Gaza Hancur Lebur, Blokade Israel Tak Masuk akal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Kairo: Tony Blair menggambarkan kerusakan di Jalur Gaza oleh serangan Israel sangat mengejutkan. Dalam kunjungan pertamanya ke teritori Timur Tengah itu, mantan Perdana Menteri Inggris yang memimpin pertemuan internasional di Mesir dan mendiskusikan pembangunan kembali teritori ini.

    Selama serbuan Israel di Bulan Desember dan Januari, sekitar 1.300 penduduk Palestina tewas, termasuk 412 anak-anak terbunuh oleh tangan-tangan militer Israel. Selain itu, 21 ribu rumah hancur dan tak bisa ditempati kembali.

    Blair sebagai duta Kuartet Internasional Timur Tengah --terdiri dari Amerika, Uni Eropa, Persatuan Bangsa Bangsa dan Rusia -- yang sedang dalam upaya perdamaian, mengatakan bahwa kerusakan yang sedemikian parah adalah akibat ulah Israel. Namun, Blair mengaku belum bertemu dengan pejabat Hamas. “Saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi, benar-benar sangat mengejutkan karena kerusakan yang sangat dahsyat.”

    Dia memerintahkan Israel untuk mengakhiri apa yang mereka sebut sebagai blokade dalam teritori mereka, termasuk bahan bakar dan bahan bangunan yang akan masuk. Dalam saluran 4 televisi Inggris, Blair mengatakan, tidak diragukan lagi ada kehancuran yang sangat parah.

    “Di semua sektor mengakibatkan banyak penduduk sipil terbunuh. Saya menemukan ini dalam pembicaraan yang proporsional tidak dalam pembicaraan yang emosional.”

    Blokade Israel terhadap Gaza, menurut Blair sungguh tak masuk akal. Penduduk Gaza hidup dalam keseengsaraan dan mereka tidak bisa berbisnis karena semua rumah dan tempat tinggal mereka hancur. “Sungguh tak masuk akal.”

    Blair memastikan, Inggris akan memberikan bantuan senilai 30 juta Poundsterling (Rp 509,7 miliar) untuk membantu membangun kembali infrastruktur di Gaza, antara lain memperbaiki saluran air, suplai listrik, saluran limbah dan lain-lainnya.


    SKYNEWS| AP| NUR HARYANTO


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.