Persaingan Memanas, AS Uji Coba Rudal Minuteman III

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Peluncuran pertama pada tahun ini dilakukan, pada 9 Februari, dari Pangkalan Angkatan Udara Venenberg. Rudal Minuteman 3 meluncur sejauh 4.200 mil atau 6760 km, mencapai Atol Kwajalein Atoll, Kepualauan Marshall, di Samudra Pasifik. U.S. Air Force via AP

TEMPO.CO, Jakarta - Unjuk kekuatan di bidang rudal antar-benua semakin panas. Setelah China melakukannya ketika sedang marah ke Taiwan, pekan ini AS yang giliran menguji coba rudal jarak jauh itu.

Militer Amerika Serikat melakukan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III, yang sempat ditunda untuk menghindari meningkatnya ketegangan dengan Beijing selama unjuk kekuatan China di dekat Taiwan awal bulan ini.

China mengerahkan sejumlah pesawat dan menembakkan rudal langsung di Selat Taiwan setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi melakukan perjalanan ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu. China menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawanya di bawah kendalinya.

Uji coba itu menunjukkan "kesiapan pasukan nuklir AS dan memberikan keyakinan akan daya mematikan dan efektivitas penangkal nuklir negara itu," kata pernyataan militer AS, Selasa, 16 Agustus 2022.

Rudal menempuh jarak sekitar 6.760 km setelah diluncurkan dari Vandenberg Space Force Base di California.

Militer mengatakan sekitar 300 tes semacam itu telah dilakukan sebelumnya dan itu bukan hasil dari peristiwa global tertentu.

Tes tersebut menunjukkan bahwa Washington kurang khawatir tentang situasi yang meningkat di sekitar Taiwan setidaknya dalam jangka pendek.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan operasi udara dan laut rutin di Selat Taiwan dalam beberapa minggu mendatang.

Militer China mengatakan pihaknya melakukan lebih banyak latihan di dekat Taiwan pada hari Senin ketika sekelompok anggota parlemen AS mengunjungi pulau yang diklaim China dan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen.

Militer AS membatalkan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III pada bulan April. Penundaan itu bertujuan untuk menurunkan ketegangan nuklir dengan Rusia selama perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Minuteman III berkemampuan nuklir, yang dibuat oleh Boeing Co, adalah kunci persenjataan strategis militer AS. Rudal itu memiliki jangkauan 9.660 km dan dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 24.000 km per jam.

Rudal ini tersebar di silo bawah tanah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Februari bahwa pasukan nuklir negaranya harus disiagakan, meningkatkan kekhawatiran bahwa invasi Rusia ke Ukraina dapat menyebabkan perang nuklir. Namun para pejabat AS mengatakan sejauh ini mereka tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat siaga nuklir Washington.

Rusia dan Amerika Serikat sejauh ini memiliki persenjataan hulu ledak nuklir terbesar setelah Perang Dingin yang membagi dunia selama sebagian besar abad ke-20, mengadu Barat melawan Uni Soviet dan sekutunya.






Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

2 jam lalu

Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

Zelensky menanggapi ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Putin.


Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

2 jam lalu

Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

:Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun ke-70 hari ini. Ia mendapat ucapan selamat termasuk dari Kim Jong Un.


Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

3 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

4 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

6 jam lalu

Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

Mengenal apa itu Yandex, sejarah serta kelebihan dan kekurangan dibandingkan search engine Google.


WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

6 jam lalu

WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri RI mengkonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.


Malaysia Dikecam, Abstain dalam Sidang Dewan HAM PBB tentang Muslim Uyghur

7 jam lalu

Malaysia Dikecam, Abstain dalam Sidang Dewan HAM PBB tentang Muslim Uyghur

Keputusan Malaysia untuk abstain dari pemungutan suara dalam sidang Dewan HAM PBB tentang Uyghur adalah mengecewakan dan memalukan.


Biden Longgarkan Hukuman Kepemilikan Ganja, Ampuni Pelanggaran Sederhana

7 jam lalu

Biden Longgarkan Hukuman Kepemilikan Ganja, Ampuni Pelanggaran Sederhana

Biden akan mengampuni terpidana ganja yang ditahan. Mereka yang dijerat kasus kepemilikan ganja dalam jumlah kecil akan dibebaskan.


RI Tolak Bahas Uyghur di PBB, Kemlu Sebut Tak Mau Ada Politisasi

8 jam lalu

RI Tolak Bahas Uyghur di PBB, Kemlu Sebut Tak Mau Ada Politisasi

Kemlu RI menjelaskan alasan Indonesia menolak proposal pembahasan yang diajukan negara-negara Barat dalam Dewan HAM PBB tentang Uyghur.


Penusukan di Las Vegas Strip, 2 Tewas dan 6 Terluka

8 jam lalu

Penusukan di Las Vegas Strip, 2 Tewas dan 6 Terluka

Seorang pria menikam delapan orang dengan pisau panjang di depan kasino di Las Vegas, AS, menyebabkan dua orang tewas