Inflasi di Inggris Naik Lagi Jadi 10,1 Persen

Reporter

Jam Big Ben di Inggris. Sumber: Reuters

Data pada Rabu, 17 Agustus 2022 memperlihatkan inflasi di Inggris melonjak menjadi 10,1 persen pada Juli 2022. Itu adalah inflasi tertinggi sejak Februari 1982. Sebelumnya pada Juni 2022, rata-rata inflasi tahunan di Inggris sebesar 9,4 persen.

Lonjakan inflasi di Inggris telah membuat beban rumah tangga di Inggris cukup berat. Kenaikan inflasi di Inggris lebih tinggi dari proyeksi para ekonom, yang memprediksi inflasi di Inggris bakal naik 9,8 persen pada Juli 2022.

Sebelumnya pada awal bulan ini, bank sentral Inggris sudah menaikkan suku bunga sebanyak 0,5 persen atau menjadi 1,75 persen. Itu adalah kenaikan sampai 0,5 persen yang pertama sejak 1995. Bank sentral Inggris memproyeksi inflasi di Inggris akan mencapai puncaknya pada Oktober 2022 dengan inflasi di angka 13,3 persen  

Data pada Rabu, 17 Agustus 2022 dari Badan Nasional Statistik Inggris memperlihatkan harga-harga mengalami kenaikan 0,6 persen pada Juli 2022 dari Juni untuk kenaikan non-musiman. Sedangkan inflasi disektor retail menembus 12,3 persen atau tertinggi sejak Maret 1981.

“Mengendalikan inflasi adalah prioritas saya dan kami sedang mengambil langkah tegas, kebijakan moneter yang independen, pertanggung jawaban pajak dan keputusan soal anggaran serta reformasi untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi,” kata Menteri Keuangan Inggris Nadhim Zahawi menanggapi data dari Badan Nasional Statistik Inggris.      

Gelombang kenaikan harga-harga di Eropa adalah buntut dari invasi Rusia ke Ukraina. Kondisi ini bisa membuat Inggris pada tahun ini terperosok dalam resesi ekonomi yang panjang.  

Akan tetapi, data juga memperlihatkan tekanan inflasi di masa depan kemungkinan mulai mereda.

Harga barang dan jasa di Inggris saat ini melejit lebih cepat ketimbang upah. Akibatnya, tekanan bagi rumah tangga akan semakin buruk, dengan perkiraan inflasi mencapai 11 persen pada Oktober ketika dibarengi kenaikan harga energi lainnya.

 

Inflasi di Inggris memperburuk krisis biaya hidup di sana. Kondis ini juga menambah tekanan kepada bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

 

 

Sumber: Reuters

Baca juga: Ekonom Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

 

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.                       






Inggris Belum Berencana Kurangi Penggunaan Energi

3 jam lalu

Inggris Belum Berencana Kurangi Penggunaan Energi

Inggris tidak meminta masyarakatnya untuk menggunakan lebih sedikit energi karena yakin bahwa mereka memiliki pasokan yang sangat kuat dan beragam.


Ekonom: Resesi Global 2023 Lebih Mirip Krisis 1970 Ketimbang 1998

1 hari lalu

Ekonom: Resesi Global 2023 Lebih Mirip Krisis 1970 Ketimbang 1998

Menurut Bhima, kondisi krisis saat ini lebih mirip resesi 1970 dibandingkan dengan krisis moneter 1998 dan 2008.


Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

1 hari lalu

Ancaman Badai Inflasi, Analis: Perlu Sinergi Kebijakan Pemerintah dan BI

Ibrahim melihat penyebab inflasi berikutnya ditopang oleh kelompok harga yang diatur pemerintah, seperti tarif transportasi.


OPEC Pastikan Tak Jadikan Energi Sebagai Senjata

1 hari lalu

OPEC Pastikan Tak Jadikan Energi Sebagai Senjata

Para pemimpin OPEC pada Rabu, 5 Oktober 2022 kompak menolak sindiran kalau mereka menggunakan energi sebagai senjata


Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot ke Level Rp 15.187

1 hari lalu

Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot ke Level Rp 15.187

Besok, rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 15.170-15.230.


Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

2 hari lalu

Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan krisis di Inggris adalah contoh potensi musibah ekonomi secara global.


Terkini Bisnis: Inflasi Usai Harga BBM Naik Dianggap Lebih Rendah dari Prediksi, Rupiah Menguat

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Inflasi Usai Harga BBM Naik Dianggap Lebih Rendah dari Prediksi, Rupiah Menguat

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak kenaikan harga BBM ke inflasi yang dianggap Kemenkeu lebih rendah dari prediksi sebelumnya.


Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

2 hari lalu

Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

Iran memanggil duta besar Inggris untuk kedua kalinya sejak protes nasional meletus bulan lalu, karena menilai Barat memprovokasi demo


Rupiah Ditutup Menguat di Level 15.192 per USD, Analis: Ayunan Dolar AS Lebih Rendah

2 hari lalu

Rupiah Ditutup Menguat di Level 15.192 per USD, Analis: Ayunan Dolar AS Lebih Rendah

Rupiah ditutup menguat 55 poin di level Rp 15.192 pada perdagangan sore hari ini, Rabu, 5 Oktober 2022.


Kemenkeu Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM ke Inflasi Lebih Rendah dari Perkiraan, Kenapa?

2 hari lalu

Kemenkeu Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM ke Inflasi Lebih Rendah dari Perkiraan, Kenapa?

Kementerian Keuangan mengatakan, pengaruh kenaikan harga BBM pada awal September 2022 ternyata tidak seburuk perkiraan sebelumnya.