Junta Pindahkan Aung San Suu Kyi ke Sel Isolasi Penjara di Naypyidaw

Reporter

Daniel Ahmad

Kamis, 23 Juni 2022 17:55 WIB

Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menghadiri sebuah acara yang menandai peringatan 69 tahun Hari Martir di Mausoleum Para Martir yang didedikasikan untuk para pahlawan kemerdekaan yang gugur di Yangon 19 Juli 2016. REUTERS/Soe Zeya Tun/File

TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Myanmar yang terguling, Aung San Suu Kyi, telah dipindahkan dari tahanan rumah ke sel isolasi di kompleks penjara ibu kota Naypyidaw. 

"Sesuai dengan hukum pidana, (Aung San Suu Kyi) telah ditahan di sel isolasi di penjara sejak Rabu," kata Zaw Min Tun, juru bicara junta Myanamr dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNA Kamis 23 Juni 2022.

Sehari sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa penguasa militer Myanmar telah memerintahkan semua proses hukum terhadap Suu Kyi dipindahkan dari ruang sidang ke penjara Naypyidaw.

Sejak penggulingannya dalam kudeta tahun lalu, Suu Kyi telah berada di bawah tahanan rumah di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Naypyidaw. Sumber mengatakan, dia ditemani oleh beberapa staf rumah tangga dan anjingnya.

Peraih Nobel Perdamaian berusia 77 tahun itu meninggalkan tahanan hanya untuk menghadiri sidang di pengadilan junta. Suu Kyi terancam dijatuhi hukuman penjara lebih dari 150 tahun.

Pengacara Suu Kyi dilarang berbicara kepada media, sementara wartawan dilarang menghadiri persidangannya. Suu Kyi juga pernah menghabiskan waktu lama di bawah tahanan rumah di kediaman keluarganya di Yangon, kota terbesar di Myanmar.

Suu Kyi telah divonis bersalah atas tindak korupsi, hasutan terhadap militer, melanggar aturan COVID-19 dan melanggar undang-undang telekomunikasi. Pengadilan menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara sejauh ini. Suu Kyi menyangkal semua tuduhan itu.

 
Banyak pihak menilai hukuman terhadap Suu Kyi mengada-ngada. Kendati demikian, pihak militer berkukuh bahwa Suu Kyi menjalani proses hukum oleh pengadilan independen.

Pendukung dan kelompok hak asasi menyebut tuduhan terhadap Suu Kyi bermotivasi politik dan merupakan upaya untuk mendiskreditkannya dan melegitimasi perebutan kekuasaan oleh militer.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah organisasi swasta yang melacak pembunuhan dan penangkapan pemerintah Myanmar, total 11.174 orang saat ini ditahan karena dicurigai menentang dewan militer yang berkuasa. 

Banyak anggota senior pemerintahan dan partai Suu Kyi juga telah ditangkap dan diadili. Beberapa menjadi terdakwa bersama dalam beberapa kasusnya.

Baca juga: Myanmar Akan Adili Penasihat Ekonomi Aung San Suu Kyi Asal Australia

 
SUMBER: CHANNEL NEWS ASIA | REUTERS





Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

1 hari lalu

Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

Australia dilaporkan akan memboikot pertemuan kontra-terorisme ASEAN yang diketuai bersama oleh junta militer Myanmar dan Rusia


Penanganan Krisis Myanmar oleh ASEAN dan PBB Dinilai Gagal

1 hari lalu

Penanganan Krisis Myanmar oleh ASEAN dan PBB Dinilai Gagal

Badan Penyelidikan Parlemen Internasional atau IPI dalam sidangnya membahas kegagalan aktor internasional, utamanya PBB dan ASEAN, dalam mengakhiri kekerasan di Myanmar setelah kudeta junta militer.


Myanmar Akan Adili Penasihat Ekonomi Aung San Suu Kyi Asal Australia

14 hari lalu

Myanmar Akan Adili Penasihat Ekonomi Aung San Suu Kyi Asal Australia

Pengadilan Myanmar akan mengadili seorang ekonom Australia, Sean Turnell, yang juga penasihat Aung San Suu Kyi


Junta Myanmar Akan Gantung 4 Aktivis Termasuk dari Partai Aung San Suu Kyi

20 hari lalu

Junta Myanmar Akan Gantung 4 Aktivis Termasuk dari Partai Aung San Suu Kyi

Pertama kalinya sejak beberapa dekade terakhir, Junta Myanmar menjatuhkan hukuman mati terhadap aktivis.


Ledakan di Myanmar, Junta dan Kelompok Perlawanan Saling Tuding

23 hari lalu

Ledakan di Myanmar, Junta dan Kelompok Perlawanan Saling Tuding

Kelompok perlawanan Myanmar dan junta militer saling tuding sebagai pelaku peledakan di Yangoon yang menyebabkan satu orang tewas


Malaysia Komunikasi dengan NUG Myanmar

39 hari lalu

Malaysia Komunikasi dengan NUG Myanmar

Untuk pertama kalinya Malaysia membuka pembicaraan dengan kelompok NUG di Myanmar yang menggulingkan pemerintahan.


Shin Tae-yong Jelaskan Timnas U-23 yang Tak Bergantung Striker

41 hari lalu

Shin Tae-yong Jelaskan Timnas U-23 yang Tak Bergantung Striker

Pelatih Timnas U-23 Shin Tae-yong menyatakan setiap pemain punya peluang untuk mencetak gol.


5 Poin Konsensus ASEAN untuk Myanmar Dianggap Gagal

42 hari lalu

5 Poin Konsensus ASEAN untuk Myanmar Dianggap Gagal

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan masih melihat konsistensi ASEAN dalam merespons krisis kemanusiaan di Myanmar.


ASEAN Diduga Berkolusi dengan Junta, Langgengkan Kekejaman di Myanmar

44 hari lalu

ASEAN Diduga Berkolusi dengan Junta, Langgengkan Kekejaman di Myanmar

Investigasi Justice For Myanmar menyimpulkan, ASEAN membantu kekejaman militer Myanmar dan berkolusi dengan junta.


Aung San Suu Kyi Divonis 5 Tahun, 18 Kasus dengan Hukuman 190 Tahun Menunggunya

58 hari lalu

Aung San Suu Kyi Divonis 5 Tahun, 18 Kasus dengan Hukuman 190 Tahun Menunggunya

Pengadilan Myanmar menghukum Aung San Suu Kyi 5 tahun penjara dalam kasus korupsi, sementara belasan kasus dengan hukuman 190 tahun menantinya.