Krisis Energi, Australia Minta Warga Sydney Hemat Listrik

Reporter

Tempo.co

Kamis, 16 Juni 2022 20:12 WIB

Sebuah payung rusak terlihat di dekat, patung memorial pertempuran ANZAC di taman Hyde Park. Sejumlah wilayah mengalami mati listrik, akibat tiang penghubung yang tumbang akibat angin kencang. Sydney, Australia, 21 April 2015. Brendon Thorne / Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Energi Australia pada Kamis 16 Juni 2022 meminta warga Negara Bagian New South Wales dan kota terbesarnya, Sydney, menghemat listrik selama dua jam di malam hari untuk mencegah pemadaman.

Seperti dilansir Reuters, permintaan ini muncul satu hari setelah Australia menangguhkan pasar listrik spot, karena pemadaman tak terjadwal di utilitas berbahan bakar batu bara yang sudah tua.

Menteri Perubahan Iklim dan Energi Chris Bowen mengimbau kepada warga Sydney untuk menghemat listrik tanpa mengorbankan hal-hal penting seperti pemanas di saat mulai memasuki musim dingin.

"Kami yakin dapat menghindari pemadaman listrik. Jika Anda memiliki pilihan tentang kapan harus menjalankan item tertentu, jangan jalankan dari jam 6 hingga 8 (malam)," kata Bowen.

Operator Pasar Energi Australia mengatakan, masih terlalu dini untuk menyatakan kapan pasar akan melanjutkan operasi normal. Operator tersebut menambahkan bahwa, cadangan kapasitas daya telah meningkat di New South Wales.

"Sejumlah unit berbahan bakar batu bara tidak beroperasi karena pemeliharaan terjadwal dan kesalahan tak terduga, dan semua upaya difokuskan untuk memulihkan unit ke operasi normal," ujar Bowen.

Pemadaman listrik lebih banyak terjadi pada malam hari, ketika output dari pembangkit listrik tenaga surya dan angin turun. Sementara konsumsi listrik meningkat pada malam hari.

Produsen listrik utama Australia AGL Energy mengatakan, satu dari tiga unit pembangkit listrik tenaga batu bara Bayswater, New South Wales telah lumpuh. Pembangkit listrik diperkirakan kembali menyala pada Kamis, dan Sabtu pekan ini.

EnergyAustralia, yang dimiliki oleh CLP Holdings  kehilangan produksi dari dua unit di pembangkit listrik tenaga batu bara Yallourn di Victoria. Mereka telah membawa satu unit kembali beroperasi pada Kamis, sementara yang lainnya akan kembali beroperasi akhir minggu depan. 

"Saat ini kami sedang menjajaki semua opsi untuk terus meningkatkan pasokan bahan bakar dan pembangkit listrik kami," kata Managing Director EnergyAustralia, Mark Collette.

Collette mengatakan, pembangkit berbahan bakar gas telah membantu meningkatkan pasokan listrik. Dia mencatat bahwa, pabrik Tallawarra di New South Wales, Australia, telah beroperasi hampir 75 persen dari kapasitasnya sejak awal Mei. Ini dibandingkan dengan sebelumnya yaitu sekitar 20 persen.

Penangguhan pasar listrik spot belum pernah terjadi sebelumnya di Australia. Ini menandai langkah drastis terbaru untuk mengatasi krisis energi yang dimulai sejak Mei.

Saat ini lebih dari seperempat kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara Australia telah padam. Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan, energi akan menjadi agenda pada jamuan makan malam dengan para pemimpin negara bagian pada 16-17 Juni. Ini adalah pertemuan formal pertama sejak pemerintahan Partai Buruh terpilih pada bulan Mei. 

Baca juga: Listrik Dipadamkan karena Kebakaran Lahan di Australia Selatan

SUMBER: REUTERS






Hutama Karya: Kami Targetkan Proyek Infrastruktur Jalan Tol hingga Pembangkit di IKN

7 jam lalu

Hutama Karya: Kami Targetkan Proyek Infrastruktur Jalan Tol hingga Pembangkit di IKN

PT Hutama Karya (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menggarap jalan tol di Ibu Kota Nusantara atau IKN.


Ferrari Pasang Pembangkit Listrik Fuel Cell 1 MW di Pabrik

20 jam lalu

Ferrari Pasang Pembangkit Listrik Fuel Cell 1 MW di Pabrik

Pemasangan pembangkit listrik fuel cell ini disebut Ferrari sebagai upaya perusahaan dalam mencapai netral karbon pada 2030.


Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

1 hari lalu

Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

Australia dilaporkan akan memboikot pertemuan kontra-terorisme ASEAN yang diketuai bersama oleh junta militer Myanmar dan Rusia


Menilik Pembiayaan Perbankan saat Eropa Perlu Pasokan Batu Bara

1 hari lalu

Menilik Pembiayaan Perbankan saat Eropa Perlu Pasokan Batu Bara

Tidak ada larangan bagi dunia perbankan dalam negeri terhadap pembiayaan batu bara


Izin Lingkungan Dicabut, Pemprov DKI Harus Pastikan PT KCN Stop Aktivitas Bongkar Muat Batubara

1 hari lalu

Izin Lingkungan Dicabut, Pemprov DKI Harus Pastikan PT KCN Stop Aktivitas Bongkar Muat Batubara

Warga Marund mendesak Pemprov DKI untuk memastikan bahwa PT KCN telah menghentikan aktivitas bongkar muat batu bara setelah izin lingkungan dicabut.


Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

1 hari lalu

Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

Tempo mencoba aksesibilitas bagi difabel di moda transportasi umum, yakni bus dan kereta, di Perth, Australia.


Kabel Terbakar Putuskan Aliran Listrik ke 20 Ribu Rumah Hong Kong

2 hari lalu

Kabel Terbakar Putuskan Aliran Listrik ke 20 Ribu Rumah Hong Kong

Kebakaran kabel di Hong Kong memutus aliran listrik untuk 20.000 rumah, diperkirakan berdampak sampai 2 hari mendatang


Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

2 hari lalu

Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

TransJakarta dan Australia bekerja sama mentransformasi layanan setelah pandemi, dengan tujuan meningkatkan jumlah penumpang.


Rumah Digeruduk Dimintai Ganti Rugi, Yusuf Mansur Kabarkan Lagi Berada di Yaman

2 hari lalu

Rumah Digeruduk Dimintai Ganti Rugi, Yusuf Mansur Kabarkan Lagi Berada di Yaman

Yusuf Mansur menuliskan, keberadaannya di Yaman ditunggu banyak orang, seperti misalnya para pendakwah memeluknya meski sudah berpamitan.


Kualitas Udara Jakarta Memburuk, ICEL: Sumber Pencemaran Berasal dari Luar Jakarta

3 hari lalu

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, ICEL: Sumber Pencemaran Berasal dari Luar Jakarta

Buruknya kualitas udara Jakarta banyak disumbang sumber-sumber pencemaran dari luar Jakarta terutama dari industri dan pembangkit listrik batu bara.