Pemain WNBA Divonis 9 Tahun Penjara di Rusia, AS Tawarkan Ditukar Pedagang Senjata

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pemain bola basket AS Brittney Griner, yang ditahan di bandara Sheremetyevo Moskow dan kemudian didakwa dengan kepemilikan ganja ilegal, dikawal di gedung pengadilan di Khimki di luar Moskow, Rusia 4 Agustus 2022. Kirill Kudryavtsev/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara kepada bintang bola basket WNBA  Brittney Griner, karena membawa kartrid vape mengandung ganja ke Moskow. Keputusan ini langsung men dapat reaksi Presiden AS Joe Biden, yang menyatakan "tidak dapat diterima."

Dalam sidang Kamis, 4 Agustus 2022, Brittney Griner dikawal keluar dari ruang sidang dengan diborgol oleh polisi setelah putusan itu. Ia menoleh ke wartawan dan berkata, "Saya mencintai keluarga saya".

Griner, peraih medali emas Olimpiade dua kali dan bintang Asosiasi Bola Basket Nasional Wanita (WNBA), ditangkap pada pertengahan Februari 2022 ketika tiba untuk memperkuat tim Rusia selama offseason liga di AS. Kasus ini membuat pemain asal Texas itu ke dalam pusaran geopolitik yang dipicu ketika Presiden Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mendorong hubungan AS-Rusia ke titik terendah baru pasca-Perang Dingin.

Hukumannya sekarang dapat membuka jalan bagi pertukaran tahanan AS-Rusia yang akan mencakup atlet berusia 31 tahun dan seorang warga Rusia yang dipenjara dalam kasus perdagangan senjata.

Griner telah mengakui memiliki kartrid vape yang mengandung minyak hashish tetapi mengatakan dia telah melakukan kesalahan dengan mengemasnya secara tidak sengaja.

Sebelum vonis, dia sambil menangis memohon kepada hakim Rusia untuk tidak "mengakhiri hidupnya" dengan hukuman penjara yang keras. Pengadilan juga mendendanya 1 juta rubel (Rp247 juta). 

Biden, di bawah tekanan untuk membawa pulang orang Amerika yang ditahan di Rusia, meminta Rusia untuk segera membebaskan Griner dan mengatakan pemerintahannya akan terus bekerja untuk pembebasannya.

"Hari ini, warga negara Amerika Brittney Griner menerima hukuman penjara yang merupakan satu lagi pengingat dari apa yang sudah diketahui dunia: Rusia secara salah menahan Brittney," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Itu tidak dapat diterima, dan saya meminta Rusia untuk segera membebaskannya sehingga dia bisa bersama orang yang dicintai, teman, dan rekan satu timnya."

Juru bicara keamanan nasional John Kirby mendesak Rusia untuk menerima "proposal serius" yang dibuat Washington beberapa minggu lalu untuk pembebasan Griner.

Pengacara Griner mengatakan mereka akan mengajukan banding atas putusan yang mereka katakan "benar-benar tidak masuk akal". Tim pembelanya mengatakan pengadilan telah mengabaikan semua bukti yang mereka berikan, serta pengakuan bersalah Griner.

"Dia sangat marah, sangat stres," kata Maria Blagovolina, pengacara dari Rybalkin Gortsunyan Dyakin and Partners, setelah sidang. "Dia hampir tidak bisa bicara. Ini waktu yang sulit baginya."

Jaksa Rusia telah meminta Griner untuk dijatuhi hukuman 9-1/2 tahun penjara jika dia terbukti bersalah membawa obat-obatan terlarang ke negara itu.

Griner ditahan di bandara Sheremetyevo Moskow pada 17 Februari dengan selongsong berisi minyak ganja di bagasinya. Sementara dia mengaku bersalah, dia mengatakan dia tidak bermaksud membawa zat terlarang ke Rusia atau menyakiti siapa pun.

"Saya membuat kesalahan dan saya berharap dalam keputusan Anda, itu tidak mengakhiri hidup saya di sini," kata Griner di pengadilan pada hari Kamis sebelum menangis.

"Orang tua saya mengajari saya dua hal penting: satu, ambil tanggung jawab Anda dan dua, bekerja keras untuk semua yang Anda miliki. Itu sebabnya saya mengaku bersalah atas tuduhan terhadap saya."

"Saya ingin mengatakan lagi bahwa saya tidak berniat melanggar hukum Rusia," katanya kepada pengadilan. "Saya tidak punya niat, saya tidak bersekongkol atau berencana untuk melakukan kejahatan ini."

Griner juga merujuk pada politik internasional seputar kasusnya, dengan mengatakan: "Saya tahu semua orang terus berbicara tentang pion politik dan politik, tapi saya harap itu jauh dari ruang sidang ini".

Ganja ilegal di Rusia untuk tujuan pengobatan dan rekreasi.

Tim pembela Griner telah memintanya untuk dibebaskan. Alexander Boikov, salah satu pengacaranya, mengatakan beberapa berkas kasus dibuat dengan melanggar hukum.

Ditukar pedagang senjata

Amerika Serikat menawarkan untuk menukar tahanan Rusia dengan warga negara Amerika termasuk Griner dan mantan Marinir Paul Whelan.

