Iran Disebut Tak Tertarik Lagi Bahas Kesepakatan Nuklir

Reporter

Bendera Iran digambarkan di dekat rudal selama latihan militer, dengan partisipasi unit Pertahanan Udara Iran, Iran 19 Oktober 2020. Gambar diambil 19 Oktober 2020. WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Richard Moore, Kepala Badan Intelijen Inggris (SIS) pada Kamis, 21 Juli 2022, mengaku pesimis kalau pemimpin Iran tertinggi Ayatollah Ali Khamenei ingin menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan negara-negara kekuatan dunia. Tehran pun tidak mencoba melakukan upaya dialog.

Menurut Moore, pihaknya masih yakin bahwa menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran atau 2015 Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) adalah cara terbaik untuk membatasi program nuklir Iran. Badan Intelijen Inggris dikenal pula dengan sebutan M16.

Di bawah kesepakatan JCPOA, Iran harus membatasi program nuklirnya. Sebagai imbalannya, sanksi – sanksi ekonomi ke Iran akan dilonggarkan.

“Saya tidak yakin kita bisa sampai ke arah sana (menghidupkan lagi JCPOA). Saya rasa pemimpin Iran tertinggi ingin memangkas kesepakatan. Warga Iran pun tak menginginkan adanya perundingan sehingga mereka (Iran) masih bisa sedikit lebih lama menjalankannya (program nuklir),” kata Moore, dalam Aspen Security Forum di Colorado, Amerika Serikat.

Semenjak mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri kesepakatan JCPOA dan memberlakukan lagi sanksi-sanksi ke Iran pada 2018, Iran telah melanggar sejumlah kesepakatan terkait aktivitas nuklirnya. Iran memperkaya uraniumnya hingga mendekati ke tingkat pembuatan senjata.

Negara-negara kekuatan dunia memperingatkan kalau tindakan Iran sudah semakin dekat ke arah pembuatan bom nuklir. Iran menyangkal tuduhan itu.

Amerika Serikat di bawah pemerintahan Joe Biden berusaha menghidupkan kembali kesepakatan JCPOA. Namun sejumlah diplomat adri Inggris, Amerika Serikat dan Prancis, telah mempertanyakan tanggung jawab Iran karena dianggap sudah gagal menghidupkan kembali kesepakatan JCPOA usia lebih dari setahun dilakukan serangkaian negosiasi.

“Saya rasa kesepakatan sudah siap. Negara-negara kekuatan dunia, yang ada di Eropa, dan Pemerintah Amerika Serikat sudah cukup jelas mengenai hal ini, namun tidak untuk Cina serta Rusia dalam hal ini, yang mungkin akan membloknya. Tetapi, saya pun melihat warga Iran menginginkan hal ini,” kata Moore.

Iran menilai rangkaian perundingan nuklir berlangsung positif, namun Amerika Serikat adalah pihak yang disalahkan karena gagal memberikan jaminan. Iran pun menuntut kepastian kalau Pemerintah Amerika yang baru, tidak akan mengabaikan kesepatakan JCPOA seperti yang dilakukan Trump.   

Sumber: Reuters

Baca juga: Iran Jatuhkan Sanksi ke 61 Warga Amerika Serikat, Hanya Basa-Basi?

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.            






Pengadilan Belgia Tangguhkan Pertukaran Tahanan dengan Iran

22 jam lalu

Pengadilan Belgia Tangguhkan Pertukaran Tahanan dengan Iran

Pengadilan konstitusional Belgia pada Kamis menangguhkan perjanjian pertukaran tahanan dengan Iran.


Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

1 hari lalu

Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman pada Kamis mengutuk keras eksekusi mati pertama Iran terkait protes kematian Mahsa Amini


Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

1 hari lalu

Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

Demonstran Iran yang dihukum gantung dalam aksi protes Mahsa Amini di Iran diidentifikasi sebagai Mohsen Shekari.


Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

1 hari lalu

Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

Vladimir putin mengakui perang Ukraina bisa berlangsung lama, di mana Rusia saat ini pun belum punya rencana menarik tentaranya dari Ukraina.


BNI dan Bank Nagari Kolaborasi Bangun Sumatera Barat

2 hari lalu

BNI dan Bank Nagari Kolaborasi Bangun Sumatera Barat

Kerja sama ini meliputi pemanfaatan bersama produk, layanan, channel, dan kapabilitas.


Saudara Perempuan Ayatollah Ali Khamenei Kecam Pemimpin Iran

2 hari lalu

Saudara Perempuan Ayatollah Ali Khamenei Kecam Pemimpin Iran

Saudara perempuan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengutuk tindakan kerasnya terhadap protes nasional.


Deretan Kantor Polisi yang Pernah Menjadi Sasaran Teror Bom, Selain Polsek Astana Anyar

2 hari lalu

Deretan Kantor Polisi yang Pernah Menjadi Sasaran Teror Bom, Selain Polsek Astana Anyar

Serangan bom di kantor polisi sudah berulang kali terjadi di Indonesia. Di mana saja?


Bom Astanaanyar Bandung, AS Ingatkan Punya Kerja Sama Kontraterorisme

2 hari lalu

Bom Astanaanyar Bandung, AS Ingatkan Punya Kerja Sama Kontraterorisme

Duta Besar Amerika Serikat Sung Y. Kim menyebut pihaknya akan memantau situasi seputar bom Astanaanyar, Bandung, yang diduga melibatkan jaringan terorisme


Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Penjagaan Polres Metro Depok Diperketat

2 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Penjagaan Polres Metro Depok Diperketat

Setelah bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, pengamanan di kantor polisi diperketat, salah satunya di Polres Metro Depok.


Iran Hukum Mati Lebih dari 500 Orang Pada 2022

3 hari lalu

Iran Hukum Mati Lebih dari 500 Orang Pada 2022

Jumlah orang yang telah dihukum mati di Iran naik pada tahun ini.