Macron Ajak Aljazair Kubur Sejarah Kelam, Demi Gas Pengganti Pasokan Rusia?

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Berlin, Januari 2020. (Algeria Press Service)

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Emmanuel Macron mengajak Aljazair bersama-sama Prancis bergerak melupakan hantu sejarah yang "menyakitkan" dan menatap masa depan.

“Kita memiliki masa lalu yang kompleks dan menyakitkan. Dan itu terkadang menghalangi kita untuk melihat masa depan,” kata Macron setelah bertemu dengan Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, di Aljir, Kamis, 25 Agustus 2022.

Macron melakukan kunjungan tiga hari ke negara Afrika Utara itu sejak Kamis, demikian dilaporkan Reuters.

Trauma pemerintahan kolonial Prancis di Aljazair dan perang kemerdekaan pahit yang berakhir pada 1962 telah menghantui hubungan antara kedua negara selama beberapa dekade dan menjadi sebab banyak perselisihan diplomatik yang terakhir meletus tahun lalu.

Berdiri di samping Macron, Tebboune mengatakan, "Kami berharap kunjungan ini akan membuka perspektif baru untuk kemitraan dan kerja sama dengan Prancis".

Hubungan dengan Aljazair menjadi lebih penting bagi Prancis karena perang di Ukraina telah meningkatkan permintaan gas Afrika Utara di Eropa, dan karena lonjakan migrasi melintasi Mediterania.

Sementara itu, Aljazair berusaha memanfaatkan harga energi yang lebih tinggi untuk mengunci investasi Eropa.

Negara-negara Eropa sedang berusaha untuk mengakhiri ketergantungan mereka pada hidrokarbon Rusia, memberikan Aljazair - eksportir gas terbesar Afrika dengan jaringan pipa langsung ke Spanyol dan Italia - kekuatan baru.

"Presiden Prancis tentu akan meminta Aljazair untuk berusaha meningkatkan produksi gasnya," kata ekonom Aljazair Abderrahmane Mebtoul seperti dikutip France24.

Tetapi kantor Macron mengatakan bahwa gas bukanlah tujuan utama dari kunjungan itu, dan seorang penasihat mengatakan perjalanan itu "tentang berorientasi pada masa depan".

Macron telah lama ingin membalik halaman dengan Aljazair dan pada 2017 dia menggambarkan tindakan Prancis selama perang 1954-62 yang menewaskan ratusan ribu warga Aljazair sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan".

Deklarasi itu, yang secara politis kontroversial di Prancis, membuatnya populer di Aljazair ketika dia terakhir berkunjung lima tahun lalu dan dia dielu-elukan oleh para pemuda Aljazair.

Macron akan kembali merangkul pemuda Aljazair pada kunjungan ini dengan perhentian terjadwal yang berfokus pada budaya anak muda termasuk breakdance dan musik pop "Rai" Afrika Utara. Prancis adalah rumah bagi lebih dari empat juta orang asal Aljazair.

Namun, harapan Macron untuk bergerak melampaui sejarah penuh era kolonial telah terbukti terlalu dini sebelumnya.

Tahun lalu dia dikutip menyatakan bahwa identitas nasional Aljazair tidak ada sebelum pemerintahan Prancis, dan menuduh para pemimpin Aljazair menulis ulang sejarah perjuangan kemerdekaan berdasarkan kebencian terhadap Prancis.

Komentar tersebut memicu badai di Aljazair, di mana elit penguasa masih didominasi oleh generasi yang berjuang untuk kemerdekaan dan di mana perjuangan itu menempati tempat sentral dalam identitas nasional.

Aljazair menarik duta besarnya untuk konsultasi dan menutup wilayah udaranya untuk pesawat Prancis - memperumit misi militer Prancis di Sahel.

Sebelum pertemuannya dengan Tebboune, Macron mengunjungi sebuah monumen untuk warga Aljazair yang tewas dalam perang, meletakkan karangan bunga di sana. Dia mengatakan kedua pemerintah akan membentuk komite bersama sejarawan untuk mempelajari arsip era kolonial Prancis.






Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

3 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

15 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


SKK Migas Jamin Pasokan Gas untuk PT Pusri dan Industri Pupuk Lainnya Aman

16 jam lalu

SKK Migas Jamin Pasokan Gas untuk PT Pusri dan Industri Pupuk Lainnya Aman

SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebelumnya telah meningkatkan alokasi pasokan gas untuk kebutuhan domestik.


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

16 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

17 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

18 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.


Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

2 hari lalu

Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

Presiden Volodymyr Zelensky dan "semangat Ukraina" dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 versi majalah Time.