Salah satu sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan Washington bersedia untuk menukar terpidana pedagang senjata Viktor Bout, yang cerota hidupnya menginspirasi film Hollywood 2005 "Lord of War" yang dibintangi Nicholas Cage.

Pejabat Rusia mengatakan kesepakatan belum tercapai. Mereka berpendapat bahwa Griner - yang dikenal sebagai "BG" oleh penggemar bola basket - melanggar hukum dan harus diadili dengan tepat.

USA Basketball mengatakan dalam sebuah pesan di Twitter bahwa pihaknya kecewa dengan keputusan Kamis tetapi akan tetap terlibat dengan Departemen Luar Negeri AS dalam upaya untuk membawa pulang Griner.

"Kami tidak akan puas sampai BG kembali ke AS dan bersatu kembali dengan orang-orang terkasih, rekan satu tim, dan penggemarnya," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Komisaris WNBA Cathy Engelbert dan Komisaris NBA Adam Silver mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa vonis terhadap Griner "tidak dapat dibenarkan dan tidak menguntungkan."

Griner muncul di persidangan dengan T-shirt abu-abu dan kacamata berbingkai bulat. Sebelum duduk di kandang terdakwa, dia mengacungkan foto UMMC Ekaterinburg, tim yang dia bela di Rusia selama offseason WNBA.

Dalam kesaksiannya minggu lalu, Griner mengungkapkan kebingungan tentang bagaimana kartrid vape berakhir di kopernya saat dia terbang ke Rusia untuk bergabung dengan UMMC Ekaterinburg untuk babak playoff.

Rekan satu tim dan teman-temannya mendesak pemerintahan Biden dan pemerintah Putin untuk merundingkan pembebasannya. 

"Saya berharap, sekarang hukuman telah terjadi, persidangan selesai, tidak ada lagi pengadilan, negosiasi akan dilanjutkan," kata pelatih bola basket sekolah menengahnya Debbie Jackson kepada Reuters.

"Saya berdoa agar kedua belah pihak berunding dengan itikad baik dan agar Brittney dan warga Amerika lainnya yang berada di penjara Rusia dapat kembali ke rumah."

Reuters






Perusahaan Nuklir Ukraina Tuding Rusia Retas Situs Web

41 menit lalu

Perusahaan Nuklir Ukraina Tuding Rusia Retas Situs Web

Pasukan Cyberarmy Rusia disebut berada di balik peretasan situs web perusahaan nuklir Ukraina.


Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

3 jam lalu

Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

CSIS telah menjalankan 18 dari rencana total 22 simulasi perang Amerika-Cina di Taiwan. War game belum melibatkan senjata nuklir kedua negara.


Finlandia Batasi Visa Turis Rusia, PM: Negaranya Membunuh Orang di Ukraina

4 jam lalu

Finlandia Batasi Visa Turis Rusia, PM: Negaranya Membunuh Orang di Ukraina

Tidak benar warga Rusia memasuki Eropa sebagai turis di saat negaranya membunuh orang di Ukraina, kata PM Finlandia Sanna Marin


Separatis Ukraina Ajak Kerja Sama Kim Jong Un

6 jam lalu

Separatis Ukraina Ajak Kerja Sama Kim Jong Un

Pemimpin Donetsk yang memisahkan diri dari Ukraina dalam sebuah surat kepada Kim Jong Un mengajak kerja sama perdagangan dengan Korea Utara


Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

7 jam lalu

Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang senilai $ 430 miliar untuk melawan inflasi, tapi Partai Republik menilanya sebagai perampokan


Pasukan Prancis Ditarik, Tentara Rusia Masuk Mali

8 jam lalu

Pasukan Prancis Ditarik, Tentara Rusia Masuk Mali

Pasukan keamanan Rusia mendarat di bandara Gao, Mali utara pada Senin, 15 Agustus 2022, di hari terakhir tentara Prancis menyelesaikan operasi mereka


Persaingan Memanas, AS Uji Coba Rudal Minuteman III

9 jam lalu

Persaingan Memanas, AS Uji Coba Rudal Minuteman III

Unjuk kekuatan di bidang rudal antar-benua semakin panas, setelah China kini gilaran AS uji coba Minuteman III


Rusia Curigai Ledakan Gudang Senjata di Krimea Sabotase, Ukraina Terlibat?

11 jam lalu

Rusia Curigai Ledakan Gudang Senjata di Krimea Sabotase, Ukraina Terlibat?

Rusia menyebut ada sabotase dalam ledakan gudang senjata di Krimea. Ukraina dicurigai sebagai pihak yang terlibat.


Top 3 Dunia: Nestapa TKI di Inggris hingga Rusia Tawarkan Senjata ke Sekutu

12 jam lalu

Top 3 Dunia: Nestapa TKI di Inggris hingga Rusia Tawarkan Senjata ke Sekutu

Top 3 dunia adalah TKI di Inggris terlilit utang, Rusia tawarkan senjata ke negara-negara sekutuh hingga Thailand tangkap bandar judi online China.


10 Lagu Paling Hits dari Diva Madonna

19 jam lalu

10 Lagu Paling Hits dari Diva Madonna

Madonna yang sangat berani dalam hal musiknya, memberikan daya tarik sendiri bagi penyuka musik pop, terutama kala saluran MTV tengah berjaya.