Rusia Curigai Ledakan Gudang Senjata di Krimea Sabotase, Ukraina Terlibat?

Reporter

Foto inframerah Pangkalan Udara Saki kebakaran setelah serangan, di Novofedorivka, Krimea, Rusia, 10 Agustus 2022. Serangan yang diduga diluncurkan oleh Ukraina itu membuat 9 jet tempur Rusia hancur. Maxar Technologies/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia menuding adanya sabotase dalam ledakan di wilayah Krimea pada Selasa, 16 Agustus 2022. Sementara itu Ukraina mengisyaratkan bertanggung jawab atas ledakan baru di sebuah pangkalan militer di wilayah Krimea.

Ledakan terjadi di gudang amunisi di pangkalan militer Rusia di utara semenanjung. Ledakan tersebut mengganggu kereta api dan memaksa evakuasi 2.000 orang dari desa terdekat, menurut pejabat dan kantor berita Rusia.

Gumpalan asap kemudian terlihat di pangkalan militer Rusia kedua di Krimea tengah, menurut surat kabar Rusia Kommersant. Sebelumnya pada pekan lalu, ledakan menghantam fasilitas lain di barat.

Ledakan itu menandakan bahwa Ukraina memiliki kemampuan menyerang lebih dalam ke wilayah Rusia atau kelompok pro-Kyiv berhasil dengan serangan gaya gerilya.

Rusia telah mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014. Krimea merupakan pangkalan Armada Laut Hitam Rusia dan juga populer di musim panas sebagai resor liburan.

Dalam insiden hari Selasa, sebuah gardu listrik ikut terbakar, menurut rekaman di TV pemerintah Rusia. Kantor berita Rusia RIA mengatakan tujuh kereta tertunda dan lalu lintas kereta api di sebagian jalur di Krimea utara telah dihentikan.

Ukraina belum secara resmi mengkonfirmasi atau menyangkal bertanggung jawab atas ledakan di Krimea. Namun para pejabatnya secara terbuka mendukung insiden di wilayah tersebut. 

Setelah ledakan hari Selasa, penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak dan kepala staf Andriy Yermak, bersorak di media sosial. Mereka mengejek ledakan itu sebagai "demiliterisasi."

"Operasi 'demilitarisasi' dengan gaya yang tepat dari Angkatan Bersenjata Ukraina akan berlanjut sampai de-pendudukan wilayah Ukraina sepenuhnya. Tentara kami adalah sponsor terbaik dari suasana hati yang baik," tulis Yermak di Telegram.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan ledakan di gudang amunisi adalah "hasil sabotase". Pejabat Rusia setempat seperti dikutip oleh kantor berita Interfax, mengatakan pada Selasa pasukan Ukraina menembaki kota Enerhodar. Mereka menuduh Ukraina melakukannya untuk memprovokasi Rusia agar membalas tembakan.

Konflik Ukraina telah menyebabkan jutaan orang mengungsi, membunuh ribuan orang dan memperdalam keretakan geopolitik antara Moskow dan Barat. Moskow menyebut invasinya sebagai "operasi militer khusus." 

Ukraina, yang merupakan bagian dari Uni Soviet yang didominasi Rusia hingga pecahnya tahun 1991, menuduh Moskow melancarkan perang penaklukan bergaya kekaisaran.

Baca: Gambar Satelit Memperlihatkan Pangkalan Udara Rusia di Krimea Remuk

REUTERS 






Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

2 jam lalu

Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

Zelensky menanggapi ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Putin.


Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

2 jam lalu

Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

:Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun ke-70 hari ini. Ia mendapat ucapan selamat termasuk dari Kim Jong Un.


Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

4 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

4 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

6 jam lalu

Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

Mengenal apa itu Yandex, sejarah serta kelebihan dan kekurangan dibandingkan search engine Google.


WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

7 jam lalu

WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri RI mengkonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.


Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

12 jam lalu

Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

Ribuan warga Rusia membanjiri perbatasan negara-negara tetangga sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada 21 September


Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

14 jam lalu

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

Sebuah rudal Rusia menghancurkan blok apartemen di wilayah Ukraina yang telah dicaplok Moskow hingga menewaskan tujuh orang,


Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

14 jam lalu

Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan menstabilkan situasi di empat wilayah Ukraina yang dicaploknya,


Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

1 hari lalu

Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

Volodymyr Zelensky menyatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih banyak kawasan di Kherson, salah satu wilayah selatan negara tersebut.