Sejarah Dunia Hari ini: Kelahiran Julius Caesar, Diktator Romawi dan Kematian Tragis

Julius Caesar. nfb.ca

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, 13 Juli 100 SM, seorang pemimpin militer dan politikus Romawi, Julius Caesar dilahirkan. Melansir dari Britannica, sejarah mencatat Julius Caesar mampu memenangkan perang saudara hingga menjadikannya sebagai seorang penguasa legendaris Romawi pada saat itu.

Julius Caesar yang memiliki nama lengkap Gaius Julius Caesar lahir di Subura, Roma pada 13 Juli 100 SM.  Ayahnya bernama Gaius Lulius Caesar dan ibunya, Aurelia. Kaisar Romaw ini mempunyai dua orang saudara perempuan.

Pada 84 SM, Julius Caesar menikahi Cornelia, putri seorang bangsawan. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki seorang putri bernama Julia Caesaris. Namun, pernikahan Caesar dengan Cornelia memicu kemarahan diktator Romawi Sulla, karena ayah Cornelia ialah saingan politik Sulla. Sulla memerintahkan Caesar untuk menceraikan istrinya atau berisiko kehilangan hartanya. 

Kemudian setelah Cornelia meninggal, Julius Caesar menikah dengan Pompeia Sulla. Pada 58 SM, ia melangsungkan pernikahannya yang ketiga dengan Calpurnia Pisonis. 

Julis Caesar Sang Diktator dan Kematian Tragis

Diawal karirnya, Julius Caesar memiliki utang yang sangat besar. Untuk menutupi utangnya itu, ia memanfaatkan jabatannya sebagai gubernur, baik melalui pemerasan atau kampanye militer. 

Julius Caesar adalah seorang jenius politik dan militer yang menggulingkan tatanan politik Roma dan menggantinya dengan kediktatoran. Setelah menang dalam Perang Saudara, Julius Caesar kemudian di daulat sebagai penguasa Romawi atau Kaisar Kerajaan Romawi. Julius Caesar menjadi berambisi menjadi diktator seumur hidup terhadap kekaisaran Romawi, dan memusatkan pemerintahan Romawi yang makin melemah dalam republik tersebut.

Ia kemudian memulai melancarkan reformasi besar-besaran terhadap masyarakat dan pemerintah Romawi. Ia berhasil mengurangi pengangguran dengan menawarkan pekerjaan pada orang miskin, melunasi hutang negara, menaikkan standar hidup orang Romawi, mendistribusikan tanah pada rakyat kelas bawah, bahkan membagikan sebagian hartanya untuk warga.

Diktator sekaligus salah satu pemimpin militer ternama ini nasibnya berakhir tragis. Julius Caesar meninggal dunia pada 15 Maret 44 SM karena ditusuk hingga mati oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa orang senator Romawi. Aksi tersebut akhirnya menjadi pemicu perang saudara kedua yang menjadikan runtuhnya Kekaisaran Romawi di bawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya, yaitu Kaisar Augustus.

RINDI ARISKA 

Baca: Nama Rubicon, Apa Hubungannya dengan Julius Caesar

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

4 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Cerita Luhut Binsar Panjaitan di Buku Biografi: Masa Kecil, Dikejar Babi, Suka Berkelahi

4 jam lalu

Cerita Luhut Binsar Panjaitan di Buku Biografi: Masa Kecil, Dikejar Babi, Suka Berkelahi

Buku Biografi Luhut Binsar Pandjaitan berjudul "Luhut" diluncurkan.


Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

1 hari lalu

Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

Pengadilan Myanmar yang dikuasai junta militer, telah memenjarakan seorang pembuat film dokumenter Jepang.


Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

3 hari lalu

Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

Militer Amerika Serikat mengklaim telah membunuh seorang pemimpin kelompok radikal al Shabaab dalam sebuah serangan udara sepanjang akhir pekan lalu


Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni: Menentang Aborsi, Tak Setuju Eutanasia, Anti-LGBT

3 hari lalu

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni: Menentang Aborsi, Tak Setuju Eutanasia, Anti-LGBT

Perjalanan Giorgia Meloni perempuan pertama sebagai Perdana Menteri Italia. Ia menentang aborsi, tak menyetujui eutanasia, dan anti-LGBT.


Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

4 hari lalu

Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

Rencana baru yang disetujui pada Sabtu, 1 Oktober 2022, menyepakati pemilu Presiden Chad mundur selama dua tahun.


Hasil Liga Italia: Inter Milan vs AS Roma 1-2, Tumbang di Kandang

5 hari lalu

Hasil Liga Italia: Inter Milan vs AS Roma 1-2, Tumbang di Kandang

Hasil pertandingan Liga Italia pekan ke-8 antara Inter Milan vs AS Roma telah berakhir pada Minggu dini hari WIB, 2 Oktober 2022.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

7 hari lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

10 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

11 hari lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.