Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

MA Guinea-Bissau Bebaskan Gembong Narkoba, meski Ada Bukti 1,8 Ton Kokain

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Gerobak berisi kokain sebelum pembakaran lebih dari sembilan ton kokain yang disita Ekuador, di sebuah gudang di lokasi yang dirahasiakan, di Ekuador 21 April 2022. REUTERS/Karen Toro/File Foto
Gerobak berisi kokain sebelum pembakaran lebih dari sembilan ton kokain yang disita Ekuador, di sebuah gudang di lokasi yang dirahasiakan, di Ekuador 21 April 2022. REUTERS/Karen Toro/File Foto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan tertinggi Guinea-Bissau membatalkan vonis dua gembong narkoba, yang dihukum penjara 16 tahun dalam kasus kepemilikan narkotika terbesar di negara Afrika Barat itu, Senin, 4 Juli 2022.

Braima Seidi Ba, warga negara Guinea-Bissau, dan Ricardo Ariza Monje, warga negara Kolombia, pada 2020 dijatuhi hukuman 16 tahun penjara setelah penyitaan 1,8 ton kokain yang disembunyikan di dalam kantong tepung pada September 2019.

Itu adalah penggerebekan narkoba terbesar yang pernah ada di Guinea-Bissau, sebuah negara yang pernah dijuluki oleh PBB sebagai "negara narco" karena keterlibatan para pemimpin militer dan politik senior dalam perdagangan narkoba.

Isu tersebut kembali mengemuka pada bulan Februari, ketika sebuah rapat kabinet pemerintah diserang oleh orang-orang bersenjata berat. Presiden Umaro Sissoco Embalo menggambarkan serangan itu sebagai upaya kudeta yang gagal terkait dengan perdagangan narkoba.

Ba dan Monje diidentifikasi oleh jaksa sebagai tersangka gembong jaringan penyelundupan tetapi tidak pernah ditahan. Sepuluh orang lainnya, yang ditangkap, menerima hukuman penjara antara empat dan 14 tahun.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung Guinea-Bissau menolak vonis Ba dan Monje, dengan mengatakan bahwa bukti tersebut tidak membuktikan kesalahan mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Putusan bertanggal 23 Juni itu, pertama kali dilaporkan di media Guinea-Bissau pada hari Jumat, 1 Juli 2022.

Kelompok masyarakat sipil di Guinea-Bissau mengecam keputusan itu sebagai bukti bahwa pengadilan itu "disandera kejahatan terorganisir".

Putusan itu "membahayakan upaya untuk memerangi kejahatan terorganisir transnasional dan mendiskreditkan citra dan kredibilitas negara", kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

Kantor Narkoba dan Kejahatan PBB (UNODC) mengatakan pekan lalu bahwa meningkatnya ketidakstabilan di Afrika Barat, rute transit untuk obat-obatan terlarang dalam perjalanan mereka dari Amerika Selatan ke Eropa, memfasilitasi produksi dan perdagangan narkoba.

Reuters

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Pelaku Tawuran Akan Jalani Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Kapolda Metro Jaya Gandeng Kodam Jaya

1 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto memberi pesan Kamtibmas usai apel pengamanan di Monas, Sabtu, 13 Mei 2023. Tempo/M. Faiz Zaki
Pelaku Tawuran Akan Jalani Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Kapolda Metro Jaya Gandeng Kodam Jaya

Kapolda Metro Jaya itu mengatakan telah menerima informasi bahwa tawuran menjadi modus untuk tutupi transaksi narkotika di kawasan Jakarta.


Teddy Minahasa Dipecat dari Polri, Kompolnas: Mudah-mudahan Beri Kemaslahatan

1 hari lalu

Inspektur Jenderal Teddy Minahasa (masker hitam) setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di gedung Trans-National Crime Center (TNCC), Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Mei 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra
Teddy Minahasa Dipecat dari Polri, Kompolnas: Mudah-mudahan Beri Kemaslahatan

Kompolnas menyebut sidang mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa sudah menunjukkan kredibilitasnya dari aspek putusan dan lainnya.


