Menlu Lavrov: Rusia Dukung Junta Myanmar 'Menstabilkan' Negara

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Foreign Minister Meeting G20, Bali, Jumat, 8 Juli 2022. TEMPO/Daniel Ahmad

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia mendukung upaya junta Myanmar untuk "menstabilkan" negara yang dilanda krisis, kata  Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov  saat bertemu dengan junta militer, Rabu, 3 Agustus 2022.

"Kami bersolidaritas dengan upaya (junta) yang bertujuan menstabilkan situasi di negara ini," kata Sergei Lavrov selama pembicaraan di ibu kota Myanmar, Naypyidaw, seperti dilansir TASS.

Kekacauan telah mencengkeram Myanmar sejak kudeta militer pada awal 2021 yang mengakhiri satu dekade pemerintahan demokrasi. Manuver politik junta memicu protes bahwa pasukan junta melakukan tekanan pada masyarakat dengan kekuatan mematikan. 

Sejumlah tokoh oposisi membentuk kekuatan rakyat dan mengangkat senjata di sejumlah daerah. Mengutip pengamat lokal, CNA melaporkan, lebih dari 2.100 orang tewas dalam tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di Myanmar.

Rusia adalah sekutu utama dan pemasok senjata junta. Moskow juga dituduh oleh kelompok hak asasi mempersenjatai militer dengan senjata yang digunakan untuk menyerang warga sipil sejak kudeta tahun lalu.

"Tahun depan, Anda akan mengadakan pemilihan legislatif dan kami berharap Anda sukses membuat negara Anda lebih kuat dan lebih sejahtera," ujar Lavrov menambahkan.

Pemilihan yang dimaksud Lavrov adalah usulan pemilu Myanmar pada Agustus 2023. Penentang junta sudah memprediksi pemilu itu tidak akan bebas dan adil.

Seperti diwartakan TASS, Lavrov mencatat perdagangan antara Myanmar dan Rusia bertumbuh. Dalam kunjungan itu, dia menekankan peran kerja sama militer dan teknis antara Rusia dan Myanmar. Selain itu, menurut diplomat top Rusia itu, posisi kedua negara di sebagian besar masalah global dan regional sudah dekat.

Kunjungan Lavrov ke Myanmar ini tak lama setelah sekitar satu pekan lalu, rezim militer Myanmar mengundang kecaman internasional karena mengeksekusi empat aktivis pro-demokrasi. Junta memvonis hukuman mati bagi mantan legislator Phyo Zeya Thaw, aktivis demokrasi Kyaw Min Yu, Aung Thura Zaw, dan Hla Myo dalam persidangan tertutup pada Januari. 

Lavrov dijadwalkan melakukan perjalanan ke pertemuan para menteri luar negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kamboja di mana diplomat tinggi junta telah dikeluarkan karena penolakannya untuk terlibat dalam dialog dengan lawan-lawannya.  

REUTERS, TASS, CHANNEL NEWS ASIA






Retno Marsudi Berpeluang Jadi Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar

1 jam lalu

Retno Marsudi Berpeluang Jadi Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi berpeluang menjadi utusan khusus ASEAN dalam menyelesaikan krisis di Myanmar.


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

2 jam lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

7 jam lalu

Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

Putin bertemu dengan 17 ibu-ibu dari tentara Rusia yang gugur dalam perang di Ukraina.


Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

9 jam lalu

Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

Ukraina menuding Putin akan kembali mengerahkan mobilisasi militer, dengan target 5 juta orang.


Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

11 jam lalu

Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

Aksi bersih-bersih suporter timnas Jepang pada Piala Dunia Qatar juga pernah terjadi saat Piala Dunia 2018 Rusia. Para pemain bersihkan ruang ganti.


Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

1 hari lalu

Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

Jaringan energi Ukraina lumpuh diserang Rusia. Akibatnya nyawa jutaan orang terancam saat musim dingin.


CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

1 hari lalu

CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

CIA meluaskan perekrutan ke Rusia, mencari orang-orang yang menentang perang Ukraina.


Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

1 hari lalu

Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

Industri senjata Eropa Timur panen pesanan, terbesar sejak Perang Dingin, ketika pemerintah di kawasan itu berupaya membantu Ukraina melawan Rusia


Parlemen Rusia Setujui RUU anti-Propaganda LGBT

2 hari lalu

Parlemen Rusia Setujui RUU anti-Propaganda LGBT

Parlemen Rusia menyetujui undang-undang yang memperluas larangan mempromosikan "propaganda LGBT" , menunggu pengesahan Putin


Polandia Minta Jerman Berikan Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

2 hari lalu

Polandia Minta Jerman Berikan Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Polandia meminta Jerman untuk mengirim peluncur rudal Patriot yang ditawarkan ke Polandia untuk diberikan kepada Ukraina.