Nama Turki Jadi Turkiye, Erdogan: Mewakili dan Mengungkap Peradaban Turki

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara kepada negosiator Rusia dan Ukraina sebelum pembicaraan tatap muka mereka di Istanbul, Turki 29 Maret 2022. Murat Cetinmuhurdar/Presidential Press Office/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Ankara -Turki secara resmi mengganti nama negara, yang semula Turkey dalam Bahasa Inggris menjadi Turkiye, dibaca “Turkeyyay”. Perubahan itu telah disetujui secara internasional oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.

Usut punya usut, upaya penggantian nama ini telah didesuskan sejak Desember tahun lalu. Perubahan nama ini ditenggarai oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan merilis memorandum pada Desember 2021 lalu. Dia meminta publik menggunakan nama ‘Turkiye’ dalam setiap bahasa untuk merujuk negaranya.

Erdogan juga mengimbau perusahaan di Turki menggunakan label “Made in Turkiye” untuk barang ekspor. Selain itu, dia juga menginstruksikan lembaga negara agar menggunakan ‘Turkiye’ dalam korespondensi mereka.

Lalu, apa alasan Erdogan mengganti nama Turki atau Turkey menjadi Turkiye ini?

Menurut Erdogan, kata Turkiye merupakan nama yang mewakili sekaligus mengungkapkan sisi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki.

“Turkiye diterima sebagai merek payung untuk negara kita di tempat-tempat nasional dan internasional,” kata Erdogan, Desember lalu, dikutip Tempo.co dari Aljazeera. “Turkiye adalah representasi dan ekspresi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki.”

Selain itu, Turkey sendiri dalam Bahasa Inggris memiliki arti ayam kalkun. Bahkan dalam Kamus Cambridge, kamus paling populer untuk pelajar Inggris, mendefinisikan Turkey sebagai “sesuatu yang gagal” atau “orang bodoh atau konyol”. Nama Turkey sebenarnya telah digunakan sejak pertama kali negara itu menyatakan kemerdekaan pada 1923. Padahal, dalam bahasa Turki, nama Turki sebenarnya memang ditulis Turkiye.

Ketua Economics and Foreign Policy Studies atau EDAM, yayasan riset di Instanbul, Sinan Ulgen mengatakan hal inilah yang menjadi alasan utama Turki mengubah namanya. “Alasan utama mengapa Turki mengubah namanya adalah untuk menghilangkan asosiasi dengan burung itu (kalkun),” kata dia. Selain itu juga karena kata Turkey diartikan sebagai sesuatu yang negatif.

Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan PBB menerima surat dari Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. Surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Antonio Guterres itu meminta Turkiye sebagai pengganti Turki, untuk digunakan secara internasional, kata dia kepada Anadolu Agency, Rabu, 1 Juni 2022. Cavusoglu mengumumkan pengajuan resmi surat tersebut kepada PBB dan organisasi internasional lainnya pada Selasa, 31 Mei 2022 lalu. Dujarric mengatakan, perubahan nama negara itu mulai berlaku sejak surat tersebut diterima.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca : Erdogan Sindir Swedia dan Finlandia: Pendukung Terorisme Tak Boleh Ada di NATO 






PBB Anggap KUHP Baru Ancam Kebebasan Masyarakat, Ini Penjelasan Anggota DPR Habiburokhman

18 jam lalu

PBB Anggap KUHP Baru Ancam Kebebasan Masyarakat, Ini Penjelasan Anggota DPR Habiburokhman

Habiburokhman memberikan penjelasan terhadap tiga dari tujuh pasal dalam KUHP baru yang dipermasalahkan PBB.


Begini Respons Wakil Ketua DPR Soal Kritik PBB terhadap KUHP Baru

21 jam lalu

Begini Respons Wakil Ketua DPR Soal Kritik PBB terhadap KUHP Baru

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal kritik Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia terhadap KUHP baru


PBB Sebut KUHP Berpotensi Langgar Kebebasan Pers, Pemerintah: Kritik Tak Dipidana

1 hari lalu

PBB Sebut KUHP Berpotensi Langgar Kebebasan Pers, Pemerintah: Kritik Tak Dipidana

Pemerintah menanggapi pernyataan PBB yang menyebut KUHP baru Indonesia berpotensi mengkriminalisasi kerja jurnalistik dan melanggar kebebasan pers.


PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

1 hari lalu

PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

PBB mencatat peraturan tertentu dalam KUHP baru tampak tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia.


Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

2 hari lalu

Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO menetapkan Hari Penerbangan Sipil Internasional, pada 7 Desember


Mengenang Nelson Mandela dan Pengaruh Perjuangannya Sampai Sekarang

4 hari lalu

Mengenang Nelson Mandela dan Pengaruh Perjuangannya Sampai Sekarang

Kepergian Nelson Mandela meninggalkan banyak pengaruh dari jejak perjuangannya


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

9 hari lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

9 hari lalu

PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

PBB akan meminta kenaikan dana operasional bantuan kemanusiaan secara global sebanyak 25 persen mulai 2023.


Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

10 hari lalu

Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina sepanjang Selasa, 29 November 2022, menewaskan lima warga Palestina.


Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

10 hari lalu

Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Masa depan Iran di badan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan PBB akan ditentukan pada pertengahan Desember mendatang.