Ketegangan di Al Aqsa, Kementerian Luar Negeri Minta PBB Bertindak

Reporter

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengecam keras aksi pawai warga Israel ke wilayah Masjid Al Aqsa, Yerusalem pada Minggu, 29 Mei 2022. Dengan arak-arakan dalam pawai itu, kelompok Israel yang ditengarai sebagai ekstrem nasionalis berhasil memprovokasi warga Palestina hingga terjadi bentrok.


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ri Teuku Faizasyah mengatakan, tindakan itu merupakan pelanggaran nyata status quo yang disepakati atas Masjid Al Aqsa.

"Dengan demikian (aksi itu merupakan) pelanggaran terhadap hukum internasional" katanya saat jumpa pers virtual Kementerian Luar Negeri pada Kamis, 2 Juni 2022.

Sebelumnya pada Minggu pagi, 29 Mei 2022 terjadi bentrokan. Polisi Israel mendekat ke Masjid Al Aqsa saat umat Islam selesai melaksanakan Salat Subuh. Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mendukung pawai bendera dengan mengambil rute yang sudah ditentukan sejak tahun-tahun sebelumnya.


Seorang juru bicara kepolisian Israel mengklaim sekelompok kecil Muslim bertahan di dalam masjid dan lebih dulu melempar batu ke petugas. Aksi itu dibalas dengan tembakan. Namun untungnya tidak ada laporan korban luka.


Hamas— kelompok perlawanan yang menguasai Jalur Gaza— menyeru warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem, serta minoritas Arab Israel, agar bangkit membela Yerusalem dan Masjid Al Aqsa.


Dalam beberapa bulan ini, ketegangan di antara Israel dan Palestina kembali meningkat, termasuk di wilayah yang diduduki Tepi Barat.


Faizasyah mengatakan, Indonesia menyerukan agar Dewan Keamanan PBB bertindak untuk memastikan tidak adanya eskalasi di wilayah pendudukan dan pihak-pihak agar menahan diri dengan tidak mengeskalasi, dari apa yang terjadi saat ini.  Sebab bisa berpotensi meningkatnya sensitivitas hubungan antar agama di masyarakat dunia.


Baca juga: AS Komentari Senjata Laser Zadira Rusia di Ukraina, Apa Katanya? 

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

2 jam lalu

Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

Jihad Islam Palestina merupakan salah satu organisasi militan yang dianggap paling ekstrim oleh Israel. Mereka menentang aksi damai jalur negosiasi.


Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

16 jam lalu

Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

8 Desember diingat sejarah sebagai hari pecahnya Intifadah Pertama. Sebuah upaya rakyat Palestina melawan Israel agar merdeka.


PBB Anggap KUHP Baru Ancam Kebebasan Masyarakat, Ini Penjelasan Anggota DPR Habiburokhman

18 jam lalu

PBB Anggap KUHP Baru Ancam Kebebasan Masyarakat, Ini Penjelasan Anggota DPR Habiburokhman

Habiburokhman memberikan penjelasan terhadap tiga dari tujuh pasal dalam KUHP baru yang dipermasalahkan PBB.


Begini Respons Wakil Ketua DPR Soal Kritik PBB terhadap KUHP Baru

21 jam lalu

Begini Respons Wakil Ketua DPR Soal Kritik PBB terhadap KUHP Baru

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal kritik Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia terhadap KUHP baru


PBB Sebut KUHP Berpotensi Langgar Kebebasan Pers, Pemerintah: Kritik Tak Dipidana

1 hari lalu

PBB Sebut KUHP Berpotensi Langgar Kebebasan Pers, Pemerintah: Kritik Tak Dipidana

Pemerintah menanggapi pernyataan PBB yang menyebut KUHP baru Indonesia berpotensi mengkriminalisasi kerja jurnalistik dan melanggar kebebasan pers.


Kemnaker dan Palestina Jajaki Kerja Sama Sektor Ketenagakerjaan

1 hari lalu

Kemnaker dan Palestina Jajaki Kerja Sama Sektor Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjajaki peluang kerja sama bidang ketenagakerjaan dengan Palestina.


PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

1 hari lalu

PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

PBB mencatat peraturan tertentu dalam KUHP baru tampak tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia.


Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

2 hari lalu

Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO menetapkan Hari Penerbangan Sipil Internasional, pada 7 Desember


Mengenang Nelson Mandela dan Pengaruh Perjuangannya Sampai Sekarang

3 hari lalu

Mengenang Nelson Mandela dan Pengaruh Perjuangannya Sampai Sekarang

Kepergian Nelson Mandela meninggalkan banyak pengaruh dari jejak perjuangannya


Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

7 hari lalu

Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

Kementerian Luar Negeri RI dengan tanpa menyebutkan alasannya, memastikan Myanmar tidak diundang ke Bali Democracy Forum pekan depan.