Cina Perkeras Hukum Suap dan Asuransi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta : Cina telah memperkeras hukum bagi pejabat pemerintah dan kerabat mereka yang terlibat dalam suap dan nepotisme, demikian dilaporkan media setempat hari Minggu (1/3).

    Pengesahan amandemen hukum pidana yang dilakukan parlemen itu melipatgandakan hukuman penjara menjadi 10 tahun bagi pejabat yang ditemukan memiliki kekayaaan dalam jumlah besar yang tidak dapat diketahui asalnya.

    Undang-undang yang baru diamandemen itu juga melarang kerabat dari orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan pejabat pemerintah untuk melakukan kesepakatan kerja yang kotor dengan pejabat yang bersangkutan yang melibatkan suap. Undang-undang itu bahkan mencakup pihak-pihak yang lebih luas dari sekedar kerabat, yaitu kekasih, rekan sekelas, dan kenalan lainnya.

    Pengesahan itu dilakukan setelah komite parlemen Cina juga mengamandemen undang-undang asuransi yang akan membatasi perusahaan asuransi dalam melakukan investasi beresiko di pasar modal. Dalam amandemen undang-undang asuransi itu partai komunis Cina juga menerapkan batasan gaji bagi dewan direksi perusahaan asuransi yang sedang mengalami kekurangan likuiditas.

    AFP | RONALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.