70 Sakit Setelah Makan Babi Beracun di Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing:Sedikitnya 70 orang di Cina menderita sakit setelah memakan bagian tubuh babi yang terkontaminasi obat ilegal penurun berat badan. Kabar ini menambah rentetan kekisruhan pada industri makanan di Negeri Tirai Bambu.

    Semua orang yang terkontaminasi menderita nyeri perut buang air besar setelah memakan daging bayi yang beracun di selatan Cina, Provinsi Guangdong selama beberapa hari, dimana tiga korban masih berada dalam perawatan rumah sakit.

    Hasil investigasi memperlihatkan daging babi yang diduga ilegal ini dibeli dari pasar setempat terkontaminasi clenbuterol, obat yang biasanya diberikan kepada penderita asma juga biasa dipakai sebagai penurun berat badan.

    Kasus clebuterol diberikan kepada babi di Cina untuk mengurangi berat badan sempat terdata. Namun obat tersebut penggunaannya dilarang terutama pada makanan karena bisa berakibat fatal bagi manusia.

    Salah satu kasus terparah penggunaan clenbuterol terjadi di Shanghai pada 2006 ketika 336 orang dilarikan ke rumah sakit setelah memakan daging babi atau bagian tubuh yang terkontaminasi dengan obat ilegal tersebut.

    AFP | BAGUS WIJANARKO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.