Sebut Penembakan Massal SD Sandy Hook Hoaks, Host Infowars Dihukum Rp61 M

Reporter

Alex Jones. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Host Infowars sekaligus ahli teori konspirasi Amerika Serikat Alex Jones harus membayar orang tua dari seorang anak yang terbunuh dalam penembakan massal Sandy Hook pada 2012 sebesar US$4,1 juta atau Rp61 miliar karena mengklaim pembantaian itu hanya sekadar hoaks.

Putusan ini diumumkan juri dalam sebuah pengadilan di Texas pada Kamis waktu setempat. Putusan itu berdasar persidangan dua minggu di Austin, Texas, tempat acara radio Jones dan webcast Infowars.

Juri yang terdiri dari 12 orang selanjutnya akan mempertimbangkan permintaan orang tua sebesar US$75 juta sebagai ganti rugi dari Jones karena menyebarkan kebohongan tentang pembunuhan 20 anak dan enam staf di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut, pada 14 Desember. 2012.

Pembahasan tersebut diperkirakan akan dimulai pada hari ini. "Kami sangat senang dengan putusan itu, dan kami menantikan fase ganti rugi yang dimulai besok," kata Kyle Farrar, seorang pengacara untuk orang tua, dalam sebuah email.

Pengacara Jones tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Neil Heslin dan Scarlett Lewis, orang tua Jesse Lewis yang tewas dalam usia enam tahun, bersaksi bahwa pengikut Jones melecehkan mereka dan mengirimi mereka ancaman pembunuhan selama bertahun-tahun. Para fans Jones meyakini bahwa orang tua Lewis berbohong tentang kematian putra mereka.

Selama argumen penutup pada Rabu, pengacara Lewis mendesak juri untuk mengakhiri apa yang dia sebut mimpi buruk mereka dan meminta pertanggungjawaban Jones karena mengambil untung dari kematian putra mereka.

Federico Reynal, seorang pengacara untuk Jones, mengakui selama argumen penutupnya bahwa Jones dan Infowars memang bertanggung jawab atas tudingan hoaks terkait pembantaian di SD Sandy Hook. Namun, ia mengatakan kliennya tidak bertanggung jawab atas pelecehan dari fans Jones.

Jones sebelumnya mengklaim bahwa media arus utama dan aktivis kontrol senjata bersekongkol untuk mengarang tragedi Sandy Hook dan bahwa penembakan itu dipentaskan menggunakan aktor.

Dia kemudian mengakui bahwa penembakan itu terjadi dan berusaha menjauhkan diri dari kebohongan sebelumnya selama persidangan. Ia mengatakan kepada juri bahwa dirinya gila karena berulang kali membuat klaim bahwa penembakan itu adalah tipuan. “Penembakan itu 100% nyata,” kata Jones.

Pada fase kedua persidangan ganti rugi, kedua belah pihak akan mengajukan argumen tentang kekayaan bersih Jones. Seorang ahli keuangan diatur untuk bersaksi bagi orang tua Lewis. Perusahaan Jones, Free Speech Systems LLC, menyatakan kebangkrutan minggu lalu. Jones mengatakan selama siaran Senin bahwa pengarsipan membantu perusahaan tetap mengudara saat mengajukan banding.

Hakim Maya Guerra Gamble menegur Jones pada Selasa karena tidak mengatakan yang sebenarnya tentang kebangkrutannya dan kepatuhannya terhadap penemuan selama kesaksiannya. Jones ditetapkan untuk diadili dalam gugatan serupa di Connecticut pada September, tetapi kasus itu sekarang ditahan sementara sidang kebangkrutan berlanjut.

Pelaku pembantaian Sandy Hook, Adam Lanza, 20 tahun, menggunakan senapan Remington Bushmaster untuk melakukan penembakan massal. Pembantaian itu berakhir ketika Lanza bunuh diri dengan suara sirene polisi yang mendekat.

Baca juga: Penembakan Maut, Guru SD Sandy Hook Lindungi Siswa

SUMBER: REUTERS






Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

2 hari lalu

Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

Hari ini Komnas HAM berencana meninjau lokasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga.


Penembakan di Bandara Canberra: Tak Ada Korban, Pelaku Ditangkap

3 hari lalu

Penembakan di Bandara Canberra: Tak Ada Korban, Pelaku Ditangkap

Seorang pria ditangkap setelah menembaki kaca Bandara Canberra, Australia. Tidak ada yang terluka, tapi jadwal penerbangan kacau


Penembakan Massal di Montenegro, 12 Orang Tewas

4 hari lalu

Penembakan Massal di Montenegro, 12 Orang Tewas

Perdana Menteri Montenegro Dritan Abazovi umumkan masa berkabung tiga hari menyusul tragedi penembakan massal ini


Mengenal Tim Siber Polri yang Memeriksa 15 Ponsel Terkait Kematian Brigadir J

4 hari lalu

Mengenal Tim Siber Polri yang Memeriksa 15 Ponsel Terkait Kematian Brigadir J

Komnas HAM mengungkap tim siber Polri menyelesaikan pemeriksaan terhadap 15 ponsel yang disinyalir berkaitan dengan kematian Brigadir J.


Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Hukuman Mati, Begini Pengertiannya

6 hari lalu

Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Hukuman Mati, Begini Pengertiannya

Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka, dijerat pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara bahkan hukuman mati.


Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

6 hari lalu

Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

Bambang Widjojanto membantah ditangkap polisi seperti yang diberitakan Poskota.co.id


Hari Ini, Timsus Polri Periksa Ferdy Sambo Sebagai Tersangka

6 hari lalu

Hari Ini, Timsus Polri Periksa Ferdy Sambo Sebagai Tersangka

Dedi mengatakan pemeriksaan Ferdy Sambo akan dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.


Kata Polri Soal Pemeriksaan Fahmi Alamsyah yang Diduga Terlibat di Kasus Brigadir J

7 hari lalu

Kata Polri Soal Pemeriksaan Fahmi Alamsyah yang Diduga Terlibat di Kasus Brigadir J

Dugaan Fahmi Alamsyah terlibat pembuatan skenario baku tembak muncul setelah dirinya mengaku dimintai tolong oleh Irjen Ferdy Sambo membuat rilis


Apa itu Mako Brimob? Tempat Penahanan Irjen Ferdy Sambo

8 hari lalu

Apa itu Mako Brimob? Tempat Penahanan Irjen Ferdy Sambo

Mako Brimob bagian integral dari Polri dan di sini Irjen Ferdy Sambo ditahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut soal kematian Brigadir J.


Kasus Brigadir J, Begini Ajudan Istri Ferdy Sambo Brigadir RR dan Bharada E Jadi Tersangka

8 hari lalu

Kasus Brigadir J, Begini Ajudan Istri Ferdy Sambo Brigadir RR dan Bharada E Jadi Tersangka

Akan tetapi, pihak keluarga Brigadir J tidak terima dengan tuduhan tersebut dan mengajukan laporan dugaan upaya pembunuhan berencana terhadap Brigadir