Finlandia Batasi Visa Turis Rusia, PM: Negaranya Membunuh Orang di Ukraina

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Penumpang kereta Allegro dari St Petersburg, Rusia, berjalan di stasiun kereta api pada Minggu sore di Helsinki, Finlandia 27 Maret 2022. Lehtikuva/Seppo Samuli via REUTERS/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Finlandia akan membatasi jumlah visa yang dikeluarkan untuk turis Rusia hingga 10 persen dari volume saat ini, mulai 1 September 2022. Otoritas Finlandia menyatakan, kebijakan itu diambil karena membludaknya wisatawan Rusia di tengah perang Ukraina.

“Visa turis tidak akan berhenti total, tetapi jumlahnya akan berkurang secara signifikan,” kata Menteri Luar Negeri Pekka Haavisto di Helsinki pada Selasa, 16 Agustus 2022.

Menurut, Haavisto keputusan itu datang ketika turis Rusia memanfaatkan Finlandia dan bandara Helsinki-Vantaa sebagai pintu gerbang ke destinasi liburan Eropa. Gelombang itu dipicu pembatasan perbatasan terkait pandemi yang dicabut Moskow sebulan lalu.

Visa turis dari Rusia akan dibatasi dengan mengurangi jam buka yang diberikan untuk aplikasi visa pariwisata, karena larangan langsung berdasarkan kewarganegaraan tidak dimungkinkan. “Artinya, jenis visa lain – kunjungan kerabat, kontak keluarga, pekerjaan, studi – akan diberikan preferensi dan lebih banyak waktu,” kata Haavisto .

Haavisto mengatakan kepada Yle secara terpisah, bahwa saat ini, Finlandia memproses sekitar 1.000 aplikasi visa Rusia dalam sehari. Selain pengurangan, Finlandia juga akan mempertimbangkan untuk menetapkan kategori visa kemanusiaan tertentu, yang tidak dimiliki negara tersebut.

“Ini bisa membuat situasi dalam keadaan tertentu lebih mudah bagi jurnalis atau pekerja LSM”, kata Haavisto.

Hanya beberapa hari setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu, Finlandia dan sejumlah negara Barat menutup wilayah udara mereka untuk pesawat Rusia. Hasilnya warga Rusia sulit untuk melakukan perjalanan ke Eropa.

Menteri luar negeri juga mengumumkan bahwa Finlandia dan Baltik akan bersama-sama mengusulkan agar Uni Eropa menghentikan perjanjian fasilitasi visa dengan Rusia. Ini akan meningkatkan harga visa turis dari 35 menjadi 80 euro atau dari Rp525 ribu menjadi Rp1,2 juta. Finlandia bermaksud mengangkat masalah ini pada pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa (UE) berikutnya di Republik Ceko pada 30 Agustus.

Negara Nordik itu telah mengajukan keanggotaan NATO setelah invasi Moskow ke Ukraina. Namun mereka berniat tetap menjadi satu-satunya tetangga Rusia tanpa pembatasan visa turis.

“Tidak benar bahwa warga Rusia dapat memasuki Eropa, wilayah Schengen, menjadi turis, sementara Rusia membunuh orang di Ukraina. Itu salah”, kata Perdana Menteri Sanna Marin, Senin.

Meskipun jumlahnya masih jauh di bawah tingkat sebelum Covid-19, tercatat ada lebih dari 230.000 penyeberangan perbatasan dari Rusia pada Juli. Angka itu naik dari 125.000 yang terlihat pada Juni.  

Menurut aturan UE, seorang turis harus mengajukan permohonan visa dari negara yang ingin mereka kunjungi tetapi dapat memasuki area Schengen tanpa pemeriksaan perbatasan dari titik mana pun dan melakukan perjalanan di sekitarnya hingga 90 hari dalam periode 180 hari.

Oleg Morozov, seorang anggota parlemen  Rusia, mengatakan dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh kantor berita RIA Novosti bahwa Moskow harus berhenti mengizinkan orang Finlandia masuk ke negara itu kecuali untuk hal-hal seperti perawatan medis atau menghadiri pemakaman.

AL JAZEERA | REUTERS






Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

3 jam lalu

Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

Zelensky menanggapi ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Putin.


Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

3 jam lalu

Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

:Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun ke-70 hari ini. Ia mendapat ucapan selamat termasuk dari Kim Jong Un.


Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

4 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

5 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

7 jam lalu

Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

Mengenal apa itu Yandex, sejarah serta kelebihan dan kekurangan dibandingkan search engine Google.


WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

7 jam lalu

WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri RI mengkonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.


Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

12 jam lalu

Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

Ribuan warga Rusia membanjiri perbatasan negara-negara tetangga sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada 21 September


Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

14 jam lalu

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

Sebuah rudal Rusia menghancurkan blok apartemen di wilayah Ukraina yang telah dicaplok Moskow hingga menewaskan tujuh orang,


Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

15 jam lalu

Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan menstabilkan situasi di empat wilayah Ukraina yang dicaploknya,


Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

1 hari lalu

Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

Volodymyr Zelensky menyatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih banyak kawasan di Kherson, salah satu wilayah selatan negara tersebut.