Hadapi Ancaman Omicron BA.4 dan BA.5, Australia Siapkan Vaksin Booster COVID-19 Kedua

Reporter

Wisatawan menerima tes untuk penyakit coronavirus (COVID-19) di fasilitas pengujian pra-keberangkatan, ketika negara-negara bereaksi terhadap varian baru coronavirus Omicron, di luar terminal internasional di Bandara Sydney, Australia, 29 November 2021. [REUTERS/ Loren Elliot]

TEMPO.CO, JakartaAustralia mempersiapkan vaksin booster COVID-19 dosis kedua untuk menghadapi lonjakan pasien di rumah sakit akibat subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 yang sangat mudah menular.

Seperti dilansir Reuters Kamis 7 Juli 2022, Perdana Menteri Anthony Albanese pada Rabu menegaskan Australia akan mengikuti negara lain dalam memperluas kelayakan dosis keempat atau vaksin booster kedua COVID-19.

Australia mulai memberikan suntikan vaksin booster kedua kepada orang-orang di atas 65 tahun pada Maret.

Orang yang berusia di atas 30 tahun akan segera mendapatkan dosis vaksin keempat, surat kabar Sydney Morning Herald mengatakan dalam sebuah laporan yang mengutip dua sumber yang tidak disebutkan namanya, dengan kelompok penasihat imunisasi negara itu secara resmi merekomendasikan perubahan pada Kamis ini.

Subvarian baru ini telah menjadi jenis virus corona yang dominan di beberapa negara. Para epidemiolog memperingatkan BA.4 dan BA.5 dapat menyebabkan lebih banyak rawat inap dan kematian karena menyebar lebih cepat daripada varian virus corona lainnya.

Hampir 3.800 orang saat ini dirawat karena COVID-19 di rumah sakit Australia, jumlah terbesar sejak awal Februari, menurut data resmi, ketika Australia mengalami wabah Omicron yang signifikan sebelumnya.

New South Wales, negara bagian terpadat di Australia, memperingatkan wilayah itu mengalami gelombang infeksi baru yang didorong oleh varian BA.4 dan BA.5. Sementara itu, Victoria mengatakan subvarian ini telah menjadi strain dominan di negara bagian tersebut.

Setelah sebagian besar menahan virus melalui pembatasan perbatasan yang ketat dan penguncian awal di awal pandemi, Australia mulai hidup dengan virus akhir tahun lalu melalui pelonggaran pembatasan setelah vaksinasi yang lebih tinggi.

Australia pada Rabu membatalkan aturan yang mengharuskan pelancong internasional untuk menyatakan status vaksinasi COVID mereka, menandai berakhirnya pembatasan besar lainnya.

Australia, di antara negara-negara yang paling banyak divaksinasi terhadap COVID, sejauh ini telah memberikan dua dosis kepada 95 persen orang di atas 16 tahun. Lebih dari 70 persen penduduk telah diberikan suntikan ketiga, data resmi menunjukkan.

Ini telah membantu Australia membatasi jumlah kasus COVID-19 nya. Total korban tewas naik di atas 10.000 pada Ahad lalu, tetapi kenaikannya jauh lebih lambat daripada di banyak negara lain.

Baca juga: Badai Omicron, Kasus COVID-19 di Australia Naik Hampir 400 Ribu dalam Dua Hari

SUMBER: REUTERS






Australia Tampung Atlet Olimpiade Afghanistan

6 jam lalu

Australia Tampung Atlet Olimpiade Afghanistan

Australia menampung sejumlah atlet Afghanistan termasuk pembawa bendera Olimpiade Kimia Yousofi yang melarikan diri dari Taliban


Kementerian Pertanian Dapat Penghargaan dari Australia

7 jam lalu

Kementerian Pertanian Dapat Penghargaan dari Australia

Kementerian Pertanian RI mendapat penghargaan atas kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan Australia.


Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

8 jam lalu

Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

Harga minyak pada penutupan perdagangan Selasa, 16 Agustus 2022, jeblok ke level terendah 6 bulan atau sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina.


Australia Beri Pelatihan Kepemimpinan pada PNS

8 jam lalu

Australia Beri Pelatihan Kepemimpinan pada PNS

Australia memberikan pelatihan pada 116 peserta dari 13 Kementerian dan lembaga di Indonesia, mendapat pelatihan soal kepemimpinan


PM Australia Tuding Scott Morrison Merusak Demokrasi, Diam-diam Rangkap Jabatan

21 jam lalu

PM Australia Tuding Scott Morrison Merusak Demokrasi, Diam-diam Rangkap Jabatan

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam keras Scott Morrison, pendahulunya, karena menunjuk dirinya sendiri dalam beberapa posisi di kabinet.


Tak Ada Antisipasi Covid-19 di Belanja Negara 2023, Anggaran untuk Pemilu hingga IKN

21 jam lalu

Tak Ada Antisipasi Covid-19 di Belanja Negara 2023, Anggaran untuk Pemilu hingga IKN

Sri Mulyani tak memasukkan lagi postur anggaran belanja negara untuk pandemi Covid-19 dalam RAPBN 2023.


Inggris Setujui Vaksin Bivalen Buatan Moderna untuk Booster Covid-19

21 jam lalu

Inggris Setujui Vaksin Bivalen Buatan Moderna untuk Booster Covid-19

Inggris memberikan lampu hijau pertama untuk vaksin yang memiliki kesesuaian antara virus asli dan varian Omicron buatan Moderna


Sidang Tahunan MPR, Jokowi Sampaikan Kondisi Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

1 hari lalu

Sidang Tahunan MPR, Jokowi Sampaikan Kondisi Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

Presiden Jokowi menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia mulai kembali pulih pasca dihantam pandemi Covid-19.


COVID-19 di China Melonjak, Sejumlah Pejabat di Tibet dan Hainan Dicopot dan Ditahan

1 hari lalu

COVID-19 di China Melonjak, Sejumlah Pejabat di Tibet dan Hainan Dicopot dan Ditahan

Muncul gelombang baru COVID-19 di China, sejumlah pejabat di Tibet dan Hainan dicopot dan ditahan


Terkini Bisnis: KKI Kecam Pengutil Alfamart, Aturan Baru Wajib PCR jika Belum Booster

1 hari lalu

Terkini Bisnis: KKI Kecam Pengutil Alfamart, Aturan Baru Wajib PCR jika Belum Booster

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Senin sore, 15 Agustus 2022 dimulai dengan Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) mengecam pengutil Alfamart.