Trump Bungkam saat Diperiksa soal Bisnis Keluarga, Kaitkan dengan Penggeledahan FBI

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Mantan Presiden AS Donald Trump, istrinya Melania, Kimberly Guilfoyle, putranya Barron dan Donald Jr. dan putrinya Ivanka meninggalkan Gereja St. Vincent Ferrer selama pemakaman Ivana Trump, istri pertama Trump, di New York City, AS, 20 Juli 2022. Donald Trump dan Ivana menikah selama 15 tahun antara 1977 dan 1992. REUTERS/Brendan McDermid

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak menjawab pertanyaan jaksa agung negara bagian New York saat diperiksa sebagai saksi pada Rabu, 10 Agustus 2022, berkaitan dengan kasus praktik bisnis keluarganya. Ia enggan memberi keterangan dengan alasan punya hak konstitusional.

Trump Organization diduga menggelembungkan nilai real estat untuk mendapatkan pinjaman yang menguntungkan. Badan itu juga ditengarai telah mengecilkan nilai aset untuk mendapatkan keringanan pajak.

"Saya menolak untuk menjawab pertanyaan di bawah hak dan hak istimewa yang diberikan kepada setiap warga negara di bawah Konstitusi Amerika Serikat," kata Trump dalam sebuah pernyataan, satu jam setelah memberi kesaksian tertutup.

Amandemen Kelima Konstitusi melindungi terhadap tuduhan diri sendiri. Namun, sikap Trump yang ogah menjawab pertanyaan masih bisa membawa konsekuensi. Seandainya penyelidikan mengarah ke persidangan, juri dapat mempertimbangkan sikap diamnya. Langkah tertutup Trump juga mungkin bakal dilihat sebagai celah politik oleh rivalnya sebab dia masih ingin maju sebagai kandidat presiden 2024.

Jaksa Agung New York, Letitia James,  mengatakan penyelidikannya menemukan bukti signifikan bahwa Trump Organization memberi bank dan otoritas pajak informasi keuangan yang menyesatkan untuk mendapatkan keuntungan. Adapun bisnis Trump di perusahaan itu mencakup perhotelan, lapangan golf, dan real estat lainnya.

Trump diperiksa selama enam jam di kantor jaksa agung Manhattan. Juru bicara kantor jaksa agung New York membenarkan bahwa Trump tak mau memberikan keterangan kepada James.

"Jaksa Agung James akan mengejar fakta dan hukum ke mana pun mereka mengarah," kata juru bicara itu. "Penyelidikan kami berlanjut."

Pemimpin Partai Republik itu dalam pernyataannya sekali lagi membantah melakukan kesalahan. Dia menuding penyelidikan James, yang merupakan seorang Demokrat, sebagai bagian dari dendam kesumat terhadapnya. Trump juga menyemprot media yang membencinya.

Trump kemudian menghubungkan penyelidikan James dengan penggeledahan FBI di rumahnya di Florida Mar-a-Lago pada Senin, 8 Agustus 2022. Kasus tersebut merupakan penyelidikan federal tentang apakah dia secara ilegal menghapus catatan dari Gedung Putih saat dia meninggalkan kantor pada Januari 2021.

"Ketika keluarga Anda, perusahaan Anda, dan semua orang di sekitar Anda telah menjadi target perburuan penyihir yang tidak berdasar dan bermotivasi politik yang didukung oleh pengacara, jaksa, dan media berita palsu, Anda tidak punya pilihan," kata Donald Trump. 

REUTERS






Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

8 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

14 hari lalu

Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

Hakim Raymond J. Dearie akan memiliki wewenang untuk menyaring lebih dari 11.000 catatan dari rumah Donald Trump yang disita FBI bulan lalu


FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

23 hari lalu

FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

Dokumen yang menggambarkan kemampuan nuklir negara asing, ditemukan dalam pencarian FBI bulan lalu di rumah Donald Trump


FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

27 hari lalu

FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

FBI menemukan lebih dari 11 ribu dokumen negara dan foto-foto pada 8 Agustus 2022 selama penggeledahan di rumah Donald Trump


Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

30 hari lalu

Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

Kisah tentang Macron kembali mencuat setelah salah satu dokumen yang ditemukan di rumah Donald Trump bertuliskan "info re: President of France".


FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

34 hari lalu

FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

Kehakiman AS sedang menyelidiki mantan Presiden Trump karena menghapus catatan Gedung Putih dan secara ilegal memegang dokumen sangat rahasia


Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

35 hari lalu

Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

Hakim Bruce Reinhart memerintahkan pengumumkan surat perintah penggeledahan versi yang telah disunting dari rumah mantan presiden AS Donald Trump


FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

38 hari lalu

FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

Dokumen rahasia yang ditemukan di rumah mantan Presiden AS Donald Trump itu termasuk materi dari CIA, Badan Keamanan Nasional dan FBI.


Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

38 hari lalu

Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

Mantan Presiden Donald Trump meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk sementara waktu memblokir FBI dari meninjau materi yang disita


Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

45 hari lalu

Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

Paspor milik Donald Trump telah dikembalikan kepada mantan presiden Amerika Serikat ke-45 itu setelah FBI menggeledah rumahnya di Mar-a-Lago 8 Agustus