Pria Sri Lanka Ditangkap Polisi Gara-gara Curi Bendera dari Rumah Eks Presiden

Reporter

Orang-orang menguasai rumah Presiden Sri Lanka setelah Presiden Gotabaya Rajapaksa melarikan diri, di tengah krisis ekonomi negara, di Kolombo, Sri Lanka 13 Juli 2022. REUTERS/Adnan Abidi

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap seorang pemimpin serikat pekerja Sri Lanka yang diduga mengambil dua bendera resmi dari Istana Presiden. Pria itu mengambil bendera dari kediaman eks Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dan menjadikannya sebagai seprai dan sarung.

Pria itu ditangkap pada Jumat malam setelah sebuah unggahan di media sosial menunjukkan dia menggunakan salah satu bendera resmi kepresidenan sebagai seprai dan yang lainnya sebagai sarung. "Kami mengidentifikasi dia dari video yang direkam dan diposting oleh putranya," kata seorang petugas yang menolak menyebutkan namanya.

"Dia mengatakan kepada penyelidik telah membakar satu bendera. Kami telah menemukan bendera itu digunakan sebagai sarung." Pria itu ditahan selama dua minggu sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut, ujar petugas tersebut menambahkan. 

Sri Lanka terjebak dalam krisis keuangan yang parah. Hal ini memicu kemarahan rakyat yang menuntut presiden saat itu, Gotabaya Rajapaksa mundur dari jabatannya. Rajapaksa dituduh oleh rakyatnya salah mengelola keuangan negara sehingga menyebabkan kemarahan publik selama berbulan-bulan sebelum demonstrasi massal.

Segera setelah pengunjuk rasa menyerbu Istana Kepresidenan, sejumlah gambar diunggah di media media sosial. Para pengunjuk rasa bermain-main di kolam renang presiden dan ramai-ramai mencicipi ranjang empuk Gotabaya Rajapaksa. 

Kompleks Temple Trees di dekatnya yang merupakan kediaman resmi perdana menteri, juga diserbu di hari yang sama. Pengunjuk rasa telah memindahkan televisi dan barang berharga lainnya.

Polisi mengatakan inventarisasi sedang dilakukan di gedung-gedung era kolonial yang merupakan gudang seni dan barang antik yang berharga. Para pengunjuk rasa juga menyerahkan kepada pihak berwenang sekitar 17,5 juta rupee (US$ 46.000) dalam bentuk uang kertas yang telah ditemukan di salah satu kamar istana kepresidenan.

Penerus Rajapaksa, Ranil Wickremesinghe, telah bersumpah akan memberikan hukuman tegas kepada pembuat onar. Polisi telah menangkap beberapa pemimpin protes dalam beberapa hari terakhir.

Militer pekan lalu menghancurkan sebuah kamp protes di luar kantor presiden yang telah berkampanye untuk penggulingan Gotabaya Rajapaksa. Langkah ini menuai kecaman internasional yang menuduh pasukan menggunakan kekuatan berlebihan pada demonstran yang tidak bersenjata.

CHANNEL NEWS ASIA 






Al Adaam bendera Qatar Warna merah Marun dan Putih Memiliki 9 Gerigi, Begini Sejarah dan Maknanya

16 hari lalu

Al Adaam bendera Qatar Warna merah Marun dan Putih Memiliki 9 Gerigi, Begini Sejarah dan Maknanya

Bendera nasional Qatar berwarna merah marun dan putih, punya motif 9 gerigi lebar. Begini asal usul dan makna filosofinya.


Emir Qatar Dukung Arab Saudi Lawan Argentina Saat Pertandingan Piala Dunia 2022

16 hari lalu

Emir Qatar Dukung Arab Saudi Lawan Argentina Saat Pertandingan Piala Dunia 2022

Tamim bin Hamad tampak mendukung tim sepak bola asal Arab Saudi dengan membawa bendera Negeri Kabah tersebut dalam pertandingan Saudi vs Argentina


Penonton Piala Dunia 2022 Salah Sangka Bendera Negara Bagian di Brasil Dikira Bendera LGBT

17 hari lalu

Penonton Piala Dunia 2022 Salah Sangka Bendera Negara Bagian di Brasil Dikira Bendera LGBT

Wartawan asal Brasil menceritakan ada penonton Piala Dunia 2022 yang salah sangka mengira bendera negara bagian di Brasil sebagai bendera LGBT


Mengapa Warna Bendera Negara-negara di Afrika Hampir Serupa?

20 hari lalu

Mengapa Warna Bendera Negara-negara di Afrika Hampir Serupa?

Kebanyakan negara di Afrika memiliki warna dan motif bendera yang hampir mirip satu sama salain. Mengapa bisa begitu?


Pasukan Rusia Mundur, Bendera Ukraina Berkibar di Kherson

28 hari lalu

Pasukan Rusia Mundur, Bendera Ukraina Berkibar di Kherson

Bendera Ukraina kembali berkibar di atas Kota Kherson setelah pasukan Rusia mundur dari wilayah tersebut


Sri Lanka Meloloskan Amendemen Konstitusi untuk Memangkas Kekuasaan Presiden

49 hari lalu

Sri Lanka Meloloskan Amendemen Konstitusi untuk Memangkas Kekuasaan Presiden

Perwakilan masyarakat sipil Sri Lanka menilai amendemen hanya mengutak-atik kekuasaan presiden dan tidak menerapkan perubahan signifikan.


Paris Club Ingin Bahas Utang Sri Lanka

57 hari lalu

Paris Club Ingin Bahas Utang Sri Lanka

Sumber menyebut Paris Club telah melakukan kontak dengan Sri Lanka untuk membahas status utang negara itu.


PBB Minta Sri Lanka Tak Abaikan Masalah HAM di Tengah Krisis Ekonomi

13 September 2022

PBB Minta Sri Lanka Tak Abaikan Masalah HAM di Tengah Krisis Ekonomi

Pejabat tinggi HAM PBB mengingatkan Sri Lanka untuk tidak melupakan masalah hak asasi manusia.


Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

5 September 2022

Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dapat sambutan hangat sepulangnya dari melarikan diri ke luar negeri, termasuk rumah dan pengamanan.


Gotabaya Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Bangkrut?

3 September 2022

Gotabaya Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Bangkrut?

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa kembali ke Kolombo pada Sabtu dini hari dari pelariannya di Thailand