Rusia Dilaporkan Beli Amunisi dan Roket dari Korea Utara

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melihat pedang milik Presiden Rusia, Vladimir Putin saat acara jamuan makan malam di Vladivostok, Rusia, 25 April 2019. Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Moskow membeli amunisi artileri dari Korea Utara, demikian hasil investigasi Intelijen Amerika Serikat seperti dilaporkan New York Times. Berita ini menyusul kabar militer Rusia telah mulai menggunakan drone buatan Iran.

Pejabat pemerintah Amerika Serikat mengatakan kepada Times bahwa pembelian itu menunjukkan sanksi mulai menggigit dan mengurangi kemampuan Rusia untuk mempertahankan invasinya ke Ukraina.

Laporan pada Senin, 5 September 2022 itu, mengatakan keterangan intelijen yang namanya dirahasiakan tidak memberikan rincian pembelian oleh Rusia. Dia hanya menyatakan bahwa barang-barang itu termasuk peluru artileri dan roket. 

"Rusia diperkirakan akan membeli lebih banyak peralatan seperti itu," tulis Times dikutip Reuters, Selasa, 6 September 2022.

Bulan lalu, seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa drone buatan Iran telah mengalami "banyak kegagalan". Pejabat itu menyebut, Rusia kemungkinan besar berencana untuk mengakuisisi ratusan kendaraan udara tak berawak (UAV) Mohajer-6 dan seri Shahed.

Ukraina baru-baru ini melancarkan serangan balasan di beberapa lokasi, termasuk di sekitar Kherson, yang telah diduduki Rusia sejak awal invasi. Dalam persiapan untuk serangan itu, pasukan Ukraina menyerang daerah pasokan Rusia, termasuk yang berisi artileri dan amunisi.

Para pejabat AS mengatakan sanksi Barat membatasi kemampuan Rusia untuk mengganti kendaraan dan senjata yang hancur di Ukraina. Sementara, Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa kali mengatakan operasi militer untuk denazifikasi dan demiliterisasi Ukraina sesuai rencana. 

REUTERS






Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

5 jam lalu

Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

Latvia dan Ukraina mengancam memboikot Olimpiade 2024 jika atlet Rusia dan Belarusia tampil sementara perang berlanjut di Ukraina.


Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

7 jam lalu

Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

Duta Besar Rusia untuk Amerika dibuat bingung dengan sikap Washington karena memilih menyampaikan sebuah pesan untuk Rusia, tapi lewat Mesir.


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

8 jam lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

8 jam lalu

Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

Cina menegaskan akses AS yang lebih luas ke pangkalan militer Filipina dapat mengganggu stabilitas regional dan meningkatkan ketegangan.


Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

9 jam lalu

Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

Austria pada Kamis 2 Februari 2023 mengusir empat diplomat Rusia karena melanggar perjanjian internasional


Picu Kebutaan dan Kematian, Obat Tetes Mata India Dilarang di Amerika Serikat

12 jam lalu

Picu Kebutaan dan Kematian, Obat Tetes Mata India Dilarang di Amerika Serikat

CDC Amerika Serikat menyebut obat buat India ini menyebabkan setidaknya 55 kasus kehilangan penglihatan permanen, rawat inap, dan satu kematian.


AS Unjuk Kekuatan, Korea Utara Ancam Jadikan Semenanjung Zona Perang Besar

16 jam lalu

AS Unjuk Kekuatan, Korea Utara Ancam Jadikan Semenanjung Zona Perang Besar

Korea Utara ancam ubah Semenanjung Korea menjadi "zona persenjataan perang besar dan zona perang yang lebih kritis" setelah AS gelar latihan perang


Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

18 jam lalu

Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

Israel mempertimbangkan mengirim sistem pertahanan udara ke Ukraina, termasuk Iron Dome yang selama ini diandalkan menangkis serangan roket Hamas


Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

19 jam lalu

Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

Zelensky mengakui situasi di garis depan di timur Ukraina menjadi lebih sulit setelah pasukan Rusia meningkatkan serangan dalam beberapa hari terakhir


Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

19 jam lalu

Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

AS mengintip peluang untuk membatasi kerja sama militer Myanmar dan Rusia. Washington menegaskan dukungan ke ASEAN.