Mengenal 6 Raksasa Digital Asal Taiwan

Seorang wanita mengenakan masker pelindung menunggu metro setelah pelonggaran sebagian pembatasan akibat Covid-19 di Taipei, Taiwan, Selasa,13 Juli 2021. Taiwan berencana mencabut pembatasan sepenuhnya pada tanggal 26 Juli 2021. REUTER/Ann Wang

TEMPO.CO, Taipei -Taiwan dikenal sebagai negara kecil dengan perkembangan teknologi yang pesat. Meskipun status kenegaraannya masih belum diakui secara resmi oleh PBB, negara pimpinan Tsai Ing Wen ini memiliki sejumlah perusahaan teknologi yang bahkan mendapat penghargaan Internasional.

Pada 18 Januari 2018 silam, Thomson Reuters Corporation merilis 100 perusahaan teknologi terbaik di dunia atau Top 100 Global Tech Leaders. Dalam daftar tersebut, 13 perusahaan Taiwan tercatat berhasil masuk ke dalam daftar tersebut.

Taiwan berada di posisi kedua bersama Jepang, melampaui peringkat Korea Selatan yang juga tercantum dalam daftar ini dengan 3 perusahaan. Selain itu, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TSMC) yang berada di peringkat ke-7 menjadi satu-satunya perusahaan Asia yang berhasil masuk ke dalam jajaran 10 perusahaan terbaik dunia.

Selain TSMC, perusahaan Taiwan lainnya yang masuk dalam daftar tersebut adalah Acer, ASE Group, ASUS, LITE-ON Technology, Nanya Technology, Pegatron Corporation, Powertech Technology Inc, serta beberapa nama lainnya. Berikut profil dari 6 perusahaan asal Taiwan tersebut:

  1. TSMC

TSMC merupakan satu diantara perusahaan terbesar di Taiwan. Perusahaan ini seringkali dianggap sebagai Produsen semikonduktor paling berharga di dunia sekaligus produsen semikonduktor independen terbesar di dunia. Kantor pusat dan pabrik utamanya terletak di Hsinchu Science Park Hsinchu, Taiwan. 

Didirikan di Taiwan pada tahun 1987 oleh Morris Chang, TSMC adalah produsen semikonduktor terdedikasi pertama di dunia dan telah lama menjadi pemimpin di bidangnya. 

Menurut laman Fortune, performa TSMC tercatat apik pada 2020. Pendapatan totalnya naik 1,2 persen menjadi $34,62 miliar dari tahun 2019. Sementara total profit perusahaan berada di angka $11,45 miliar.

  1. Acer Inc.

Dilansir dari laman Acer Indonesia, Acer berdiri dengan nama Multitech di tahun 1976 di Kota Hsinchu, Taiwan. Kala itu, perusahaan ini bergerak di bidang penjualan teknologi microprocessor. Di usia yang hampir 46 tahun ini, Acer tumbuh sebagai top 5 produsen perangkat keras terbesar dunia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai produk terbaik mulai dari desktop, notebook, laptop, server, cloud, monitor, hingga smartphone.

Logo Acer 

Pada 1987, Multitech berganti nama menjadi Acer dengan kantor pusat terletak di Xizhi, Taipei, Taiwan. Selama berdiri lebih dari 30 tahun, Acer tak hanya berkembang di Taiwan. Saat masih menggunakan nama Multitech, Acer telah membuka markas di sejumlah negera, termasuk Amerika Serikat (1977), Jepang (1984), dan Jerman (1985). 

Acer sempat mengakuisisi sejumlah perusahaan asing, seperti Texas Instruments notebook di tahun 1997, serta Gateway Inc dan Packard Bell di tahun 2007, termasuk mengakuisisi merek eMachines, demi menjadi vendor PC terbesar di dunia.

  1. ASE Group

Advanced Semiconductor Engineering atau ASE Group milik Jason Chang mengalami pertumbuhan pesat di era globalisasi. Hal tersebut tak lepas dari peran Jason yang terkenal cermat melihat peluang bisnis dan tak ragu untuk berekspansi.

Sekarang ASE Group memiliki 21 anak perusahaan...






Taiwan Bangun Kekuatan Kapal Selam, Mampu Imbangi Cina?

8 menit lalu

Taiwan Bangun Kekuatan Kapal Selam, Mampu Imbangi Cina?

Kapal selam pertama asli bikinan Angkatan Laut Taiwan akan diluncurkan pada September. Diharap tambah kemampuan perang asimetris.


Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

2 jam lalu

Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

Mendag mengatakan kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia untuk keperluan industri.


Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

4 jam lalu

Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

CSIS telah menjalankan 18 dari rencana total 22 simulasi perang Amerika-Cina di Taiwan. War game belum melibatkan senjata nuklir kedua negara.


Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

1 hari lalu

Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

Taiwan menuduh China melebih-lebihkan informasi soal latihan militer di pulau Penghu melalui sebuah rekaman yang disebarkannya.


3 Alasan Orang Lebih Memilih Beli MacBook Air M1 daripada M2

1 hari lalu

3 Alasan Orang Lebih Memilih Beli MacBook Air M1 daripada M2

Harga adalah alasan paling jelas mengapa orang merekomendasikan MacBook Air M1 daripada M2.


China Jatuhkan Sanksi kepada 7 Pejabat Pendukung Kemerdekaan Taiwan

1 hari lalu

China Jatuhkan Sanksi kepada 7 Pejabat Pendukung Kemerdekaan Taiwan

Turut masuk dalam daftar sanksi China adalah duta besar de facto Taiwan untuk Amerika Serikat, Hsiao Bi-khim


Juragan 99 Guyur Bonus Laptop Untuk Timnas U-16

1 hari lalu

Juragan 99 Guyur Bonus Laptop Untuk Timnas U-16

Laptop dan perlengkapan belajar dipilih sebagai bonus adalah karena para penggawa Garuda Muda masih berstatus pelajar.


China Marah Pejabat AS Kunjungi Taiwan Lagi, Latihan Militer Kembali Digelar

1 hari lalu

China Marah Pejabat AS Kunjungi Taiwan Lagi, Latihan Militer Kembali Digelar

Militer China mengumumkan bahwa pihaknya kembali melakukan latihan di dekat Taiwan setelah kunjungan delegasi parlemen Amerika Serikat.


Setelah Pelosi, Delegasi Anggota Parlemen AS Kembali Kunjungi Taiwan

2 hari lalu

Setelah Pelosi, Delegasi Anggota Parlemen AS Kembali Kunjungi Taiwan

Setelah kunjungan kontroversial Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi, delegasi anggota parlemen Amerika Serikat kembali tiba di Taiwan


Nekat ke Taiwan, Wakil Menteri Transportasi Lithuania Kena Sanksi Cina

3 hari lalu

Nekat ke Taiwan, Wakil Menteri Transportasi Lithuania Kena Sanksi Cina

Agne Vaiciukeviciute dijatuhi sanks oleh Cina setelah melakukan kunjungan kenegaraan ke Taiwan selama 5 hari.