Kasus Pertama Kematian Akibat Cacar Monyet di India

Reporter

Seorang peserta mendaftar untuk menerima vaksinasi cacar monyet di Northwell Health Immediate Care Center di Fire Island-Cherry Grove, di New York, AS, 15 Juli 2022. Kasus cacar monyet telah ditemukan di sejumlah negara, terutama di benua Eropa, Afrika, Amerika dan sejumlah negara di Asia. REUTERS/Eduardo Munoz

TEMPO.CO, Jakarta - India mengkonfirmasi kematian akibat cacar monyet yang pertama pada Senin, 1 Agustus 2022. Pasien tersebut seorang laki-laki, 22 tahun, yang tinggal di negara bagian selatan Kerala.

Identitas lengkap laki-laki itu tidak dipublikasi, hanya diketahui dia meninggal pada Sabtu, 30 Juli 2022. Menteri Pajak negara bagian Kerala mengatakan kepada wartawan, otoritas sudah mengisolasi 21 orang yang close contact dengannya.

"Laki-laki itu (pasien cacar monyet) tiba di Kerala pada 21 Juli, tetapi baru mendatangi rumah sakit pada 26 Juli ketika dia menunjukkan (gejala) kelelahan dan demam," kata Menteri K Rajan, seperti dilansir cari Reuters.

Rajan menambahkan tidak ada alasan untuk panik meskipun melakukan kontak dengan pasien cacar monyet selama tidak menunjukkan gejala.

Menteri Kesehatan Kerala, Veena George, mengatakan kepada wartawan pada Minggu, 31 Juli 2022, keluarga pasien cacar monyet yang wafat itu, melaporkan ke otoritas setempat sebelumnya bahwa dia telah dites positif cacar monyet di Uni Emirat Arab sebelum kembali ke India.

Kementerian kesehatan federal India belum mau berkomentar tentang kematian akibat cacar monyet tersebut. Kementerian hanya mengatakan telah membentuk gugus tugas, yang terdiri dari sejumlah pejabat senior untuk memantau kasus cacar monyet di negara itu. Media lokal di India telah melaporkan setidaknya ada lima infeksi cacar monyet di India.  

Secara keseluruhan, ini merupakan kematian keempat yang diketahui dari penyakit cacar monyet saat ini. Sebelumnya pada pekan lalu, Spanyol melaporkan ada dua kematian terkait cacar monyet dan Brasil yang pertama. Kematian di India juga merupakan yang pertama di Asia. 

WHO telah menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global pada 23 Juli 2022. WHO mengatakan akhir bulan lalu, ada 78 negara melaporkan kasus cacar monyet dengan lebih dari 18 ribu kasus, yang mayoritas berada di Eropa.

Cacar monyet disebabkan oleh virus dengan gejala yang lebih ringan daripada cacar biasa. Cacar monyet sering kali terjadi terutama di Afrika tengah dan barat. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia. Penularan dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, lesi pada kulit atau pada permukaan mukosa internal, seperti di mulut atau tenggorokan, tetesan pernapasan dan benda yang terkontaminasi. 

REUTERS | CNA

Baca juga: Latvia Minta Uni Eropa Tak Terbitkan Visa untuk Warga Rusia

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Takziah ke Rumah Korban Meninggal Siswa MTsN 19 Jakarta, Anies Baswedan: Insya Allah Husnul Khatimah

18 jam lalu

Takziah ke Rumah Korban Meninggal Siswa MTsN 19 Jakarta, Anies Baswedan: Insya Allah Husnul Khatimah

Anies Baswedan bertakziah ke rumah salah satu dari tiga korban meninggal akibat ambruknya tembok MTs Negeri 9 Jakarta.


17 Jalan dan 41 RT Jakarta Terendam Banjir, Mayoritas di Jaksel

1 hari lalu

17 Jalan dan 41 RT Jakarta Terendam Banjir, Mayoritas di Jaksel

Akibat banjir Jakarta hari ini, 68 kepala keluarga yang terdiri dari 270 jiwa mengungsi di Masjid Al Mustaghfirin Kalibata, Jaksel.


BPBD DKI Jelaskan Kronologis Tembok Roboh dan Banjir di MTsN 19 Jakarta

1 hari lalu

BPBD DKI Jelaskan Kronologis Tembok Roboh dan Banjir di MTsN 19 Jakarta

Insiden tembok roboh di MTsN 19 Jakarta bermula saat hujan deras di Ibu Kota, Kamis sore, hingga menyebabkan banjir.


3 Siswa Meninggal dan 2 Luka Akibat Tembok Roboh di MTsN 19 Jakarta Pondok Labu

1 hari lalu

3 Siswa Meninggal dan 2 Luka Akibat Tembok Roboh di MTsN 19 Jakarta Pondok Labu

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan tiga orang meninggal akibat tembok roboh di gedung MTs Negeri 19.


Bus Masuk Jurang di India, Sedikitnya 25 Orang Tewas

2 hari lalu

Bus Masuk Jurang di India, Sedikitnya 25 Orang Tewas

25 orang tewas setelah sebuah bus dengan lebih dari 40 penumpang jatuh ke jurang sedalam 500 meter di Uttarakhand, India.


Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

2 hari lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

2 hari lalu

Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

Korban merupakan bagian dari sekelompok peserta pelatihan pendakian gunung yang terkena longsoran salju di Himalaya.


Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

2 hari lalu

Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

Sepuluh pendaki tewas tertimbun longsoran salju di Pegunungan Himalaya, India, dan belasan lainnya masih dicari.


4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

3 hari lalu

4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

Sedikitnya empat tewas dan beberapa lainnya masih hilang di Himalaya, yang masuk wilayah India, setelah sekelompok 41 pendaki terkena longsoran salju


Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

3 hari lalu

Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

Merek Prancis Citroen memboyong tiga model mobil baru di Indonesia, yakni Citroen C5 Aircross, New C3, dan mobil listrik e-C4.