Pencarian Korban Berakhir, 74 Pekerja Tambang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Gujiao: Tim penyelamat mengakhiri usaha pencarian korban dalam ledakan tambang batu bara di Provinsi Cina Utara ini. Setidakya telah ditemukan 74 orang penambang tewas, setelah ledakan yang terjadi pada Minggu, dini hari.

    Lebih dari 300 pekerja yang selamat dalam insiden di Tambang Tunlan ini, ada 114 yang dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan lima pekerja di antaranya masih dalam kondisi kritis. Menurut juru bicara pemerintah provinsi, ledakan masih dalam penyelidikan.

    Manajer tambang, kepala bagian penyelamatan dan kepala bagian mesin telah diganti dari pos mereka masing-masing untuk diinvestigasi. “Langkah selanjutnya, adalah cek ulang dari bawah dan mencatat yang terluka dan yang selamat dari file data persiapan guna penyelidikan lebih lanjut” ujar juru bicara pemerintah provinsi.

    Sebelumnya, pekerja tambang terjebak dalam tambang batubara di Provinsi Shanxi, Cina Utara, setelah terjadi ledakan gas. Menurut kantor berita Xinhua, kecelakaan ini sekitar pukul 2.00 pagi waktu setempat di Tambang kota Gujiao, ibukota Taiyuan, Minggu (22/2).

    Saat itu ada 436 penambang sedang bekerja di bawah tanah, sedangkan 340 pekerja lainnya berhasil diselematkan. Tambang yang dioperasikan perusahaan Grup Shanxi Jiaomei ini, produksi per tahunnya bisa menghasilkan lima juta ton batu bara. Dalam kasus kecelakaan tambang, setidaknya 3.200 orang pekerja tambang telah tewas di Cina, di tahun 2008 saja.


    AP| NUR HARYANTO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.