Kapolda Metro Jaya Sebut Tawuran di Jakarta Jadi Modus untuk Tutupi Transaksi Narkotika

1 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, 28 April 2023. ANTARA/Ilham Kausar
Kapolda Metro Jaya Sebut Tawuran di Jakarta Jadi Modus untuk Tutupi Transaksi Narkotika

Kapolda Metro Jaya mengatakan kepolisian tak segan-segan akan menindak tegas penyalahgunaan narkotika sesuai aturan yang ada.


Bareskrim Sebut Narkoba Zombie Belum Terdeteksi di Indonesia

2 hari lalu

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (kiri) bersama Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi (kanan) memberikan keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2023. Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram jaringan Malaysia, Aceh dan Sumatera Utara serta menangkap 10 orang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Bareskrim Sebut Narkoba Zombie Belum Terdeteksi di Indonesia

Bareskrim Polri tengah mengantisipasi peredaran narkoba zombie atau jenis flaka yang tengah booming di Philadelpia, Amerika Serikat.


Heboh Kokain Berlambang Nazi dan Hitler 58 Kg Disita di Peru

6 hari lalu

Bendera swastika Nazi. Wikipedia.org
Heboh Kokain Berlambang Nazi dan Hitler 58 Kg Disita di Peru

Narkoba berjenis kokain dibungkus dengan lambang Nazi dan bertuliskan nama Hitler, akan dikirim dari Peru ke Belgia.


Kabareskrim Minta Jajaran Gunakan Teknologi untuk Cegah Terjadinya Fenomena Narkopolitik

6 hari lalu

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memberikan keterangan pers terkait kasus kematian Brigadir J, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022. Agus Andrianto mengatakan bahwa Ferdy Sambo menyuruh melakukan dan membuat skenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Ferdy di Duren Tiga.  TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kabareskrim Minta Jajaran Gunakan Teknologi untuk Cegah Terjadinya Fenomena Narkopolitik

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto meminta anak buahnya untuk mengantisipasi adanya penggunaan sumber dana dari peredaran narkoba untuk kegiatan Pemilu


Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Sabu dan Ganja, Punya Daya Rusak 2,7 Juta Jiwa

8 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat musnahkan barang bukti 272 kilogram sabu dan 2,2 kilogram ganja senilai Rp 409 miliar hasil tangkapan selama tiga bulan terakhir. Foto: Polres Metro Jakarta Barat
Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Sabu dan Ganja, Punya Daya Rusak 2,7 Juta Jiwa

Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat memusnahkan 272 kilogram sabu dan 2,2 kilogram ganja.


Polres Jakbar Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja Senilai Rp 409 Miliar

8 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat musnahkan barang bukti 272 kilogram sabu dan 2,2 kilogram ganja senilai Rp 409 miliar hasil tangkapan selama tiga bulan terakhir. Foto: Polres Metro Jakarta Barat
Polres Jakbar Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja Senilai Rp 409 Miliar

Barang bukti ganja dan sabu senilai Rp 409 miliar itu berasal dari lima kasus penangkapan di Aceh, Kalimantan Timur hingga Bogor.


Polda Metro Sebut Paket 12,3 Kg Sabu yang Disita di Lombok Sempat Singgah di Jakarta

10 hari lalu

Barang bukti berupa botol liquid siap edar diperlihatkan saat rilis pengungkapan kasus liquid narkotika di Ditresnarkoba, Polda Metro Jaya, Senin, 16 Januari 2023. Sejumlah alat produksi turut disita dari rumah yang dijadikan pabrik liquid vape berbahan sabu tersebut. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polda Metro Sebut Paket 12,3 Kg Sabu yang Disita di Lombok Sempat Singgah di Jakarta

Polda Metro sebut paket 12,3 kilogram sabu yang disita di Lombok sempat singgah di Jakarta.


Arab Saudi Tangkap 2 WNI karena Selundupkan Narkoba

15 hari lalu

Petugas memeriksa barang bukti pil amfetamina dalam rilis kasus narkoba di Bangkok, Thailand, 3 April 2018. Lebih dari sembilan juta tablet metamfetamina juga ditemukan di kantong pupuk yang ada di dalam kendaraan tersebut, tepatnya 100 meter dari tepi sungai Mekong yang memisahkan Thailand dan Laos. AP Photo
Arab Saudi Tangkap 2 WNI karena Selundupkan Narkoba

Dua WNI ditangkap di Arab Saudi karena menyelundupkan amfetamin. Kedua tersangka adalah wanita.