun, Afghanistan yang menyelesaikan pendidikannya di Universitas Kabul pada 1976. Kemudian, ia menghadiri Akademi Udara Militer Gagarin di Monino, Uni Soviet.

Setelah lulus, Mohmand bertugas di Angkatan Udara Afghanistan dan kemudian dilatih di Uni Soviet sebagai pilot dan astronot profesional. Awalnya, ia masuk ke dalam cadangan bagi kosmonot Afghanistan lainnya, Mohammad Dauran Ghula Masum di Misi Soyuz TM-6. 

Menyelesaikan pelatihan kosmonotnya, Mohmand meluncur ke luar angkasa sebagai kosmonot penelitian pada 29 Agustus 1988 dengan Komandan Vladimir Lyakhov dan Insinyur Penerbangan Valery Polyakov. Diikutsertakannya Mohmand dalam misi merupakan simbol penting selama Perang Soviet-Afghanistan.

Perjalanan Luar Angkasa Abdul Ahad Mohmand

Uni Soviet menganugerahi penghargaan Ordo Lenin dan gelar Pahlawan kepada Abdul Ahad Mohmand, karena melakukan eksperimen penelitian dan melakukan pengamatan Afganistan dari luar angkasa selama 9 hari. Pada 6 September, Mohmand dan Lyakhov meninggalkan Mir dengan menumpang Soyuz TM-5 yang pendaratan awal gagal karena gangguan sinar matahari, yang menyebabkan kebingungan pada sensor inframerah.

Selama sembilan hari tinggal di stasiun luar angkasa Mir, Mohmand mengambil foto negaranya, berpartisipasi dalam eksperimen astrofisika, medis, dan biologi. Dia juga berbicara dengan Presiden Afghanistan Mohammed Najibullah. 

Mohmand menjadi kosmonot pertama yang berbicara bahasa Pashto, salah satu dari dua bahasa resmi Afghanistan. Ia melakukan panggilan telepon ke ibunya, yang khawatir akan keselamatan putranya. 

Lalu, ia diangkat menjadi Deputi Menteri Penerbangan Sipil dengan masa jabatan yang pendek, karena kegagalan pasukan Uni Soviet melawan pengambilalihan dari Mujahidin. Ini menandai runtuhnya Pemerintahan Najibullah pada 1992, Mohmand memutuskan untuk pindah ke Jerman dan menjadi warga negara Jerman pada 2003. 

Menjadi pengungsi politik, Abdul Ahad Mohmand memutuskan bekerja di layanan percetakan dan sekarang berprofesi sebagai akuntan yang tinggal di Ostfildern, Jerman. 

BALQIS PRIMASARI 

Baca: Shukor dan 7 Astronot Muslim Lain yang Menjelajah Antariksa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

1 hari lalu

Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

Kementerian Pendidikan Tinggi yang dikelola Taliban melarang universitas swasta di Afghanistan mengizinkan siswa perempuan mengikuti ujian masuk


Kisah Pemburu Nazi: Tak Akan Berhenti, meski Tersangka Sudah Makin Renta

2 hari lalu

Kisah Pemburu Nazi: Tak Akan Berhenti, meski Tersangka Sudah Makin Renta

Pemburu Nazi tetap berharap pelaku Holocaust mendapat hukuman berat, bahkan ketika para tersangka tersisa banyak yang sekarang berusia akhir 90-an


Pasukan Rusia Pelajari Cara Kalahkan Tank Leopard 2 dan Abrams

3 hari lalu

Pasukan Rusia Pelajari Cara Kalahkan Tank Leopard 2 dan Abrams

Pasukan Rusia sedang mempelajari cara menghancurkan tank Leopard 2 dan M1 Abrams, yang akan dikirim Barat ke Ukraina, dengan pelatihan khusus


Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

3 hari lalu

Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 26 Januari 2023 diawali oleh kabar Putin ogah berkomentar tentang keputusan Jerman mengirim tank ke Ukraina


Membandingkan Tank Abrams dan Leopard 2 untuk Ukraina, Ini Spesifikasinya

3 hari lalu

Membandingkan Tank Abrams dan Leopard 2 untuk Ukraina, Ini Spesifikasinya

Jerman dan Rusia menyumbangkan tank Leopard 2 dan Abrams untuk Ukraina dalam perang melawan Rusia.


Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

4 hari lalu

Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

Banyak warga Afghanistan tidak mampu membeli bahan bakar untuk menghangatkan rumah-rumah di suhu jauh di bawah titik beku.


Peroleh Tank Leopard 2 dari Jerman, Ukraina Dihujani Rudal Rusia

4 hari lalu

Peroleh Tank Leopard 2 dari Jerman, Ukraina Dihujani Rudal Rusia

Rusia meluncurkan rentetan rudal ke Ukraina, sehari setelah Kyiv mengamankan janji Barat untuk memperoleh puluhan tank medan perang modern Leopard 2


Diduga Mata-mata Rusia, Warga Jerman Dibekuk di Bandara Munich

4 hari lalu

Diduga Mata-mata Rusia, Warga Jerman Dibekuk di Bandara Munich

Pemerintah Jerman dilaporkan mengusir 40 "mata-mata" Rusia pada April, menurut badan intelijen domestik.


Ukraina Berharap Dapat Jet Tempur Setelah Amankan Tank Leopard 2

4 hari lalu

Ukraina Berharap Dapat Jet Tempur Setelah Amankan Tank Leopard 2

Ukraina akan mendorong pengiriman jet tempur generasi keempat Barat seperti F-16 Amerika setelah mengamankan lusinan tank tempur kelas atas dari sekutu aliansi militer Barat, NATO.


Jerman Berikan Leopard 2, Ini Daftar Negara Sekutu yang Ikut Kirim Tank ke Ukraina

4 hari lalu

Jerman Berikan Leopard 2, Ini Daftar Negara Sekutu yang Ikut Kirim Tank ke Ukraina

Jerman mengirimkan tank Leopard 2 ke Ukraina, AS juga menjanjikan tank Abrams. Selain itu, ada sejumlah negara sekutu yang menjanjikan senjata serupa.